Tertimpa Bangunan saat Gempa, Kakek 65 Tahun di Selayar Meninggal Dunia

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 23 Desember 2021 | 15:33 WIB
Tertimpa Bangunan saat Gempa, Kakek 65 Tahun di Selayar Meninggal Dunia
Pria berusia 65 tahun korban gempa di Selayar NTT meninggal dunia. (Dok. BNPB)

Suara.com - Seorang warga Dusun One Satonda Timur, Desa Pulo Madu Kecamatan Pasilambena, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan yang menjadi korban gempa pada Selasa (14/12/2021) dilaporkan meninggal dunia pada Kamis (23/12/201). Korban menghembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan insentif selama delapan hari di ruang ICU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kyai Haji Hayyung, Kepulauan Selayar.

"(Korban) menghembuskan napas terakhir setelah mendapatkan perawatan intensif selama delapan hari di ruang ICU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kyai Haji Hayyung," kata Plt. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan tertulisnya, Rabu (23/12/201).

Abdul menceritakan kalau warga berusia 65 tahun itu awalnya ditemukan dalam kondisi tersadar dengan luka di bagian kepala akibat tertimpa reruntuhan bangunan. Itu dialami korban saat gempabumi dengan magnitudo 7,4 menggucang Selayar, Sulawesi Selatan.

Awalnya korban sempat dievakuasi ke tempat pengungsian darurat. Namun karena melihat luka yang dialami korban cukup parah, korban lantas dibawa ke RSUD KH Hayyung dengan menggunakan kapal motor jolloro KM Fajar. RSUD KH Hayyung sendiri terletak di Kota Benteng.

Setelah dinyatakan meninggal dunia, korban lantas dimakamkan di TPU Bonea, Kelurahan Benteng Utara. Proses pemakaman itu juga dihadiri oleh Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar H. Saiful Arif, Kasdim 1415/Selayar Mayor Inf. Abd. Rasyid, Kabag SDM Polres Selayar Kompol Nur Alam, Kasat POL PP Saparuddin dan jajaran terkait.

Sebagai informasi, gempa berkekuatan magnitudo 7,4 itu membuat Kecamatan Pasimarannu dan Kecamatan Pasilambena di Kabupaten Kepulauan Selayar menjadi wilayah yang terdampak paling parah.

BPBD Kabupaten Kepulauan Selayar mencatat di Kecamatan Passimarannu terdapat sebanyak 203 rumah rusak berat, 565 rumah rusak ringan, 12 bangunan pemerintah rusak, kemudian warga yang mengalami luka berat ada sebanyak 60 orang, 3 ibu hamil dan 1 sudah bersalin di pengungsian. Sementara itu masih ada sebanyak 10.188 orang yang mengungsi di 43 titik pengungsian.

Data dari Kecamatan Pasilambena ada sebanyak 154 rumah rusak berat, 235 rumah rusak ringan dan 12 bangunan pemerintah rusak. Kemudian 59 warga mengalami luka berat, 54 warga luka ringan, 3 ibu hamil dan 1 sudah melahirkan. Selanjutnya ada 6.405 warga yang masih mengungsi di 61 titik pengungsian.

Keterangan Foto: Petugas dibantu pihak keluarga membantu proses pengurusan jenazah korban gempabumi M 7,4 yang sebelumnya dirawat di RSUD Kyai Haji Hayyung, Kabupaten Kepulauan Selayar, Kamis (23/12/2021). (Sumber Humas BNPB). 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gempa Bumi Terjadi di Pangalengan, Getarannya Terasa hingga Garut

Gempa Bumi Terjadi di Pangalengan, Getarannya Terasa hingga Garut

Jabar | Selasa, 21 Desember 2021 | 12:52 WIB

BMKG: Selama Dua Hari Terjadi 119 Gempa Bumi di Sorong

BMKG: Selama Dua Hari Terjadi 119 Gempa Bumi di Sorong

News | Selasa, 21 Desember 2021 | 08:28 WIB

BMKG: Bali, NTB, Hingga NTT Masih Rawan Gempa Besar dan Tsunami

BMKG: Bali, NTB, Hingga NTT Masih Rawan Gempa Besar dan Tsunami

Bali | Senin, 20 Desember 2021 | 16:52 WIB

Gempa Berturut-turut Guncang Lombok Utara, Ini Penjelasan BMKG

Gempa Berturut-turut Guncang Lombok Utara, Ini Penjelasan BMKG

Bali | Senin, 20 Desember 2021 | 16:18 WIB

Terkini

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

×