alexametrics

Menhan Prabowo: Negara Kaya Tanpa Pertahanan Kuat Bisa Diinjak-injak Bangsa Lain

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari
Menhan Prabowo: Negara Kaya Tanpa Pertahanan Kuat Bisa Diinjak-injak Bangsa Lain
Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menyapa pekerja galangan kapal PT PAL Indonesia pada peresmian kapal cepat rudal (KCR) 60 meter di Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Minggu (5/12/2021). (Sumber Facebook Official Prabowo Subianto). 

"Negara kaya tanpa pertahanan yang kuat, negara tersebut akan diinjak-injak oleh bangsa lain..."

Suara.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mengungkapkan rasa bangga kepada PT PAL Indonesia (Persero) yang telah meluncurkan kapal cepat rudal (KCR) 60 meter di Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim), beberapa hari lalu. Prabowo pun mengapresasi kerja keras para pekerja PT PAL Indonesia terkait peluncuran kapal cepat rudal itu. 

"Rasa bangga  dan hormat setinggi-tingginya pada seluruh pekerja galangan kapal dan jajaran direksi PT PAL Indonesia atas kerja keras dan dedikasi kepada bangsa dan negara melalui pembangunan kapal cepat rudal yang telah diluncurkan," kata Prabowo seperti dikutip melalui official Facebooknya, Senin (7/12/2021).

Prabowo mengatakan bahwa pembuatan kapal cepat rudal tersebut merupakan pemenuhan amanat undang-undang yang bertujuan melindungi segenap tumpah darah Indonesia. Kalau untuk memenuhi amanat konstitusi, Prabowo menganggap pertahanan itu tidak boleh diabaikan.

"Negara kaya tanpa pertahanan yang kuat, negara tersebut akan diinjak-injak oleh bangsa lain. Bangsa itu akan didikte oleh bangsa lain, kekayaannya akan dirampas oleh bangsa lain," ujarnya.

Baca Juga: Pengamat Soroti Persentase Pembenci Prabowo, Publik Berharap Pada Sosok Muda Ini

Selain itu, Prabowo juga menuturkan kalau kebutuhan harus menciptakan kemandirian industri pertahanan dalam negeri.

"Industri pertahanan harus bangkit dan menjadi motor penggerak roda  perekonomian bangsa Indonesia. Indonesia aman, ekonomi tumbuh."

Komentar