Swedia Berlalukan Paspor Vaksin Covid-19, Warga Berbondong-bodong Tanam Chip

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 02 Desember 2021 | 16:56 WIB
Swedia Berlalukan Paspor Vaksin Covid-19, Warga Berbondong-bodong Tanam Chip
Ilustrasi penanaman microchip di Swedia.[Twitter/Aftonbladet]

Suara.com - Warga Swedia mulai menanam chip yang berisi bukti vaksinasi Covid-19 setelah badan kesehatan resmi memberlakukan paspor vaksin di tempat umum.

Menyadur World Of Buzz Kamis (2/12/2021), negara yang kaya dan memiliki teknologi yang maju tersebut, bahkan sebelum pandemi Covid-19 sudah mengembangkan microchip.

Microchip ini dapat digunakan untuk menyimpan detail kontak darurat, profil media sosial, tiket elektronik untuk naik kereta api, dan lain-lain.

Dan ketika pandemi Covid-19 datang, banyak perusahaan teknologi Swedia menawarkan microchip untuk menyimpan bukti vaksin di dalam tubuh.

Badan Kesehatan Masyarakat Swedia mengatakan bahwa akan memberlakukan paspor vaksinasi untuk pertama kalinya mulai 1 Desember 2021.

Paspor vaksin tersebut akan digunakan ketika mengunjungi bioskop, menonton konser, dan acara di dalam ruangan lainnya untuk membatasi jumlah pengunjung.

Harian Aftonbladet melaporkan pada Minggu (28/11/2021) bahwa terjadi peningkatan jumlah orang yang menanam microchip setelah penerapan aturan paspor vaksin tersebut.

Mengutip seorang warga, Hannes Sjoblad, harian tersebut melaporkan bahwa ia menanam microchip berisi bukti vaksin Covid-19 di tangan kirinya.

Sjoblad mencatat bahwa semua informasinya tentang Covid-19 akan muncul di ponsel pintarnya ketika ia memindai tangan kirinya.

baca juga

Warga lainnya, Olle Helkimo, mengatakan bahwa dia juga menanam chip di tangan kirinya, dan membuatnya merasa lebih sehat.

Dikutip dari The Local, Badan Kesehatan Swedia mengungkapkan jika bukti vaksin yang ditanam dalam microchip itu masih sebatas opsional.

"Untuk saat ini, microchipping adalah opsional, tetapi Covid akan membuatnya penting agar individu dapat berpartisipasi dalam masyarakat," jelas Badan Kesehatan Masyarakat Swedia.

Menurut peneliti budaya digital Moa Petersen mengungkapkan bahwa, sekitar 6.000 orang di Swedia sejauh ini telah memasang chip di tangan mereka.

Petersen menekankan, dikutip dari Anadolu Agency, bahwa warga Swedia yang menanam chip sudah tidak lagi membawa kunci, kartu identitas, dan bahkan tiket kereta api.

Pada tahun 2017, perusahaan kereta api Swedia mengumumkan bahwa mulai menerima tiket microchip seiring dengan meningkatnya jumlah orang yang memakai teknologi itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah Divaksin, Pasien Varian Omicron Pertama Amerika Serikat Hanya Alami Gejala Ringan

Sudah Divaksin, Pasien Varian Omicron Pertama Amerika Serikat Hanya Alami Gejala Ringan

Health | Kamis, 02 Desember 2021 | 15:09 WIB

Guru dan Siswa Mulai Sembuh dari COVID-19, 22 Sekolah di Cimahi Kembali Dibuka

Guru dan Siswa Mulai Sembuh dari COVID-19, 22 Sekolah di Cimahi Kembali Dibuka

Jabar | Kamis, 02 Desember 2021 | 14:58 WIB

Efikasi Vaksin Covid-19 Terhadap Varian Omicron Diragukan? Ini Penjelasan Kemenkes

Efikasi Vaksin Covid-19 Terhadap Varian Omicron Diragukan? Ini Penjelasan Kemenkes

Health | Kamis, 02 Desember 2021 | 14:51 WIB

Terkini

Musim Hujan Tahun Ini Diprediksi Mundur, BMKG: Durasi Bisa Lebih Panjang

Musim Hujan Tahun Ini Diprediksi Mundur, BMKG: Durasi Bisa Lebih Panjang

News | Selasa, 22 September 2026 | 10:55 WIB

Ucapan Prabowo soal Bensin dari Batu Bara Belum Jelas, ESDM Masih Cari Teknologi

Ucapan Prabowo soal Bensin dari Batu Bara Belum Jelas, ESDM Masih Cari Teknologi

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 10:54 WIB

Panas Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia di GBK, Faisal Halim Tantang Suporter Garuda

Panas Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia di GBK, Faisal Halim Tantang Suporter Garuda

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 10:50 WIB

Inggris Siap Ikut Perang Arab Saudi vs Houthi, Tentara Akan Dikirim

Inggris Siap Ikut Perang Arab Saudi vs Houthi, Tentara Akan Dikirim

News | Selasa, 22 September 2026 | 10:50 WIB

Shangri-La Frontier Season 3 Tayang 10 Januari 2027, Berlangsung 2 Cour

Shangri-La Frontier Season 3 Tayang 10 Januari 2027, Berlangsung 2 Cour

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 10:50 WIB

Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa Digeledah, Husniah Talenrang Tidak Ada

Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa Digeledah, Husniah Talenrang Tidak Ada

Sulsel | Selasa, 22 September 2026 | 10:48 WIB

Seberapa Kaya Hanum Mega? Viral Gelar Pesta Ulang Tahun di Kawasan GBK

Seberapa Kaya Hanum Mega? Viral Gelar Pesta Ulang Tahun di Kawasan GBK

Entertainment | Selasa, 22 September 2026 | 10:46 WIB

PTPP Digugat PKPU, Utang Rp4,2 Miliar Mengemuka di Tengah Rencana Merger

PTPP Digugat PKPU, Utang Rp4,2 Miliar Mengemuka di Tengah Rencana Merger

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 10:46 WIB

Korupsi Miliaran hanya Dipenjara 2 Tahun, Gus Muhdlor Kini Asyik Mancing dan Naik Gunung

Korupsi Miliaran hanya Dipenjara 2 Tahun, Gus Muhdlor Kini Asyik Mancing dan Naik Gunung

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 10:39 WIB

Prabowo Mau Sekolah hingga Universitas Negeri Gratis, Bagaimana Skemanya?

Prabowo Mau Sekolah hingga Universitas Negeri Gratis, Bagaimana Skemanya?

News | Selasa, 22 September 2026 | 10:39 WIB

×