Napi Lapas Tangerang Kabur Lagi, Legislator: Kemenkumham Jangan Alasan Overcrowded

Agung Sandy Lesmana | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Selasa, 14 Desember 2021 | 17:39 WIB
Napi Lapas Tangerang Kabur Lagi, Legislator: Kemenkumham Jangan Alasan Overcrowded
Lapas Klas 1 Tangerang, Jumat (18/9/2020). [Suara.com/Irfan Maulana]

Suara.com - Anggota Komisi III DPR RI, Santoso mengatakan, kaburnya napi narkoba dari Lapas Kelas I Tangerang, Banten tak boleh dijadikan alasan oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) sebut karena faktor overcrowded atau lapas melebihi kapasitas. Terkait kejadian napi yang kabur lagi, dia justru meminta Kemenkumham memberikan sanksi tegas kepada petugas Lapas tersebut.

"Kaburnya napi saat ini jangan dijadikan alasan pihak Kemenkumham bahwa ini terjadi karena overcrowded napi yang melebihi kapasitas daya tampung napi tapi karena manajemen dan pengawasan yang lemah," kata Santoso saat dihubungi, Selasa (14/12/2021).

Santoso mengatakan, dengan kejadian yang berulang terjadi mulai dari kaburnya napi hukuman mati, kebakaran dan sekarang ada yang kabur, harusnya menjadi prioritas Menkumham untuk memberi sanksi keras atau berat kepada petugas di Lapas Tangerang.

"Adanya penyimpangan para napi di Lapas salah satu melarikan diri karena petugas memberi kelonggaran kepada para napi yang seharusnya tidak boleh diberikan," ungkapnya.

Santoso tak memungkiri bahwa pelanggaran sering terjadi di Lapas penyebab salah satunya adalah karena petugas Lapas sering mendapatkan sogokan dari napi yang ingin mendapatkan fasilitas di Lapas.

Hal itu juga, kata dia, sudah diketahui pihak Kemenkumham dalam hal ini Dirjen PAS. Namun justru dilakukan pembiaran dan tak ada tindakan.

"Razia di Lapas seperti yang dilakukan oleh Denny Indrayana Wamenkumham saat itu bisa juga jadi contoh untuk dapat dilakukan oleh pihak Kemenkumham dalam rangka pengawasan untuk lebih tahu kondisi Lapas yang sebenarnya bukan dari laporan melalui rapat-rapat rutin yang dilakukan," tandasnya.

Napi Kabur Lagi

Untuk diketahui, seorang narapidana atau napi narkoba Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Kelas 1 Tangerang kabur. Kabar tersebut dibenarkan oleh Kepala bagian Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Rika Aprianti, Minggu.

Rika membenarkan jika ada satu orang napi kabur pada sejak Rabu (8/12). Diketahui, napi narkoba kabur tersebut berinisial A.

"Iya betul, (napi) insialnya A. Dia merupakan tahanan narkoba," kata Rika melalui pesan singkat kepada Suara.com.

Saat dikonfirmasi, Rika menjelaskan bila pihaknya tengah melakukan pencarian bekerjasama dengan pihak kepolisian.

"Saat ini sedang dilakukan pencarian kepada yang bersangkutan, Kerjasama dengan Kepolisian. Kakanwil Kemenkumham Banten sebagai penanggung jawab wilayah," katanya.

"Sudah menurunkan Tim nya melakukan penyelidikan dan pemeriksaa atas kejadian di Lapas 1 Tangerang," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Napi Narkoba Kabur dari Lapas Kelas 1 Tangerang, Diduga ke Riau

Napi Narkoba Kabur dari Lapas Kelas 1 Tangerang, Diduga ke Riau

Jakarta | Selasa, 14 Desember 2021 | 15:02 WIB

Napi Kabur Berulang, Komisi III Minta Bareskrim Selidiki Indikasi Ada 'Permainan' di Lapas

Napi Kabur Berulang, Komisi III Minta Bareskrim Selidiki Indikasi Ada 'Permainan' di Lapas

News | Selasa, 14 Desember 2021 | 09:47 WIB

Selidiki Napi Narkoba Kabur Dari Lapas Tangerang, Kemenkumham Siap Beri Sanksi Tegas

Selidiki Napi Narkoba Kabur Dari Lapas Tangerang, Kemenkumham Siap Beri Sanksi Tegas

News | Selasa, 14 Desember 2021 | 09:38 WIB

Terungkap! Napi Narkoba Kelas 1 Tangerang Kabur Dengan Cara Ini

Terungkap! Napi Narkoba Kelas 1 Tangerang Kabur Dengan Cara Ini

Banten | Senin, 13 Desember 2021 | 09:22 WIB

Terkini

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:04 WIB

Pangkalan AS di Kuwait Dihantam Iran, Taktik dan Jet Tua Jadi Kunci

Pangkalan AS di Kuwait Dihantam Iran, Taktik dan Jet Tua Jadi Kunci

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:00 WIB

Perang Belum Usai! Malam Ini Militer Iran Siaga Tempur Lawan AS-Israel

Perang Belum Usai! Malam Ini Militer Iran Siaga Tempur Lawan AS-Israel

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:00 WIB

Kedubes Rusia Sampaikan Duka atas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Kedubes Rusia Sampaikan Duka atas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

News | Rabu, 29 April 2026 | 19:44 WIB

Solidaritas Sumut dan Sumbar Hibahkan Rp287 Miliar untuk Pemulihan Aceh

Solidaritas Sumut dan Sumbar Hibahkan Rp287 Miliar untuk Pemulihan Aceh

News | Rabu, 29 April 2026 | 19:07 WIB

Selesaikan Masalah Perkotaan, Wamendagri Bima Dorong Aglomerasi Berbasis Sektoral

Selesaikan Masalah Perkotaan, Wamendagri Bima Dorong Aglomerasi Berbasis Sektoral

News | Rabu, 29 April 2026 | 19:03 WIB

Dari Kritik ke Tawa: Kehadiran Rocky Gerung di Istana jadi Strategi Prabowo Akhiri Era Oposisi?

Dari Kritik ke Tawa: Kehadiran Rocky Gerung di Istana jadi Strategi Prabowo Akhiri Era Oposisi?

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:58 WIB

Cekcok Saat Main Bola, Dua Pemuda Cengkareng Nekat Siram Air Keras Hingga Masuk Sel

Cekcok Saat Main Bola, Dua Pemuda Cengkareng Nekat Siram Air Keras Hingga Masuk Sel

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:52 WIB

Peneliti Soroti Kebijakan Menhan Soal Militer Asing di Langit RI, Minta DPR Perketat Pengawasan

Peneliti Soroti Kebijakan Menhan Soal Militer Asing di Langit RI, Minta DPR Perketat Pengawasan

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:46 WIB

Jelang May Day KSPSI Bocorkan Permenaker Outsourcing, Bakal Lebih Ketat?

Jelang May Day KSPSI Bocorkan Permenaker Outsourcing, Bakal Lebih Ketat?

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:44 WIB