Perdana Menteri Minta PNS Malaysia yang Terkena Dampak Banjir untuk Libur

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Senin, 20 Desember 2021 | 09:40 WIB
Perdana Menteri Minta PNS Malaysia yang Terkena Dampak Banjir untuk Libur
Menteri Senior Kluster Keamanan, Datuk Seri Ismail Sabri Yakoob di Kuala Lumpur, Senin malam. (ANTARA Foto/Agus)

Suara.com - Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri bin Yaakob telah mengumumkan hari libur darurat untuk semua pegawai negeri yang terkena dampak banjir.

"Saya mengumumkan cuti darurat kepada semua pegawai negeri sipil yang terkena dampak bencana banjir," katanya melalui akun Twitter-nya pada Sabtu (19/12/2021).

Ismail Sabri juga mendesak perusahaan swasta untuk memberikan cuti berbayar kepada karyawan yang terkena dampak, tanpa mengurangi cuti atau gaji tahunan mereka.

"Untuk pegawai swasta, perusahaan disarankan untuk memberikan cuti berbayar, tanpa memotong cuti dan gaji tahunan mereka,: jelasnya.

Selain itu, perdana menteri juga mengatakan telah menginstruksikan Kementerian Keuangan untuk menyediakan program bantuan bagi peminjam di bank yang terkena dampak banjir.

"Saya juga akan memastikan bahwa setiap PPS memiliki peralatan dan kebutuhan pokok yang memadai seperti toilet, masker, dan makanan untuk korban banjir," katanya dalam unggahan Twitter lainnya hari ini.

Banjir yang merendam sejumlah negara bagian di Malaysia.[istimewa]
Banjir yang merendam sejumlah negara bagian di Malaysia.[istimewa]

Selain itu, menurut Ismail Sabri, setidaknya akan ada dokter dan perawat yang ditempatkan di masing-masing pusat pertolongan (PPS) untuk memastikan kesehatan para korban banjir tetap terjaga.

Di tengah pandemi, para korban juga akan menjalani pemeriksaan Covid-19 untuk mencegah penularan virus selama berada di PPS.

Pada Minggu (19/12/2021),  sejumlah negara bagian Malaysia direndam banjir setelah sempat diguyur hujan lebat.

Jalan raya di Kuala Lumpur, Selangor, hingga Pahang juga tidak luput dari jangkauan banjir, setelah diguyur hujan lebat dari Jumat (17/12/2021).

Pemerintah Malaysia menerjunkan Angkatan Bersenjata dan polisi untuk membantu proses evakuasi lebih dari 14.000 warga yang terkena dampak banjir.

Banjir masih merendam setidaknya enam negara bagian hingga Minggu (19/12/2021), dan yang termasuk paling parah berada di Selangor. Pahang mencatat jumlah pengungsi terbanyak, yakni sebanyak 5.189 orang.

Sebanyak 5.731 pusat bantuan sedang dipersiapkan secara nasional untuk menampung hingga 1,63 juta pengungsi yang terdampak banjir.

Terowongan Stormwater Management And Road Tunnel (SMART) di Kuala Lumpur ditutup pada Sabtu malam untuk mengalirkan air banjir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wejangan Shin Tae Yong Ini Bikin Timnas Indonesia Menang Taklukan Malaysia

Wejangan Shin Tae Yong Ini Bikin Timnas Indonesia Menang Taklukan Malaysia

Bekaci | Senin, 20 Desember 2021 | 08:51 WIB

Libas Malaysia 4-1, Shin Tae-yong Ungkap Kunci Kemenangan Timnas Indonesia

Libas Malaysia 4-1, Shin Tae-yong Ungkap Kunci Kemenangan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 20 Desember 2021 | 08:42 WIB

Tampil Memukau Kontra Malaysia, Bintang PSIS Semarang Dijuluki 'Andy Robertson Indonesia'

Tampil Memukau Kontra Malaysia, Bintang PSIS Semarang Dijuluki 'Andy Robertson Indonesia'

Jawa Tengah | Senin, 20 Desember 2021 | 08:38 WIB

Terkini

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:57 WIB

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB