Disebut Elektabilitas Melorot Karena Konflik Mereda, Demokrat Curigai Lembaga Survei Ini

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 17 Desember 2021 | 12:45 WIB
Disebut Elektabilitas Melorot Karena Konflik Mereda, Demokrat Curigai Lembaga Survei Ini
Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani. (Foto: kbr.id)

Suara.com - Hasil survei Voxpopuli Research Center menunjukkan, elektabilitas Partai Demokrat melorot ke posisi papan tengah dengan angka 5 persen menyusul konflik internal dengan Moeldoko mereda.

Merespons hal itu, Deputi Bappilu Partai Demokrat, Kamhar Lakumani mengatakan, itu menjadi perhatian dan masukan penting, sekalipun berbeda dengan hasil dari beberapa lembaga survei lain yang telah memotret elektabilitas Partai Demokrat lebih tinggi bahkan diklaim mencapai double digit.

"Namun, meskipun demikian ini kami hormati dan menjadi masukan penting," kata Kamhar saat dihubungi, Jumat (17/12/2021).

Menurutnya, ada hal menarik yang harus diklarifikasi dari adanya hasil survei Voxpopuli Research Center tersebut. Kamhar menilai tak ada izin yang dikeluarkan Kemendagri terhadap Voxpopuli Reasearh Center.

"Setelah kami cek di Kemendagri, tanggal yang disampaikan tak ada izin lembaga survei yang diberikan, termasuk untuk lembaga Voxpopuli Research Center ini. Jika benar adanya, sangat disayangkan," ungkapnya.

Ia menilai amat disayangkan jika hasil survei tersebut dikeluarkan dengan tujuan tak baik. Apalagi jika hasil survei diterbitkan karena ada pihak-pihak yang sengaja memberikan bayaran.

"Menggadaikan intelektualitas dan profesionalitas pada yang bayar. Bisa diduga pihak mana yang membayar ini, karena merekalah yang menari kencang dari tabuhan genderang kebohongan ini. Kalah melalui mekanisme politik dan hukum tak membuat mereka jera tuk melakukan penyesatan opini," tuturnya.

Kendati begitu, Kamhar mengatakan, Partai Demokrat tentu terus berikhtiar agar kerja-kerja politik yang dijalankan berkontribusi positif secara elektoral.

"Jika kemampuan dan kepiawaian Mas Ketum AHY yang didukung segenap kader dalam memanajemeni konflik yang menerpa Partai Demokrat bermanfaat secara elektoral tentunya kami syukuri namun kami juga akan terus berikhtiar agar kenaikan eloktoral bisa dicapai melalui hasil konsolidasi organisasi dan kerja-kerja politik lainnya yang manfaatnya dirasakan langsung oleh rakyat," ujarnya lagi.

baca juga

"Termasuk konsisten melakukan advokasi kebijakan dan perjuangan sebagai oposisi agar kepentingan dan kesejahteraan rakyat tetap menjadi prioritas," sambungnya.

Hasil Survei

Sebelumnya, Survei mengenai elektabilitas partai politik jelang hajatan pemilihan umum di tahun 2024 nanti semakin gencar dilakukan oleh berbagai lembaga.

Banyak faktor yang mempengaruhi naik turunnya elektabilitas sebuah parpol, termasuk dinamika yang sedang dialami oleh sebuah parpol. Hal itulah yang dialami oleh Partai Demokrat yang elektabilitasnya menurun berdasarkan hasil survei.

Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com drama perpecahan di tubuh Partai Demokrat semakin reda. Upaya kubu KLB Deli Serdang untuk mengambil alih kepemimpinan partai berkali-kali menemukan jalan buntu. Terbukti bahwa tidak ada intervensi dari pemerintah sebagaimana diperlihatkan dari adanya sosok Moeldoko.

