Gunung Semeru Erupsi: Kenali Ciri Abu Vulkanik, Serta Bahayanya Bagi Kesehatan

Risna Halidi, Lilis Varwati

Minggu, 05 Desember 2021 | 14:03 WIB
Gunung Semeru Erupsi: Kenali Ciri Abu Vulkanik, Serta Bahayanya Bagi Kesehatan
Warga mengamankan barang berharga miliknya dari rumahnya yang rusak akibat diterjang material guguran awan panas Gunung Semeru di Desa Sumber Wuluh, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). [ANTARA FOTO/Zabur Karuru]

Suara.com - Gunung Semeru di Malang, Jawa Timur, kembali erupsi pada Sabtu (4/12/2021) sore. Akibatnya, gunung tertinggi di pulau Jawa itu sampai mengeluarkan guguran awan panas juga abu vulkanik yang menimpa rumah warga di sekitar kaki gunung.

Kronologi kejadian yang diamati dari Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Gunung Semeru di Pos Gunung Sawur, Desa Sumberwuluh, terekam bagaimana getaran banjir lahar atau guguran awan panas mulai terjadi pada pukul 14.47 WIB dengan amplitudo maksimal 20 milimeter.

Pukul 15.10 WIB, PPGA Pos Gunung Sawur kemudian melaporkan visual abu vulkanik dari guguran awan panas yang mengarah ke Besuk Kobokan dan beraroma belerang.

Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), laporan visual dari beberapa titik lokasi sekitar lereng Semeru juga mengalami kegelapan akibat kabut dari abu vulkanik.

Dokumentasi - Gunung Semeru tampak mengeluarkan letusan yang di sertai suara dentuman sangat keras yang terpantau dari Desa Supit Urang, kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (3/7/2011). (ANTARA FOTO/Cucuk Donartono/aa)
Dokumentasi - Gunung Semeru tampak mengeluarkan letusan yang di sertai suara dentuman sangat keras yang terpantau dari Desa Supit Urang, kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (3/7/2011). (ANTARA FOTO/Cucuk Donartono/aa)

Untuk tahu lebih jelas mengenai abu vulkanik, berikut sejumlah fakta tentang partikel gunung api tersebut.

1. Ciri-Ciri Abu Vulkanik
Dikutip dari National Geographic (klik di sini), abu vulkanik merupakan campuran batuan, mineral, dan partikel kaca yang keluar akibat letusan gunung berapi.

Gunung Semeru Erupsi menyeburkan abu vulkanik [Foto: Suarajatimpost]
Gunung Semeru Erupsi menyeburkan abu vulkanik [Foto: Suarajatimpost]

Partikelnya sangat kecil, bahkan diameternya kurang dari 2 milimeter. Abu vulkanik biasanya keluar bersamaan dengan uap air dan gas panas lainnya saat gunung berapi meletus.

Karena ukurannya yang kecil dan kepadatannya sangat rendah, partikel-partikel yang membentuk abu vulkanik dapat menempuh jarak jauh akibat terbawa oleh angin.

Kemudian mengambang di udara segingga menyebabkan area sekitar kaki gunung menjadi gelap.

baca juga

Lambat laun, abu vulkanik di udara akan jatuh ke tanah. Hal itu dapat membuat lapisan tebal bahan seperti debu pada permukaan sekitar gunung.

2. Bahaya Abu Vulkanik
Berbeda dengan abu yang dihasilkan dari pembakaran kayu dan bahan organik lainnya, abu vulkanik bisa berbahaya bagi keselamatan makhluk hidup.

Warga mengamankan barang berharga miliknya dari rumahnya yang rusak akibat diterjang material guguran awan panas Gunung Semeru di Desa Sumber Wuluh, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). [ANTARA FOTO/Zabur Karuru]
Warga mengamankan barang berharga miliknya dari rumahnya yang rusak akibat diterjang material guguran awan panas Gunung Semeru di Desa Sumber Wuluh, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). [ANTARA FOTO/Zabur Karuru]

Partikelnya sangat keras dan biasanya memiliki tepi bergerigi. Akibatnya, dapat menyebabkan iritasi mata, hidung, paru-paru, serta masalah pernapasan.

Ketika masih mengambang di udara, abu dapat menyebabkan masalah pada mesin jet juga menghambat aktivitas penerbangan.

Bahkan hujan abu yang menyisakan lapisan abu tebal dapat menyebabkan atap runtuh, menyumbat selokan, dan merusak alat pendingin udara.

Hewan di area pegunungan berapi yang tertutup abu vulkanik juga kemungkinan mengalami kesulitan mencari makan, karena tanaman di daerah tersebut tertutup abu.

Selain itu, abu vulkanik juga juga dapat mencemari persediaan air. Demikian informasi tentang bahaya abu vulkanik bagi kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hendak Selamatkan Harta Benda, Warga Pronojiwo Panik Gunung Semeru Kembali Erupsi

Hendak Selamatkan Harta Benda, Warga Pronojiwo Panik Gunung Semeru Kembali Erupsi

Malang | Minggu, 05 Desember 2021 | 13:30 WIB

BNPB Catat 13 Orang Tewas dalam Erupsi Gunung Semeru, 1.000 Warga Mengungsi

BNPB Catat 13 Orang Tewas dalam Erupsi Gunung Semeru, 1.000 Warga Mengungsi

Jawa Tengah | Minggu, 05 Desember 2021 | 13:35 WIB

Gunung Semeru, Kisah Legenda, Misteri, hingga Kisah Pendakian

Gunung Semeru, Kisah Legenda, Misteri, hingga Kisah Pendakian

Jatim | Minggu, 05 Desember 2021 | 13:25 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×