Sebut Belum Ada Laporan Prada Yotam Membelot, TPNPB-OPM: Jangan Sampai Dibunuh TNI

Bangun Santoso | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 22 Desember 2021 | 10:32 WIB
Sebut Belum Ada Laporan Prada Yotam Membelot, TPNPB-OPM: Jangan Sampai Dibunuh TNI
Prada Yotam Bugiangge personel Kompi-C Yonif 756/WMS di Kabupaten Keerom, Papua [SuaraSulsel.id/Istimewa]

Suara.com - Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim belum menerima laporan bergabungnya personel Kompi-C Yonif 756/WMS Prada Yotam Bugiangge yang kabur dari kesatuannya beberapa hari lalu.

Di samping itu, TPNPB-OPM mewanti-wanti jangan sampai Prada Yotam dibunuh oleh anggota TNI/Polri lainnya dan dibuat seolah-olah melarikan diri.

Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom menanggapi adanya isu Prada Yotam membelot ke pihaknya.

"Sekalipun Yotam Bugiangge dinyatakan melarikan diri, Namun kami masih curigai bahwa jangan sampai anggota TNI/Polri orang Indonesia yang bunuh dia dan hilangkan jejak lalu pura-pura mengumumkan ke publik bahwa Yotam Bugiangge kabur membawa senjata laras panjang," kata Sebby dalam laporannya yang diterima Suara.com, Rabu (22/12/2021).

Hingga saat ini, Sebby mengaku belum ada laporan kalau Prada Yotam bergabung dengan kelompoknya. Kendati demikian ia mewajarkan kalau ada anggota TNI/Polri asal Papua yang akhirnya membelot ke TPNPB-OPM.

Menurutnya itu disebabkan oleh kekecewaan yang dirasakan mereka melihat warga asli Papua kerap diperlakukan kasar oleh anggota TNI/Polri.

"Itu wajar dan harus terjadi, karena mereka tidak ingin lihat warga sipil orang asli Papua diperlakukan seperti binatang oleh anggota TNI/Polri."

Sebelumnya, personel Kompi-C Yonif 756/WMS Prada Yotam Bugiangge pergi dari kesatuannya sejak Jumat (17/12/2021) kemarin. Sembari membawa senjata SS-2 V1, Prada Yotam melepaskan seragam dinas dan sepatunya di semak-semak.

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Aqsha Erlangga mengatakan kalau Prada Yotam diketahui tidak hadir tanpa keterangan dari kesatuan sekitar pukul 17.00 WIT. Kaburnya Prada Yotam diketahui pasca dirinya tengah melaksanakan tugas jaga bersama rekan-rekan lainnya.

"Saat persiapan tugas jaga, tiba-tiba Prada Yotam Bugiangge berjalan menuju arah belakang tempat jaga sambil menelepon seseorang. Kemudian menjelang proses serah terima ternyata Prada Yotam tidak hadir sehingga dilakukan pencarian oleh rekan-rekannya," kata Kolonel Inf Aqsha dalam keterangannya, Senin (20/12/2021).

Pihak Kompi C Yonif 756/WMS yang berada di Kabupaten Keerom, Papua tersebut lantas melakukan pencarian di lingkungan sekitar. Namun dari pencarian tersebut, hanya sejumlah barang yang diduga kuat milik Prada Yotam ditemukan.

"Hanya menemukan pakaian pakaian dan sepatu yang dipakai Prada Yotam di semak-semak belakang asrama," ujarnya.

Aqsha menyebutkan kalau pencarian dilanjutkan dengan menghubungi kerabat dan keluarga dari Prada Yotam yang berasal dari suku Nduga, Papua. Pihaknya juga meningkatkan upaya pencarian dengan berkoordinasi dengan Satuan Kewilayahan dan Satgas TNI untuk melakukan pencarian di sekitar wilayah di mana yang bersangkutan diduga melarikan diri dari kesatuan Kompi-C Yonif 756/WMS.

