alexametrics

Apresiasi Karya Pelukis Indonesia, KBRI Tokyo Gelar Resepsi di Mori Art Museum Jepang

Siswanto
Apresiasi Karya Pelukis Indonesia, KBRI Tokyo Gelar Resepsi di Mori Art Museum Jepang
KBRI Tokyo bekerja sama dengan Mori Art Museum Jepang menyelenggarakan resepsi untuk mengapresiasi karya pelukis Indonesia Nunung WS [dokumentasi]

Kegiatan yang diawali dengan tur dipandu oleh Direktur MAM Mami Kataoka dihadiri Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang.

Suara.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia  Tokyo bekerja sama dengan Mori Art Museum Jepang menyelenggarakan resepsi untuk mengapresiasi karya pelukis Indonesia Nunung WS di ruang pameran MAM pada Selasa, 7 Desember 2021.

Kegiatan yang diawali dengan tur dipandu oleh Direktur MAM Mami Kataoka dihadiri Duta Besar Republik Indonesia  untuk Jepang Heri Akhmadi, Chairperson MAM Yoshiko Mori, Presiden Japan Foundation Kazuyoshi Umemoto, Sekjen ASEAN Japan Center Kunihiko Hirabayashi dan tamu-tamu lainnya baik dari kalangan diplomatik maupun organisasi internasional serta mitra kerja KBRI Tokyo lainnya.

"Terima kasih pada Museum Seni Mori yang telah memamerkan dan mempromosikan karya seniman-seniman perempuan hebat dari seluruh dunia khususnya Nunung WS,” ujar Heri.

“KBRI Tokyo siap memperkuat kerja sama dengan Museum Seni Mori di masa depan dalam memajukan seni dan budaya Indonesia dan Jepang,” tambah Heri yang didampingi oleh Nuning Akhmadi, Wakil Duta Besar Tri Purnajaya serta Kepala Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Tokyo Meinarti Fauzie.

Baca Juga: KBRI Tokyo Gelar Forum Bisnis Kelautan dan Perikanan di Kota Kesennuma Jepang

Nunung WS melalui pesan tertulis yang dibacakan Nuning Akhmadi menyampaikan apresiasi kepada KBRI Tokyo yang telah mendukung penuh penampilan karya lukisannya.

"Suatu kehormatan dan tanggung jawab besar bagi saya sebagai seniman yang di percaya dan ditunjuk oleh KBRI Tokyo melalui karya saya menjadi tali penghubung Budaya Indonesia dengan Budaya Jepang,” katanya.

Seniman lukis kelahiran Lawang, Jawa Timur pada 9 Juni 1948 ini mengekspresikan lukisan abstrak bercorak tenun antara lain melalui karya berjudul Dimensi Aceh dan Dimensi Tenun.

Mori Art Museum merupakan museum seni dan arsitektur kontemporer swasta yang didirikan oleh Mori Minoru, konglomerat di bidang real estate, pada tahun 2003.

Setiap tahunnya lebih dari satu juta pengunjung dari berbagai belahan dunia berkunjung ke museum yang terletak di kawasan Roppongi Hills di jantung kota Tokyo ini.

Baca Juga: Disambut Antusias, Gelaran Wayang Kulit di Festival Indonesia Disaksikan 600 Warga Jepang

Karya Nunung WS bersama 15 seniman perempuan dari 12 negara menjadi bagian dari pameran Another Energy: Power to Continue Challenging – 16 Women Artist From Around The World di Mori Art Museum yang digelar sejak 22 April 2021 hingga 16 Januari 2022.

Komentar