Wapres Ma'ruf Sebut Hunian Baru Pengungsi Semeru Bakal Usung Konsep Smart Village

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Kamis, 16 Desember 2021 | 19:49 WIB
Wapres Ma'ruf Sebut Hunian Baru Pengungsi Semeru Bakal Usung Konsep Smart Village
Wakil Presiden Ma'ruf Amin tengah berdialog secara virtual dengan para pengungsi korban erupsi Semeru di Bandara Juanda Surabaya, Jawa Timur, Kamis (16/12/2021). (KIP-Setwapres).

Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengungkapkan hunian baru bagi para pengungsi korban erupsi Gunung Semeru akan mengusung konsep desa cerdas atau smart village. Hunian baru itu diperuntukkan bagi pengungsi yang kehilangan tempat tinggal dan harus direlokasi.

Hal tersebut disampaikan Ma'ruf saat melakukan dialog secara virtual dengan para pengungsi korban erupsi Semeru di Bandara Juanda Surabaya, Jawa Timur, Kamis (16/12/2021).

"Akan dibangun smart village, ini menjadi bagian yang perlu dikembangkan dan memiliki prospek untuk kehidupan masyarakat ke depan," kata Ma'ruf.

Ma'ruf menjelaskan kalau konsep smart village tersebut dipilih supaya para pengungsi nantinya tidak hanya merasa lebih aman dan nyaman, namun juga memiliki akses keekonomian nan mudah.

"Hunian ini juga akan dibangun ekosistemnya, yaitu hutan sosial dan lahan komersial baik peternakan ayam, sapi perah, susu, dan sebagainya, menggunakan di lahan tersebut. Peluang itu memang dimungkinkan (untuk direalisasikan)," terangnya.

Penentuan lokasi pembangunan smart village kata Ma'ruf, sudah selesai dan surat keputusannya juga sudah ditetapkan.

"Rencana pembangunannya juga akan segera dilaksanakan oleh Kementerian PUPR, termasuk jalan, jembatan, dan semuanya," ujarnya.

Disetujui Menteri LHK

Pada kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar menyampaikan kalau dirinya telah mengeluarkan surat izin penggunaan kawasan hutan untuk kegiatan penampungan sementara korban bencana alam erupsi Semeru dan lahan usahanya.

"Setelah ini sudah bisa diambil langkah Pak Bupati untuk konstruksi dan lain-lain, penyiapan jalan dan macam-macam, serta tentu saja pengaturan selanjutnya kepada masyarakat nanti oleh Pemda," kata Siti.

Kemudian, Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan bahwa lokasi yang dipilih untuk relokasi pengungsi Semeru adalah lahan hutan di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro dan di Desa Oro Oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo.

Daerah itu dipilih karena dianggap sebagai lokasi yang paling aman.

"Ttersedia dengan luasan yang cukup, sehingga memungkinkan kita segera melakukan percepatan relokasi," ujar Thariq.

"Lahan di Desa Oro Oro Ombo dipilih karena berada di tepi jalan nasional, perbukitannya aman, tinggal kita melakukan perataan di beberapa titik yang nanti modelnya adalah terasiring, dan sumber mata air cukup," imbuhnya.

Adapun lahan di Sumbermujur yang akan digunakan seluas lebih dari 80 hektar, sedangkan di Oro Oro Ombo seluas lebih dari 9 hektar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dansatgas Semeru: Terjadi Dua Kali Erupsi Disusul Hujan Abu

Dansatgas Semeru: Terjadi Dua Kali Erupsi Disusul Hujan Abu

Jatim | Kamis, 16 Desember 2021 | 19:25 WIB

Warga Terdampak Aktivitas Gunung Semeru Dapat Hunian Baru

Warga Terdampak Aktivitas Gunung Semeru Dapat Hunian Baru

Lampung | Kamis, 16 Desember 2021 | 19:21 WIB

Berlindung di Lemari, Kisah Pasutri Selamat dari Erupsi Semeru

Berlindung di Lemari, Kisah Pasutri Selamat dari Erupsi Semeru

Jatim | Kamis, 16 Desember 2021 | 16:59 WIB

Wapres Maruf Amin Batal ke Lumajang Gegara Gunung Semeru Erupsi Lagi

Wapres Maruf Amin Batal ke Lumajang Gegara Gunung Semeru Erupsi Lagi

Jatim | Kamis, 16 Desember 2021 | 16:32 WIB

Terkini

Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray

Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:34 WIB

Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel

Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:24 WIB

Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku

Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:20 WIB

Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah

Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:05 WIB

Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan

Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 21:34 WIB

Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya

Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 21:26 WIB

"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres

"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 21:10 WIB

Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar

Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:40 WIB

Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW

Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:12 WIB

Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan

Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:06 WIB