alexametrics

Heboh Isu Reshuffle Kabinet, Gerindra: Kami Percaya Jokowi Melakukan Apa Saja

Agung Sandy Lesmana | Bagaskara Isdiansyah
Heboh Isu Reshuffle Kabinet, Gerindra: Kami Percaya Jokowi Melakukan Apa Saja
Presiden Jokowi. [Foto Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden]

"Kalau Gerindra percaya sepenuhnya kepada presiden Pak Jokowi untuk melakukan tindakan apa saja sebagai pemegang sebagai kepala pemerintahan."

Suara.com - Isu mengenai rencana Presiden Joko Widodo melakukan perombakan kabinet atau reshuflle semakin berhembus, santer hal itu dilakukan dalam waktu dekat di Desember 2021. Menanggapi soal isu reshuffle, Partai Gerindra menyatakan akan percaya saja sepenuhnya kepada presiden.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta Selatan, Rabu (1/12/2021). Kendati begitu, Muzani belum mengamini kalau rencana reshuffle akan dilakukan Jokowi bulan ini.

"Kalau Gerindra percaya sepenuhnya kepada presiden Pak Jokowi untuk melakukan tindakan apa saja sebagai pemegang sebagai kepala pemerintahan," kata Muzani.

Muzani mengatakan, Gerindra tidak ingin melakukan intervensi atau mempengaruhi presiden dalam kebijakan reshuffle.

Baca Juga: Reshuffle Kabinet Jokowi, Ahok Dikabarkan Berpeluang Jadi Menteri

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani. (Suara.com/Novian)
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani. (Suara.com/Novian)

"Itu adalah hak prerogatif presiden sehingga kami tidak berusaha mempengaruhi tidak berusaha enggak sama sekali pokoknya kami percaya sepenuhnya kepada presiden untuk hal itu," tuturnya.

Lebih lanjut, Wakil Ketua MPR RI ini menilai bahwa kebijakan perobakan kabinet merupakan hak prerogratif presiden. Sehingga ia menyerahkan sepenuhnya apabila ada kursi-kursi menteri dalam kabinet yang dirombak.

"Sebagai pemegang sebagai kepala pemerintahan apakah mau melakukan reshuffle kementerian apa saja penggantinya siapa sepenuhnya kami menyerahkan kepada presiden," tandasnya.

Heboh Isu Reshuffle

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto, mengaku hanya baru mendengar isu Presiden Jokowi akan melakukan perombakan kabinet atau reshuffle pada 8 Desember 2021. Mengenai hal itu, PAN sendiri dalam posisi siap jika diminta untuk mengisi kursi di Kabinet.

Baca Juga: Selesai Direvitalisasi, Jokowi Resmikan Pasar Pon di Trenggalek

"Saya dengar juga isunya begitu, katanya sih (8 Desember). Tapi kan itu hak prerogatif Pak Jokowi," kata Yandri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/11/2021).

PAN sendiri semenjak dinyatakan bergabung dengan koalisi partai politik pemerintah pada 25 Agustus lalu memang belum terakomodir dalam kabinet pemerintahan Jokowi-Maruf. Yandri menegaskan, meski reshuffle hak prerogatif presiden, PAN siap sodorkan kader jika diminta isi kursi kosong.

"Kalau PAN itu manut saja lah, kapan mau reshuffle, kalau pun PAN diajak, kita sudah siapkan kader," ungkapnya.

Yandri menyampaikan, kader PAN sangat siap membantu pemerintahan Jokowi. Hal tersebut sesuai dengan keputusan dari hasil Rapat Kerja Nasional atah Rakernas yang sudah digelar oleh partai berlambang matahari putih tersebut.

Komentar