Dua Gejala Varian Omicron Ini Beda dengan Varian Delta

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 04 Desember 2021 | 13:35 WIB
Dua Gejala Varian Omicron Ini Beda dengan Varian Delta
Ilustrasi pasien varian Omicron. [Envato Elements]

Suara.com - Munculnya varian Omicron cukup mengkhawatir. Seorang dokter di Afrika Selatan yang pertama kali menemukan varian baru virus corona itu melihat pasien hanya mengalami gejala ringan.

Tetapi, dokter juga mengatakan bahwa varian Omicron ini menimbulkan gejala yang tidak biasa. Bahkan, ada dua gejala varian Omicron yang berbeda dengan varian Delta.

Dr Angelique Coetzee, yang menjalankan klinik swasta di Pretoria, mengatakan varian Omicron ini tidak menyebabkan kehilangan indera penciuman dan perasa serta masalah pernapasan, seperti yang terdeteksi pada varian Delta.

Dr Angelique Coetzee pun mengungkapkan dua gejala varian Omicron yang tidak biasa itu termasuk kelelahan dan detak jantung yang cepat.

"Kami memiliki satu kasus yang sangat menarik, seorang anak usia 6 tahun dengan suhu dan denyut nadi cepat karena terinfeksi varian baru virus corona tersebut. Kemudian, kondisi anak itu jauh lebih baik setelah 2 hari ditindaklanjuti," kata Dr Angelique Coetzee dikutip dari Express.

Ilustrasi varian baru virus corona, varian Omicron. (Pixabay)
Ilustrasi varian baru virus corona, varian Omicron. (Pixabay)

Menurut Dr Angelique Coetzee, gejala varian Omicron ini sangat berbeda dan ringan dibandingkan varian virus corona Covid-19 lain sebelumnya.

"Sebagian besar pasien mengalami gejala yang sangat ringan dan tidak ada pasien yang membutuhkan operasi," katanya.

Prof Lawrence Young, dari Warwick Medical School, mengatakan varian baru virus corona ini membawa banyak perubahan yang telah terlihat pada varian virus corona lainnya. Tapi, varian baru virus corona ini juga memiliki mutasi baru yang belum pernah ditemukan sebelumnya.

"Beberapa mutasi mirip dengan perubahan yang pernah dilihat pada varian virus corona lainnya. Mutasi ini terkait dengan peningkatan transmisibilitas dan resistensi parsial terhadap kekebalan," kata Prof Lawrence Young.

baca juga

Prof Lawrence Young mengatakan timnya masih membutuhkan penelitian laboratorium untuk menentukan antibodi yang diinduksi oleh vaksin Covid-19 mampu memblokir varian baru virus corona ini atau tidak.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global: Varian Omicron Menyebar, India Kekurangan Dokter

Update Covid-19 Global: Varian Omicron Menyebar, India Kekurangan Dokter

Health | Sabtu, 04 Desember 2021 | 10:43 WIB

Antisipasi Covid-19 Viarian Omicron, Bandara Soetta Pepanjang Durasi Karantina

Antisipasi Covid-19 Viarian Omicron, Bandara Soetta Pepanjang Durasi Karantina

Banten | Jum'at, 03 Desember 2021 | 21:49 WIB

Ekonom Dunia: Varian Omicron Pengingat untuk Bantu Vaksin Covid-19 di Negara Miskin

Ekonom Dunia: Varian Omicron Pengingat untuk Bantu Vaksin Covid-19 di Negara Miskin

News | Jum'at, 03 Desember 2021 | 20:25 WIB

Terkini

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:10 WIB

Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat

Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:04 WIB

Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti

Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:53 WIB

BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial

BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:52 WIB

Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon

Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon

Banten | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:48 WIB

Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan

Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:48 WIB

KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar

KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:44 WIB

Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih

Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:42 WIB

×