Sejumlah Pakar Apresiasi Respons Ganjar Pranowo Kirim Bantuan bagi Korban Erupsi Semeru

Fabiola Febrinastri

Rabu, 08 Desember 2021 | 10:44 WIB
Sejumlah Pakar Apresiasi Respons Ganjar Pranowo Kirim Bantuan bagi Korban Erupsi Semeru
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, mengirimkan bantuan untuk korban erupsi Gunung Semeru, Jatim. (Dok: Pemprov Jateng)

Suara.com - Pakar Kebencanaan Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof Suratman mengapresiasi aksi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang gerak cepat mengirimkan bantuan logistik dan tim relawan ke Jawa Timur untuk membantu penanganan korban erupsi Semeru.

"Saya ngikuti sejak dulu, Jateng itu kerap memberi bantuan untuk daerah lain yang terkena bencana. Ada untuk Lombok, Palu dan lainnya. Jateng sangat peduli terkait kebencanaan di Indonesia. Saya kira, itu mungkin sudah jadi policy yang sudah ditetapkan Ganjar. Menurut saya, itu sangat oke," kata Prof Suratman, saat dikonfirmasi, Selasa (7/12/2021).

Menurutnya, apa yang dilakukan Ganjar menunjukkan wajah bangsa Indonesia yang selalu tolong-menolong dan bergotong-royong, yang patut ditiru oleh daerah lain. Di tengah kondisi daerah lain kesusahan, saling mengulurkan tangan adalah karakter kebangsaan yang perlu dilestarikan.

"Ganjar menerapkan nilai-nilai luhur nenek moyang tentang gotong-royong, ber-Pancasila dan berempati. Ini wajah Indonesia, ini karakter Indonesia," jelasnya.

Menurut Prof Suratman, dalam hal kebencanaan tidak boleh ada ego sektoral kewilayahan. Semua harus satu komando untuk kemanusiaan.

"Tidak boleh soal bencana dikaitkan dengan otonomi daerah. Nggonku ya nggonku (wilayahku ya wilayahku). Tidak boleh seperti itu, kacau nanti. Semua harus bergerak, saling tolong menolong dan bergotong-royong," ucapnya.

Apa yang dilakukan Ganjar, lanjut Prof Suratman adalah wujud melestarikan nilai-nilai ke-Indonesiaan, nilai-nilai Pancasila dan nilai-nilai empati. Jika itu dilakukan oleh semua pihak, maka Indonesia, menurut Prof Suratman akan menjadi negara tangguh bencana.

"Indonesia itu berada di ring of fire, sama dengan negara lain, misalnya Filiphina, Jepang dan lainnya. Tapi Indonesia lebih punya keunggulan kultural, sosial dan lainnya yang terus hidup di masyarakatnya sampai kini," pungkasnya.

Hal senada disampaikan Pakar Sosial Universitas Katolik (Unika), Soegidjapranata Semarang, Hermawan Pancasiwi. Menurut dia, aksi Ganjar memberikan bantuan untuk korban erupsi Semeru murni aksi solidaritas dan kemanusiaan.

baca juga

"Terlepas apakah orang mengaitkan ini pencitraan, itu terserah. Karena setiap orang Indonesia itu punya hak dan kewajiban untuk membantu saudara-saudara yang menderita. Mari kita lihat secara sederhana dan positif, bahwa ini betul-betul aksi kemanusiaan," katanya.

Ia mengapresiasi langkah cepat Ganjar membantu korban erupsi Semeru. Menurutnya, tolong menolong dan gotong royong adalah nilai-nilai kebangsaan Indonesia.

"Ini semangat otentik asli Indonesia. Apa yang dilakukan Pak Ganjar itu kita harus apresiasi. Apalagi Jatim dan Jateng itu tetangga. Sudah seharusnya kita saling tolong menolong. Jateng juga punya gunung berapi, kalau meletus maka daerah lain juga akan datang membantu," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ganjar mengirimkan bantuan logistik senilai Rp934 juta dan 50 relawan ke Jatim. Logistik dan relawan itu dikirimkan untuk membantu penanganan bencana erupsi Gunung Semeru.

Aksi Ganjar memberikan bantuan kebencanaan ke daerah lain bukan kali ini saja. Sebelumnya, Ganjar juga kerap mengirimkan bantuan ke sejumlah daerah seperti bencana gempa dan tsunami di Palu, banjir Jabodetabek, banjir bandang NTT dan lain sebagainya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masih 16 Korban Letusan Gunung Semeru yang Hilang, Tim SAR Terus Lakukan Pencarian

Masih 16 Korban Letusan Gunung Semeru yang Hilang, Tim SAR Terus Lakukan Pencarian

Jatim | Rabu, 08 Desember 2021 | 10:26 WIB

Beri Bantuan Langsung, Ashanty Ungkap Kondisi Semeru Saat Ini

Beri Bantuan Langsung, Ashanty Ungkap Kondisi Semeru Saat Ini

Entertainment | Rabu, 08 Desember 2021 | 10:18 WIB

Awali Rapat Paripurna DPR, Dasco Doakan Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Awali Rapat Paripurna DPR, Dasco Doakan Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru

DPR | Rabu, 08 Desember 2021 | 10:11 WIB

Terpisah saat Erupsi Semeru, Pertemuan Suami Istri Ini Bikin Haru

Terpisah saat Erupsi Semeru, Pertemuan Suami Istri Ini Bikin Haru

Tekno | Rabu, 08 Desember 2021 | 09:07 WIB

Mensos Mobilisasi SDM dan Perbanyak Lumbung Sosial di Titik-titik Rawan

Mensos Mobilisasi SDM dan Perbanyak Lumbung Sosial di Titik-titik Rawan

News | Rabu, 08 Desember 2021 | 08:58 WIB

Kisah Pilu Korban Erupsi Gunung Semeru, Minta Mukena Ingin Doakan Anaknya yang Meninggal

Kisah Pilu Korban Erupsi Gunung Semeru, Minta Mukena Ingin Doakan Anaknya yang Meninggal

Lifestyle | Rabu, 08 Desember 2021 | 08:39 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×