Butuh Duit Buat Rujuk, Sepasang Kekasih Nekat Jambret Bocah

Bangun Santoso

Kamis, 16 Desember 2021 | 09:49 WIB
Butuh Duit Buat Rujuk, Sepasang Kekasih Nekat Jambret Bocah
Ilustrasi tersangka pelaku jambret. [Foto: Istimewa/beritabali.com]

Suara.com - Tidak memiliki biaya untuk rujuk, sepasang kekasih yang belum lama cerai nekat melakukan penjambretan terhadap anak perempuan di bawah umur di Kampung Jembatandua, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

"Kedua tersangka berinisial LSD (23) warga Sindangsari, Desa Citarik dan pasangannya seorang sopir S (21) warga Gobang, Desa Pasirsuren, Kecamatan Palabuhanratu merupakan sepasang kekasih. Keduanya kami tangkap karena melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap anak perempuan di bawah umur," kata Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah di Sukabumi, Rabu (16/12/2021).

Informasi yang dihimpun, pada Jumat (10/12) kedua pasangan yang baru saja cerai dan ingin kembali rujuk ini namun tidak memiliki biaya, berboncengan menggunakan sepeda motor merek Honda Vario warna putih tanpa plat nomor polisi.

Saat melintas di Kampung Jembatandua, Kecamatan Palabuhanratu kedua pasangan muda mudi ini melihat bocah perempuan yang sedang asyik bermain handphone, karena gelap mata dan terdesak kebutuhan keduanya kemudian menghampiri bocah tersebut dan langsung menjambret handphonenya.

Korban yang terkejut mencoba mempertahankan handphone merek Samsung tipe A7 namun kalah kuat. Setelah berhasil merebut telepon seluler dari tangan bocah berusia empat tahun itu, mereka langsung tancap gas melarikan diri.

Orang tua korban yang melihat anaknya menangis akibat handphonenya dijambret pasangan kekasih itu langsung melaporkannya ke Polres Sukabumi dan dengan cepat ditindak lanjuti personel Satreskrim Polres Sukabumi serta Polsek Palabihanratu dan kurang dari enam jam kedua tersangka berhasil ditangkap beserta barang bukti hasil kejahatan beserta kendaraan yang digunakan pasangan ini untuk melakukan penjambretan.

"Dari tangan pasangan ini kami menyita barang bukti handphone Samsung Galaxy A7 dan satu unit sepeda motor vario warna putih. Keduanya mengaku nekat melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap anak di bawah umur karena kebutuhan ekonomi dan membutuhkan biaya untuk rujuk," kata Dedy.

Akibat ulah yang dilakukannya selain gagal rujuk, LSD dan S terancam mendekam di balik jeruji besi penjara hingga belasan tahun karena selain dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang Pencurian Dengan Kekerasan dan Undang-Undang Perlindungan Anak karena korbannya adalah anak di bawah umur.

Dedy mengatakan pasangan ini awalnya merupakan pasangan suami istri namun bercerai, tetapi mereka memutuskan kembali untuk rujuk tapi belum memiliki biaya ditambah kondiisi ekonomi mereka yang serba kekurangan. (Sumber: Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Spesialis Jambret di Pontianak Diciduk, Belasan Kali Beraksi di Berbagai Lokasi

Dua Spesialis Jambret di Pontianak Diciduk, Belasan Kali Beraksi di Berbagai Lokasi

Kalbar | Rabu, 15 Desember 2021 | 19:40 WIB

Heboh Daging Ayam BPNT Bau Busuk, Petugas Datangi Rumah KPM

Heboh Daging Ayam BPNT Bau Busuk, Petugas Datangi Rumah KPM

Jabar | Rabu, 15 Desember 2021 | 14:43 WIB

Kocaknya Perempuan Lawan dan Kabur Pakai Motor Komplotan Jambret, Endingnya Plot Twist!

Kocaknya Perempuan Lawan dan Kabur Pakai Motor Komplotan Jambret, Endingnya Plot Twist!

Hits | Rabu, 15 Desember 2021 | 14:18 WIB

Nekat Serang Warga, Jambret di Bojonggede Bogor Diancam 9 Tahun Penjara

Nekat Serang Warga, Jambret di Bojonggede Bogor Diancam 9 Tahun Penjara

Bogor | Rabu, 15 Desember 2021 | 13:40 WIB

Puluhan Pencuri dan Pelaku Jambret di Pekanbaru Ditangkap

Puluhan Pencuri dan Pelaku Jambret di Pekanbaru Ditangkap

Riau | Selasa, 14 Desember 2021 | 17:48 WIB

Viral Warga Tuduh Ada Mafia BPNT, Dinsos Kabupaten Sukabumi Ingatkan Hal Ini

Viral Warga Tuduh Ada Mafia BPNT, Dinsos Kabupaten Sukabumi Ingatkan Hal Ini

Jabar | Selasa, 14 Desember 2021 | 14:58 WIB

Kronologi Kecelakaan di Jalan Raya Sukabumi-Cianjur, Pengemudi Daihatsu Tewas di TKP

Kronologi Kecelakaan di Jalan Raya Sukabumi-Cianjur, Pengemudi Daihatsu Tewas di TKP

Bogor | Selasa, 14 Desember 2021 | 09:39 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB