Indonesia Naik Peringkat dalam Indeks Kekuatan Asia, Mengapa Baru Sekarang?

Siswanto, ABC

Selasa, 07 Desember 2021 | 13:15 WIB
Indonesia Naik Peringkat dalam Indeks Kekuatan Asia, Mengapa Baru Sekarang?
Ilustrasi Kota Jakarta. (Foto: Antara)

Negara

1

Amerika Serikat

2

China

3

Jepang

4

India

5

Russia

6

Australia

7

Korea Selatan

8

Singapura

9

Indonesia

10

Thailand

Sumber: Lowy Institute Asia Power Index 2021

Australia dan Indonesia kunci kekuasaan di Asia

Australia menempati posisi keenam dalam 'Asia Power Index', di bawah Jepang, India, dan Rusia.

Meski memiliki perselisihan diplomatik dengan China yang adalah mitra dagang terbesarnya, menurut analisa Lowy, Australia telah mengukuhkan ketangguhannya tahun ini.

Sumbangan vaksin dari Australia ke negara Asia Pasifik dianggap "cukup dermawan", terutama bila diukur per kapita, menurut Alyssa.

Ditandatanganinya pakta keamanan AUKUS oleh Australia dengan Amerika dan Inggris di bulan Oktober lalu menunjukkan Australia akan "lebih bergantung pada kapasitas Amerika dan kemauannya mempertahankan keseimbangan militer di Asia secara relatif pada bangkitnya China", menurut Hervé.

Alyssa mengatakan pakta ini mencerminkan "kerja sama pertahanan Australia di wilayah Asia Pasifik yang mendalam, bukan meluas".

"

"Australia kelihatannya akan berpihak penuh pada Amerika di tahap ini".

"

"Informasi mengenai AUKUS sangatlah sedikit sekarang ... sampai segala detailnya lebih jelas dan reaksi diplomatis dari negara Asia-Pasifik, sulit untuk memprediksi dampaknya," ujarnya.

Hervé mengatakan penutupan perbatasan karena COVID-19 juga mencerminkan kemampuan Australia dalam melakukan diplomasi pertahanan dan memperluas pengaruh dalam pariwisata dan sektor pendidikan internasional.

Pengaruh ekonomi Australia di Asia Pasifik juga melemah, salah satunya bagaimana posisinya sebagai investor terbesar di Papua Nugini digeser oleh China.

"Kita melakukan lebih banyak investasi di Selandia Baru dibanding negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia," ujar Hervé.

Untuk pertama kalinya, Indonesia masuk dalam 10 posisi teratas sebagai "pemain paling berpengaruh secara diplomatis" di Asia Tenggara.

Hervé menganggap "aneh" kenyataan bahwa Indonesia dengan populasi dan ekonomi besar baru masuk 10 peringkat teratas.

"Banyak negara berkembang seperti Indonesia justru melihat ke dalam dan menghadapi masalah dengan kemampuannya menunjukkan kekuatan dan kepemimpinan di hadapan dunia," katanya.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa Presiden Joko Widodo telah "menegaskan posisinya sebagai pemimpin di regional".

Bagaimanapun, laporan tersebut mencatat  jika Indonesia, sama dengan negara tetangganya di Asia-Pasifik, yang kurang kekuatan di bidang militer mungkin harus mengonfrontasi China.

Seruan agar hubungan Jepang dan Australia diperkuat

Laporan Lowy mengatakan Jepang adalah "kekuatan" yang memiliki pengaruh dalam bidang diplomatik, ekonomi, dan kebudayaan yang signifikan dengan keterbatasan sumber daya. Namun pengaruhnya melemah di tahun 2021 karena penurunan di bidang ekonomi dan populasinya yang menua.

Dalam laporan yang dikeluarkan bulan lalu, Direktur ANU Pusat Penelitian Australia-Jepang, Shiro Armstrong mengatakan Australia perlu memperkuat hubungannya yang "sudah kuat" dengan Jepang, khususnya melalui kerja sama di bidang energi untuk menyelesaikan masalah perubahan iklim.

"Jepang adalah tolok ukur hubungan Australia di Asia," ujar Asisten Profesor Shiro.

"Negara itu terkuat ketiga di dunia dalam bidang ekonomi, sumber investasi terbesar kedua di Australia dan sampai komoditasnya menurun di tahun 2020, adalah mitra dagang kedua terbesar Australia."

Namun menurutnya, hubungan dengan Jepang harus dipikirkan ulang bila ingin menghadapi tantangan besar yang dihadapi kedua negara supaya bisa bertahan di abad 21.

Diproduksi oleh Natasya Salim dari laporan dalam bahasa Inggris

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei Ungkap 72 Persen Pemilih Cemaskan Kesehatan Mental Joe Biden, Tak Layak Lagi Pimpin AS?

Survei Ungkap 72 Persen Pemilih Cemaskan Kesehatan Mental Joe Biden, Tak Layak Lagi Pimpin AS?

News | Senin, 01 Juli 2024 | 15:34 WIB

Setelah Amerika Serikat Curigai EV Tiongkok, Giliran Agen Rahasia Inggris Berikan Imbauan Soal Ini

Setelah Amerika Serikat Curigai EV Tiongkok, Giliran Agen Rahasia Inggris Berikan Imbauan Soal Ini

Otomotif | Jum'at, 22 Maret 2024 | 23:43 WIB

Xi Jinping Ingin Hubungan China dan AS Semakin Erat

Xi Jinping Ingin Hubungan China dan AS Semakin Erat

News | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 09:17 WIB

Presiden Biden Ampuni Tahanan yang Dihukum atas Kepemilikan Ganja

Presiden Biden Ampuni Tahanan yang Dihukum atas Kepemilikan Ganja

News | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 11:26 WIB

Presiden Biden Jamin AS Bela Taiwan jika China Menyerang

Presiden Biden Jamin AS Bela Taiwan jika China Menyerang

News | Senin, 19 September 2022 | 12:54 WIB

Biden Yakini Akan Berjumpa Xi Jinping di KTT G20 di Bali

Biden Yakini Akan Berjumpa Xi Jinping di KTT G20 di Bali

News | Rabu, 07 September 2022 | 16:44 WIB

Terkini

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, Sejumlah Bangunan Rusak

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, Sejumlah Bangunan Rusak

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:42 WIB

Ngeri! Bawa Bom Molotov Buat Tawuran, 18 Remaja di Bekasi Diciduk Brimob

Ngeri! Bawa Bom Molotov Buat Tawuran, 18 Remaja di Bekasi Diciduk Brimob

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:40 WIB

Mengejutkan! India Blokir Telegram, Ada Apa?

Mengejutkan! India Blokir Telegram, Ada Apa?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:31 WIB

1.350 RTLH di Jakarta Barat Antre Program Bedah Rumah

1.350 RTLH di Jakarta Barat Antre Program Bedah Rumah

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:51 WIB

Temui PM Singapura, Pramono Jual Potensi Investasi di Jakarta

Temui PM Singapura, Pramono Jual Potensi Investasi di Jakarta

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:45 WIB

Ingin Perkuat Komunikasi Publik, BGN Tunjuk Wakil Kepalanya Jadi Juru Bicara

Ingin Perkuat Komunikasi Publik, BGN Tunjuk Wakil Kepalanya Jadi Juru Bicara

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:36 WIB

Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya

Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:31 WIB

Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang

Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:23 WIB

Kata-kata Donald Trump soal Dana Rekontruksi Iran Pasca Perang Rp4.900 Triliun dari AS

Kata-kata Donald Trump soal Dana Rekontruksi Iran Pasca Perang Rp4.900 Triliun dari AS

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:20 WIB

Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape

Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:14 WIB