facebook

Istri Presiden Prancis Dituduh Transgender, Terlahir Sebagai Seorang Laki-laki

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus
Istri Presiden Prancis Dituduh Transgender, Terlahir Sebagai Seorang Laki-laki
Presiden terpilih Prancis Emmanuel Macron (kiri) dan istrinya Brigitte (kanan). [Patrick KOVARIK / AFP]

Brigitte Macron dirumorkan seorang transgender dan lahir sebagai laki-laki.

Suara.com - Istri Presiden Prancis Emmanuel Macron dirumorkan sebagai seorang transgender dan lahir sebagai laki-laki oleh salah satu media Prancis.

Menyadur Russian Today Selasa (21/12/2021), desas-desus yang beredar mengatakan bahwa Brigitte Macron dilahirkan sebagai seorang pria bernama Jean-Michel Trogneux.

Namun, pada buku biografi resminya menyatakan bahwa istri Emmanuel Macron tersebut bernama Brigitte Marie-Claude Trogneux dan dilahirkan sebagai perempuan.

Media Prancis mengatakan mereka berhasil melacak klaim tersebut, dan mengatakan isu transgender itu pertama kali muncul pada akhir September di outlet Facts and Documents.

Baca Juga: Lompat dari Lantai 6 Hotel di Puncak Bogor, Pasutri Tewas di TKP, Diduga Bertengkar

Facts and Documents dikatakan berspesialisasi dalam teori konspirasi sayap kanan. Namun, baru pada Senin ini klaim tersebut mulai beredar di media sosial.

Menurut situs berita Numerama, total ada 34.000 postingan di media sosial Twitter yang membagikan isu tersebut dengan tagar #JeanMichelTrogneux.

Outlet tersebut kemudian menuduh jika rumor itu berasal dari akun yang menjajakan teori konspirasi, kalangan sayap kanan, anti-vaxxers, grup QAnon, dan penyanyi Francis Lalanne.

Pada salah satu postingan yang dianggap sebagai bukti, menyebut jika ibu negara Prancis jarang membagikan foto saat ia masih mudanya, serta ia dituduh sering menyembunyikan lehernya.

Nama kunci dalam rumor tersebut adalah jurnalis Natacha Rey, yang mengklaim telah menyelidiki masa lalu Brigitte Macron selama tiga tahun.

Baca Juga: Pergoki Perempuan Lain di Mobil Suami, Isi Tasnya Jadi Bukti Telak Perselingkuhan

Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, Ray mengatakan bahwa dia telah berhasil mendapatkan dokumen yang mengonfirmasi bahwa ibu negara telah dilahirkan sebagai laki-laki.

Ray mengatakan bahwa bukti tersebut tersimpan di dalam amplop dan disimpah oleh seorang pengacara. Ia juga menekankan akan mengungkapkan bukti itu jika Prancis memberlakukan mandat vaksin Covid-19.

Media Prancis melaporkan bahwa selama seminggu terakhir ada beberapa upaya untuk mengedit artikel di situs Wikipedia yang ditujukan untuk ibu negara berusia 68 tahun tersebut.

Akibatnya, halaman tersebut telah dimasukkan ke dalam status setengah dilindungi untuk mencegah perubahan data yang cukup sensitif tersebut.

Setelah rumor itu beredar, Brigitte Macron akan mengajukan pengaduan, menurut media Prancis yang mengutip orang kepercayaanya. Namun, dia belum memberikan komentar resmi tentang masalah ini.

Brigitte Macron bukan satu-satunya ibu negara atau kepala negara yang menjadi sasaran rumor tersebut. Pada tahun 2017 Michelle Obama juga sempat dirumorkan transgender.

Rumor itu awalnya beredar dari pembawa acara radio konservatif dan situs berita InfoWars Alex Jones. Ia mengklaim jika istri presiden AS ke-44 tersebut memiliki alamat kelamin laki-laki.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar