Bakwan di Skotlandia: Terpilih Jadi Pembawa Acara TV Usai Unggah Masakan

Siswanto | BBC | Suara.com

Kamis, 16 Desember 2021 | 15:27 WIB
Bakwan di Skotlandia: Terpilih Jadi Pembawa Acara TV Usai Unggah Masakan
BBC

Suara.com - Presenter utama acara berkebun BBC TV, Beechgrove Garden, Carole Baxter, menyebut salah seorang pembawa acara, perempuan Indonesia yang tampil dalam sejumlah episode "memberikan inspirasi dengan makanan lezat Indonesia" yang dibuat dari hasil kebun sendiri.

Sejumlah masakan yang ditampilkan Dina Watt dalam empat episode serial TV itu termasuk bakwan, gado-gado, sate ayam dan mie goreng.

Dalam salah satu episode, Carole menyebut resep sambal tomat juga memberikan ide karena menggunakan tomat hijau,

"Musim tanam di Skotlandia begitu singkat, jadi semoga ini menjadi inspirasi bahwa tomat hijau bisa juga digunakan," kata Carole yang melihat sendiri hasil tanam Dina.

Di antara resep-resep Indonesia yang diangkat, kata Dina, dua yang paling banyak ditanya pemirsa adalah resep bakwan goreng dan gado-gado.

"Orang Skotlandia suka goreng-gorengan, jadi bakwan goreng yang banyak ditanya resepnya, selain juga bumbu kacang untuk gado-gado," kata Dina kepada BBC News Indonesia.

Dalam program Beechgrove Garden, Dina menyebut gado-gado sebagai resep "yang sangat sederhana, namun lezat, dan siapapun bisa mencoba. Apa yang membuat masakan ini spesial adalah bisa menggunakan sayuran apapun dari kebun."

Baca juga:

"Gado-gado adalah selada lezat Indonesia dengan sayur yang dimasak atau sayur mentah, dengan saus kacang. Saya pakai sayur seperti brokoli, daun kale dan berbagai selada serta bok choy. Saya juga pakai sayuran dari greenhouse saya serta bunga-bunga untuk menghias gado-gado."

"Gado-gado adalah juga sajian yang pas untuk vegetarian. Bagi yang alergi kacang, bisa menggunakan tahini (saus ala Timur Tengah yang menggunakan wijen)," tambah Dina saat mempresentasikan gado-gado dalam program televisi itu.

Satu hal yang juga diangkat dalam acara itu adalah zero waste, alias tak ada yang terbuang.

"Misalnya untuk bakwan goreng, pakai daun kacang polong dan pucuknya yang biasanya dibuang, tapi dipakai semua... Sate ayam dengan menggunakan bawang daun yang ditanam ulang dari batang daun bawang yang biasanya kita buang tapi kalau ditempatkan di air nanti akan tumbuh kembali," cerita Dina.

Tak hanya daun-daunan tapi juga bunga juga ia gunakan dalam mengolah berbagai bahan makanan.

"Ada teh bunga camelia dan daun mint- dari kebun juga, jadi bukan hanya sayuran dan buah-buahan tetapi juga bunga."

"Bikin es batu cantik pakai bunga pansies yang warna-warni. Jadi minuman apa saja jadi terlihat manis di mata. Ini soal kreatifitas cara menggunakan bahan yang ada, bahkan bunga-bunga yang tumbuh secara musiman di kebun rumah sendiri," katanya lagi.

Unggahan masakan di Instagram

Dina yang tinggal di Aberdeenshire mengatakan ia diundang tampil di televisi "secara tak sengaja" setelah banyak mengunggah foto-foto resep masak dari hasil kebunnya melalui akun Instagram yang dinamakan @theindonesiancook.

"Kebetulan dari dulu saya hobi berkebun, masak dan fotografi. Saat lockdown, dan tak bekerja, saya fokus berkebun, masak dan foto-fotonya saya unggah di akun Instagram baru," cerita Dina kepada BBC News Indonesia.

BBC Beechgrove Garden mengirim juru kamera untuk melihat caranya membawa acara, cerita Dina.

"Ternyata mereka suka dan saya diberikan kesempatan empat episode," tambahnya.

Inggris menerapkan lockdown pertama pada Maret 2020 selama empat bulan, dan menerapkan langkah yang sama lagi pada November dan kemudian Desember sampai Mei 2021.

"Bumbu-bumbu Indonesia"

Selain cabai merah dan hijau, kata Dina, yang selalu ada di kebunnya adalah bumbu dapur Indonesia termasuk sereh dan jahe, cabe dan juga kangkung.

"Sudah beberapa kali gagal apalagi jahe, kencur, kunyit, tapi selalu coba lagi tiap tahun."

"Kalau bisa menumbuhkan bumbu dapur di tengah iklim yang sangat dingin di Skotlandia, rasanya sesuatu banget," ceritanya.

Dengan musim tanam yang begitu pendek, perlu pengaturan penanaman yang diatur.

"Musim tanam biasanya dari Maret sampai akhir Agustus, jadi dari Januari sudah saya tanam benihnya dan diatur sedemikian rupa supaya bulan Agustus sudah bisa dipanen."

"Walaupun bulan Januari masih dingin, namun benih saya tanam di dalam rumah yang lebih hangat karena ada penghangat ruangan dan bulan Maret dikeluarkan di greenhouse dan April ditanam di tanah," tambahnya lagi.

Dina mengatakan akan mencoba masakan lain bila diajak lagi tampil di TV.

"Saya masih harus banyak belajar resep masakan dan diadaptasi dengan bahan yang ada di sini."

"Banyak masakan daerah yang belum saya jelajahi yang menggunakan daun-daun seperti pepes. Saya ingin memperlihatkan bahwa banyak teknis masakan Indonesia yang bagus untuk digunakan."

Beechgrove Garden adalah serial berkebun yang mulai tayang sejak 1978 di BBC Skotlandia. Sejumlah episode ditampilkan di seluruh dunia, mulai dari Kanada, Belanda, Portugal dan Italia.

Simak video Ragam Cerita Dunia lain di sini:

https://www.youtube.com/watch?v=Fljv1lhXRcs

https://www.youtube.com/watch?v=XOGa9SG8z6I

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:27 WIB

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:05 WIB

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:27 WIB

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:15 WIB

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:15 WIB

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 19:15 WIB

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:10 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:04 WIB

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:59 WIB

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:05 WIB