Ngeri, Anggota Geng Bunuh Pria dan Tinggalkan Tubuhnya di Bawah Pohon Natal

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Jum'at, 24 Desember 2021 | 13:48 WIB
Ngeri, Anggota Geng Bunuh Pria dan Tinggalkan Tubuhnya di Bawah Pohon Natal
Ilustrasi garis polisi. (Shutterstock)

Suara.com - Empat anggota geng yang kerap berurusan dengan polisi ditangkap karena membunuh pria berusia 20-an tahun dan meninggalkan tubuh korban di bawah pohon Natal.

Menyadur The Sun Jumat (24/12/2021), pelaku - tiga pria dan satu wanita - diringkus di Juarez, Texas, pada Senin. Pembunuhan itu dilakukan sebagai peringatan untuk geng saingannya di perbatasan Mesksiko atas transaksi narkoba.

Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan, terpotong-potong dengan sebagian besar tubuhnya ditinggal di trotoar dalam kantong plastik di bawah pohon Natal. Bagian lain tubuhnya ditempatkan di pohon sebagai ornamen.

Keempat orang yang ditangkap merupakan anggota komplotan kriminal yang tidak disebutkan namanya oleh polisi. Tersangka yang ditangkap adalah Misael GQ, 33, Brisa Lizbeth GR, 22, Emanuel CP, 28, dan Edwin GB, 32.

Mereka sebelumnya pernah ditangkap karena pelanggaran narkoba, penyelundupan migran dan penyerangan. Kelompok itu ditemukan membawa pisau berdarah dan parang di tas ransel saat ditahan.

Tersangka menargetkan pria yang menjual narkoba di lingkungan Juarez tenggara, yang terletak hanya 16 mil dari perbatasan Meksiko.

Kepala Polisi Cesar Omar Munoz mengatakan ada beberapa pembunuhan terkait narkoba tahun ini. Dia mengatakan pembunuhan itu terkait dengan geng yang disebut Azteca dan yang lain yang tidak dia identifikasi.

Ilustrasi pembunuhan, mutilasi, pembantaian, jenazah, mayat, sadis, penjahat, perampok, pisau (Freedigitalphotos/Toa55)
Ilustrasi pembunuhan, mutilasi, pembantaian, jenazah, mayat, sadis, penjahat, perampok, pisau (Freedigitalphotos/Toa55)

Sinaloa dan La Linea, keduanya didirikan di Meksiko, adalah kartel narkoba besar yang beroperasi di Juarez, lapor KRQE.

Pembunuhan di kota itu dilaporkan melonjak dalam tiga tahun terakhir karena kartel-kartel ini mulai membayar geng terkait mereka dengan obat-obatan alih-alih uang tunai.

baca juga

Sudah ada 1.363 kasus pembunuhan yang dilaporkan di Juarez pada tahun 2021.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekonstruksi Pembunuhan di Suwawa: Korban Alami Pendarahan Otak

Rekonstruksi Pembunuhan di Suwawa: Korban Alami Pendarahan Otak

Sulsel | Rabu, 22 Desember 2021 | 06:05 WIB

Komnas Perempuan Kerja Sama Bareskrim Polri Analisa Data Pembunuhan Perempuan di Indonesia

Komnas Perempuan Kerja Sama Bareskrim Polri Analisa Data Pembunuhan Perempuan di Indonesia

Sulsel | Selasa, 21 Desember 2021 | 06:05 WIB

Myanmar: Disiksa Sampai Mati, Pembunuhan Massal 40 Laki-laki oleh Militer

Myanmar: Disiksa Sampai Mati, Pembunuhan Massal 40 Laki-laki oleh Militer

News | Senin, 20 Desember 2021 | 17:03 WIB

Terkini

Tarik-tarikan HP dengan Tentara di Kejagung, Wartawan Tempo Alami Intimidasi dan Trauma

Tarik-tarikan HP dengan Tentara di Kejagung, Wartawan Tempo Alami Intimidasi dan Trauma

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:35 WIB

Mendagri Tegaskan Komitmen Integrasikan Data Kemendagri ke Satu Data Indonesia

Mendagri Tegaskan Komitmen Integrasikan Data Kemendagri ke Satu Data Indonesia

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:30 WIB

Sempat Dijaga Ketat Brimob, Situasi Mabes Polri Kamis Malam Kini Terpantau Normal

Sempat Dijaga Ketat Brimob, Situasi Mabes Polri Kamis Malam Kini Terpantau Normal

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:19 WIB

Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya Tiga Polisi di Katingan

Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya Tiga Polisi di Katingan

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:19 WIB

Prabowo Ungkap Temuan Harta Karun Baru dari BRIN dan TNI: Cadangan Emas Raksasa di Papua

Prabowo Ungkap Temuan Harta Karun Baru dari BRIN dan TNI: Cadangan Emas Raksasa di Papua

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:19 WIB

Percepatan Program Sekolah Rakyat, Wamensos: Tahapan Tetap Sesuai Aturan

Percepatan Program Sekolah Rakyat, Wamensos: Tahapan Tetap Sesuai Aturan

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:18 WIB

Kejagung Respons Penggeledahan Cafe De'Klan dan Rumah di Sentul, Tunggu Hasil Penyidikan Polri

Kejagung Respons Penggeledahan Cafe De'Klan dan Rumah di Sentul, Tunggu Hasil Penyidikan Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:56 WIB

Misteri Brankas Rp476 Miliar di Rumah Sentul City, Benarkah Milik Jampidsus Febrie Adriansyah?

Misteri Brankas Rp476 Miliar di Rumah Sentul City, Benarkah Milik Jampidsus Febrie Adriansyah?

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:52 WIB

Aktivis Anti-Korupsi Kritik Penjagaan Rumah Jampidsus Oleh TNI: Tugas Militer Jaga Kedaulatan

Aktivis Anti-Korupsi Kritik Penjagaan Rumah Jampidsus Oleh TNI: Tugas Militer Jaga Kedaulatan

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:40 WIB

Eks Sekjen MPR Diduga Gunakan Duit Gratifikasi Rp30 M untuk Renovasi Rumah hingga Nikahan Anak

Eks Sekjen MPR Diduga Gunakan Duit Gratifikasi Rp30 M untuk Renovasi Rumah hingga Nikahan Anak

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:20 WIB

×