Dukungan publik kepada Demokrat tidak lagi sebesar pada awal konflik. Temuan survei Voxpopuli Research Center menunjukkan elektabilitas Demokrat melorot ke papan tengah, sebesar 5,0 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kubu Moeldoko Sebut Elektabilitas Demokrat Akan Nyungsep di Bawah AHY: Itu Fakta Sejarah

Kubu Moeldoko Sebut Elektabilitas Demokrat Akan Nyungsep di Bawah AHY: Itu Fakta Sejarah

News | Jum'at, 17 Desember 2021 | 12:38 WIB

Hinca Demokrat: Presiden Bisa Saja Buat Perppu Hapus Presidential Threshold

Hinca Demokrat: Presiden Bisa Saja Buat Perppu Hapus Presidential Threshold

News | Jum'at, 17 Desember 2021 | 09:33 WIB

Irwan Fecho Dapat Dukungan Penuh dari Mantan Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang

Irwan Fecho Dapat Dukungan Penuh dari Mantan Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang

Kaltim | Kamis, 16 Desember 2021 | 22:14 WIB

Survei Elektabilitas Parpol Terkini, Partai Baru Mulai Merangkak Geser Partai Lama

Survei Elektabilitas Parpol Terkini, Partai Baru Mulai Merangkak Geser Partai Lama

News | Kamis, 16 Desember 2021 | 19:27 WIB

Survei Voxpopuli Research Center: Prabowo dan Ganjar Bersaing Ketat Capres Unggulan 2024

Survei Voxpopuli Research Center: Prabowo dan Ganjar Bersaing Ketat Capres Unggulan 2024

Jogja | Kamis, 16 Desember 2021 | 15:27 WIB

Ketika Elektabilitas Partai Demokrat Terkerek Konflik Internal

Ketika Elektabilitas Partai Demokrat Terkerek Konflik Internal

Lampung | Kamis, 16 Desember 2021 | 15:08 WIB

Terkini

Modus Licik Dua Eks Petugas BUMN di Pacitan: 286 KTP Warga Dibajak demi Kredit Fiktif Rp681 Juta

Modus Licik Dua Eks Petugas BUMN di Pacitan: 286 KTP Warga Dibajak demi Kredit Fiktif Rp681 Juta

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 07:30 WIB

IHSG Dibayangi Aksi Asing Kabur Bawa Rp1,42 Triliun: Analis Beri Rekomendasi Saham Ini

IHSG Dibayangi Aksi Asing Kabur Bawa Rp1,42 Triliun: Analis Beri Rekomendasi Saham Ini

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 07:28 WIB

Perbedaan Chemical, Physical, dan Hybrid Sunscreen: Mana yang Paling Cocok untuk Jerawat?

Perbedaan Chemical, Physical, dan Hybrid Sunscreen: Mana yang Paling Cocok untuk Jerawat?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 07:25 WIB

Indonesia Desak PBB Hentikan Impunitas Penyerang Pekerja Kemanusiaan di Zona Konflik

Indonesia Desak PBB Hentikan Impunitas Penyerang Pekerja Kemanusiaan di Zona Konflik

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:24 WIB

Diplomat Indonesia Walk Out saat Benjamin Netanyahu Pidato di Majelis Umum PBB

Diplomat Indonesia Walk Out saat Benjamin Netanyahu Pidato di Majelis Umum PBB

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:17 WIB

Seni Mematikan Notifikasi: Saat Ketenangan Menjadi Kemewahan Baru bagi Gen Z

Seni Mematikan Notifikasi: Saat Ketenangan Menjadi Kemewahan Baru bagi Gen Z

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 07:15 WIB

Sidak Ombudsman Ungkap 11 Rumah Dinas di Lapas Cibinong

Sidak Ombudsman Ungkap 11 Rumah Dinas di Lapas Cibinong

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 07:00 WIB

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Sorotan, Ini Tanggung Jawab Kapten Menurut UU Pelayaran

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Sorotan, Ini Tanggung Jawab Kapten Menurut UU Pelayaran

News | Jum'at, 25 September 2026 | 06:45 WIB

Seberapa Irit Xpander Cross Hybrid? Belum Hadir di Indonesia, Segini Harganya

Seberapa Irit Xpander Cross Hybrid? Belum Hadir di Indonesia, Segini Harganya

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 06:30 WIB

Dilema Memburu Pemangsa: Eksekusi Jurnalisme Investigasi yang Tergilas Bumbu Supranatural

Dilema Memburu Pemangsa: Eksekusi Jurnalisme Investigasi yang Tergilas Bumbu Supranatural

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 06:15 WIB

×