Pahlawan Devisa Negara, Pekerja Migran Sumbangkan Dana Remitansi Rp160 Triliun per Tahun

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 18 Desember 2021 | 13:19 WIB
Pahlawan Devisa Negara, Pekerja Migran Sumbangkan Dana Remitansi Rp160 Triliun per Tahun
Wakil Presiden Maruf Amin [Antara]

Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengungkapkan jutaan pekerja migran yang berangkat ke berbagai negara selama beberapa tahun terakhir telah menyumbangkan nilai dana remitansi yang dikirim ke Indonesia sebesar Rp160 triliun per tahun.

Angka itu menempatkan dana remitansi dari pekerja migran kedua terbesar setelah penerimaan devisa dari sektor migas.

"Nilai dana remitansi yang dikirim ke Indonesia mencapai Rp160 triliun per tahun, atau kedua terbesar setelah penerimaan devisa dari sektor migas," kata Ma'ruf saat menyampaikan sambutannya dalam acara peringatan Hari Migran Internasional yang digelar oleh BP2MI, Sabtu (18/12/2021).

Kondisi tersebut membuktikan kalau pekerjaan migran Indonesia kerap disebut sebagai pahlawan devisa negara. Akan tetapi, menurut Ma'ruf, penyematan pahlawan itu bukan hanya karena kontribusi para pekerja migran saja, namun juga karena pengorbanannya.

"Saya ingin menekankan bahwa saudara digelari pahlawan bukan hanya karena memberikan kontribusi terhadap devisa negeri ini, melainkan juga karena keberanian, perjuangan dan pengorbanan yang telah saudara berikan untuk keluarga, bangsa dan negara," ujarnya.

Ma'ruf melihat kalau apa yang dilakukan pekerja migran tentu tidak mudah karena harus bekerja di luar negeri, lingkungan asing dan jauh dari rumah sendiri. Ia memahami kalau para pekerja migran pernah menghadapi masa-masa yang berat di mana harus melawan rindu pada kampung halaman, melepaskan kenyamanan keluarga, untuk terus berjuang di negeri orang.

Dari pengorbanan yang begitu besar, Ma'ruf berharap dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Di mana ketika pekerja migran kembali di Indonesia diharapkan dapat membawa ilmu baru yang bisa diterapkan di Tanah Air.

"Namun saudara kembali ke tanah air dengan pengalaman baru, keahlian baru dan jejaring baru yang saya harapkan dapat turut memperkuat komunitas di mana saudara berasal."

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapkan Pendidikan Tinggi Kelas Dunia, Wapres Maruf: Perlu Ada Transformasi dan Kolaborasi

Siapkan Pendidikan Tinggi Kelas Dunia, Wapres Maruf: Perlu Ada Transformasi dan Kolaborasi

News | Sabtu, 18 Desember 2021 | 12:24 WIB

Pekerja Migran Ilegal Jadi Korban Kapal Karam di Malaysia

Pekerja Migran Ilegal Jadi Korban Kapal Karam di Malaysia

News | Jum'at, 17 Desember 2021 | 10:33 WIB

Wapres Ma'ruf Sebut Hunian Baru Pengungsi Semeru Bakal Usung Konsep Smart Village

Wapres Ma'ruf Sebut Hunian Baru Pengungsi Semeru Bakal Usung Konsep Smart Village

News | Kamis, 16 Desember 2021 | 19:49 WIB

Bantu Evakuasi Kapal Karam di Johor, Bakamla kerahkan KN Belut

Bantu Evakuasi Kapal Karam di Johor, Bakamla kerahkan KN Belut

Jogja | Kamis, 16 Desember 2021 | 15:07 WIB

Varian Omicron Masuk Indonesia, Wapres Ma'ruf Perintahkan Seluruh Pemda Lakukan Pencegahan

Varian Omicron Masuk Indonesia, Wapres Ma'ruf Perintahkan Seluruh Pemda Lakukan Pencegahan

News | Kamis, 16 Desember 2021 | 13:51 WIB

Terkini

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:15 WIB

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Riau | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:51 WIB

×