"Dalam pencarian telah disebar foto Prada Yotam Bugiangge untuk memudahkan proses pencarian. Namun sampai saat ini masih belum ditemukan," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prada Yotam Diisukan Membelot Usai Kabur Dari Kesatuan, Begini Tanggapan TPNPB-OPM

Prada Yotam Diisukan Membelot Usai Kabur Dari Kesatuan, Begini Tanggapan TPNPB-OPM

News | Rabu, 22 Desember 2021 | 10:08 WIB

Kabar Terkini Prada Yotam Bugiangge yang Bawa Kabur Senpi

Kabar Terkini Prada Yotam Bugiangge yang Bawa Kabur Senpi

Sumut | Selasa, 21 Desember 2021 | 12:37 WIB

Petugas Temukan Pakaian dan Sepatu Prada Yotam Bugiangge di Semak-Semak

Petugas Temukan Pakaian dan Sepatu Prada Yotam Bugiangge di Semak-Semak

Sulsel | Selasa, 21 Desember 2021 | 09:12 WIB

Kronologi Kaburnya Prajurit Yonif 756/WMS Prada Yotam Bugiangge Bawa Senjata SS1 V1

Kronologi Kaburnya Prajurit Yonif 756/WMS Prada Yotam Bugiangge Bawa Senjata SS1 V1

Lampung | Senin, 20 Desember 2021 | 18:47 WIB

Desertir Bawa Senjata, Ini Kronologi Kaburnya Prada Yotam Dari Kesatuan

Desertir Bawa Senjata, Ini Kronologi Kaburnya Prada Yotam Dari Kesatuan

News | Senin, 20 Desember 2021 | 13:18 WIB

Jadi Desertir, Prada Yotam Kini Jadi Buronan Kodam XVII/Cendrawasih

Jadi Desertir, Prada Yotam Kini Jadi Buronan Kodam XVII/Cendrawasih

News | Senin, 20 Desember 2021 | 13:00 WIB

Seragam Ditemukan di Semak-semak, Prajurit TNI di Papua yang Kabur Bawa Senpi Masih Dicari

Seragam Ditemukan di Semak-semak, Prajurit TNI di Papua yang Kabur Bawa Senpi Masih Dicari

News | Senin, 20 Desember 2021 | 12:54 WIB

Terkini

Kapan KRL Bekasi-Cikarang Kembali Normal? KAI Beri Bocoran Jadwal Operasional

Kapan KRL Bekasi-Cikarang Kembali Normal? KAI Beri Bocoran Jadwal Operasional

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:29 WIB

Iran Tetapkan Aturan Pelayaran di Selat Hormuz Usai Konflik dengan AS

Iran Tetapkan Aturan Pelayaran di Selat Hormuz Usai Konflik dengan AS

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:27 WIB

BGN Tak Toleransi Pelanggaran, SPPG Bermasalah Disetop Insentif

BGN Tak Toleransi Pelanggaran, SPPG Bermasalah Disetop Insentif

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:18 WIB

Stasiun Bekasi Timur Masih Ditutup, Bangkai Gerbong KRL Belum Dipindahkan

Stasiun Bekasi Timur Masih Ditutup, Bangkai Gerbong KRL Belum Dipindahkan

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:12 WIB

Dampak Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Dunia Makin Krisis Pasokan Minyak Mentah?

Dampak Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Dunia Makin Krisis Pasokan Minyak Mentah?

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:09 WIB

Menghitung Biaya 76 Tahun Perang AS dari Korea hingga Iran: Tembus Triliunan Dolar

Menghitung Biaya 76 Tahun Perang AS dari Korea hingga Iran: Tembus Triliunan Dolar

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:06 WIB

Mengejutkan! UEA Keluar dari OPEC

Mengejutkan! UEA Keluar dari OPEC

News | Rabu, 29 April 2026 | 09:51 WIB

Langgar Izin Tinggal, 2 WNA China Dipulangkan Lewat Bandara Juanda

Langgar Izin Tinggal, 2 WNA China Dipulangkan Lewat Bandara Juanda

News | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB

Pejabat Inggris Sindir Israel Sekutu Spesial Amerika saat Pertemuan Trump - Raja Charles, Maksudnya?

Pejabat Inggris Sindir Israel Sekutu Spesial Amerika saat Pertemuan Trump - Raja Charles, Maksudnya?

News | Rabu, 29 April 2026 | 09:34 WIB

Israel Langgar Gencatan Senjata, Bunuh 3 Tim Medis di Lebanon

Israel Langgar Gencatan Senjata, Bunuh 3 Tim Medis di Lebanon

News | Rabu, 29 April 2026 | 09:33 WIB