Dilepas Jusuf Kalla, PMI Kirim Bantuan untuk Erupsi Gunung Semeru

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 05 Desember 2021 | 14:15 WIB
Dilepas Jusuf Kalla, PMI Kirim Bantuan untuk Erupsi Gunung Semeru
Ketua Umum PMI Jusuf Kalla melihat bantuan yang akan disalurkan ke korban terdampak erupsi Gunung Semeru di Gudang Darurat Nasional di Jakarta. [Suara.com/Fakhri Fuadi]

Suara.com - Palang Merah Indonesia (PMI) mengirimkan sejumlah bantuan untuk masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (Jatrim). Sejumlah kebutuhan dasar dikirim dari Gudang Darurat Nasional di Jakarta dan Gudang Regional Gresik.

Pengiriman ditandai dengan pelepasan yang dilakukan Ketua Umum PMI Jusuf Kalla (JK) di Gudang Markas PMI Pusat, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan pada Minggu (5/12/2021).

Sebelum diberangkatkan, JK sempat mengecek langsung sejumlah bantuan yang sudah disiapkan. JK pun juga menggelar Rapat Koordinasi digelar PMI Pusat dengan PMI Provinsi Jatim pada Minggu (5/12/2021) sebelum mengirimkan bantuan.

"Kami sudah menyiapkan sejumlah langkah dalam respon Erupsi Semeru ini, yang utama kita mengirimkan kebutuhan dasar dulu, sesuai hasil kaji cepat. Kemudian evakuasi, layanan kesehatan, dan juga pendampingan pengungsi," ujar JK.

Pada tahap awal pengiriman bantuan, PMI mengirimkan paket kebersihan sebanyak 200 paket, 50 helai terpaulin, 200 selimut, 100 matras, 50.000 masker bedah, 20.000 masker kain, 2.000 pelindung wajah (face shield), 6 unit tenda, 7 unit truk tangki air, serta 350 lembar pakain baru.

"Dari (PMI) Jawa Timur dan Jakarta (Pusat) akan bantu, Haglund, family kit dan sebagainya, insya Allah permintaan itu akan dipenuhi, dana juga akan kami transfer sesuai kebutuhan," tutur JK. 

Selain bantuan barang, PMI juga mengerahkan relawan untuk melakukan kaji cepat (assesment) kebutuhan serta evakuasi masyarakat sekitar.

JK juga meminta PMI Jawa Timur menyediakan masakan cepat saji berupa roti ataupun mie instan. Hal tersebut, sambungnya, untuk memenuhi kebutuhan makan pagi untuk pengungsi. 

"Roti atau mi instan mendesak, siapkan untuk pengungsi. Sambil berjalan operasional dapur umum," pungkasnya.

baca juga

Diketahui, Gunung Semeru di Lumajang erupsi pada Sabtu (4/12/2021) sore. Gunung setinggi 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl) tersebut juga mengeluarkan panas guguran dan hujan abu vulkanis cukup tebal. 

Sejumlah warga di dua Kecamatan di Lumajang, yakni Candipuro dan Kecamatan Pronojiwo terkena dampaknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penampakan Dampak Erupsi Gunung Semeru Dilihat Via Pantauan Udara

Penampakan Dampak Erupsi Gunung Semeru Dilihat Via Pantauan Udara

Jatim | Minggu, 05 Desember 2021 | 14:12 WIB

Gunung Semeru Erupsi: Kenali Ciri Abu Vulkanik, Serta Bahayanya Bagi Kesehatan

Gunung Semeru Erupsi: Kenali Ciri Abu Vulkanik, Serta Bahayanya Bagi Kesehatan

Health | Minggu, 05 Desember 2021 | 14:03 WIB

BNPB Catat 13 Orang Tewas dalam Erupsi Gunung Semeru, 1.000 Warga Mengungsi

BNPB Catat 13 Orang Tewas dalam Erupsi Gunung Semeru, 1.000 Warga Mengungsi

Jawa Tengah | Minggu, 05 Desember 2021 | 13:35 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×