Suara.com - Pekerja proyek di daerah Marang, Terengganu Malaysia dihebohkan dengan penemuan dua ekor ular raksasa dengan berat mencapai 250 kg.
Menyadur Malay Mail Sabtu (11/12/2021), dua ular sanca batik itu masing-masing memiliki berat 100 kg dan 250 kg.
Angkatan Pertahanan Sipil Malaysia (APM) mengunggah penemunan ini di akun Twitter resminya dengan gambar ular itu. Mereka menulis para pekerja terkejut ketika mereka menemukan reptil raksasa itu.
“Penemuan dua ular sanca batik, satu dengan berat 250 kg dan yang lainnya lebih dari 100 kg mengejutkan beberapa pekerja di sebuah lokasi konstruksi di Kampung Gong Nangka,” tulis cuit itu.
APM menambahkan ular pertama yang beratnya 250 kg dengan panjang sekitar 5,8 meter sedangkan ular kedua beratnya lebih dari 100 kg berukuran 4,2 meter.
Unggahan foto menunjukkan personel APM mengeluarkan ular piton dari tanah berlumpur sebelum berhasil mengangkutnya ke bagian belakang kendaraan.
Dalam unggahan itu, APM keliru menyebut penemuannya sebagai ular anakonda. Belakangan diketahui ular raksasa itu berjenis Python reticulated (Malayopython reticulatus).
Ini adalah ular terpanjang di dunia yang berasal dari Asia Selatan dan Tenggara. Mereka bisa buka rahang cukup lebar untuk menelan manusia.
Sementara sebagian orang melidunginya dari kepunahan, sebagian lainnya memburu kulitnya untuk dijadikan kulit atau bahkan dijual hidup sebagai hewan peliharaan.
Beberapa bagian tubuhnya juga dipercaya memiliki khasiat sebagai obat tradisional. Beberapa warganet menyarankan untuk memindahkannya ke Taman Ular Perlis.