Apa Itu Transmisi Lokal Covid-19? Ini Penjelasan Bahayanya

Rifan Aditya

Rabu, 29 Desember 2021 | 16:24 WIB
Apa Itu Transmisi Lokal Covid-19? Ini Penjelasan Bahayanya
Apa Itu Transmisi Lokal Covid-19? Ini Penjelasan Bahayanya - Seorang perempuan menempelkan kata "Omicron" ke boneka buatan tangan yang menggambarkan COVID-19 varian Omicron terlihat di sebuah kios di Managua, Nikaragua, pada (27/12/2021). [OSWALDO RIVAS / AFP]

Penyebaran Omicron terbilang sangat cepat. Oleh karena itu, masyarakat perlu lebih waspada dan berhati-hati agar tidak terpapar virus Corona varian ini. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan masker.

Namun, nyatanya tidak semua masker aman untuk menangkal virus Corona varian ini. Beberapa masker yang tidak disarankan untuk digunakan karena dinilai tidak efektif mencegah virus Corona, di antaranya adalah:

  1. Masker buff, karena masker ini tidak bisa menahan droplet saat kita berbicara. Para ahli mengatakan bahwa masker buff ini justru lebih berisiko tinggi menularkan Covid-19 karena banyak droplet yang tidak mampu tersaring. Bahan masker jenis ini juga disebut bisa memecah droplet menjadi partikel yang lebih kecil sehingga berisiko menyebarkan virus ke udara.
  2. Masker katup juga tidak disarankan. 
  3. Masker kain bukan jenis katun, karena masker kain yang menggunakan bahan lain umumnya tidak memiliki pori-pori serapat katun.
#INFOGRAFIS: Cegah Varian Omicron! Gunakan Masker di Dalam Ruangan
#INFOGRAFIS: Cegah Varian Omicron! Gunakan Masker di Dalam Ruangan

Apa Upaya Pemerintah? 

Setelah kasus transmisi lokal Covid-19 ditemukan, lantas apa yang akan dilakukan oleh pemerintah? Pemerintah akan memastikan bahwa seluruh pelaku perjalanan di dalam negeri telah divaksinasi dosis lengkap dan melakukan tes pemeriksaan Covid-19.

Kemudian, langkah kedua, adalah memperkuat mekanisme tes pemeriksaan Covid-19 dengan metode s-gene target failure (SGTF). Hal tersebut dilakukan agar indikasi kasus Omicron lebih cepat untuk diketahui.

Selain itu, pemerintah melalui Kemenkes juga akan mendorong semua laboratorium untuk segera melaporkan dan merujuk pasien positif Covid-19 untuk isolasi terpusat. Kemudian, Kemenkes juga akan memperkuat mekanisme antara laboratorium dengan puskesmas yang berada di tempat pasien tinggal. Nantinya, pihak puskesmas dapat memastikan apakah pasien yang bersangkutan betul-betul melakukan isolasi atau tidak. 

Demikian penjelasan tentang apa itu transmisi lokal covid-19, serta kasus Omicron di Indonesia dan bahayanya. Harap tetap menjaga kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan sebagaimana dianjurkan pemerintah dan medis.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

New York Alami Peningkatan Kasus Infeksi Covid-19 Pada Anak 4 Kali Lipat

New York Alami Peningkatan Kasus Infeksi Covid-19 Pada Anak 4 Kali Lipat

Health | Rabu, 29 Desember 2021 | 16:22 WIB

Kasus COVID-19 di Turki Melonjak Lagi, Omicron Serang Lebih Cepat

Kasus COVID-19 di Turki Melonjak Lagi, Omicron Serang Lebih Cepat

Batam | Rabu, 29 Desember 2021 | 16:14 WIB

Breaking! Kasus Varian Omicron di Indonesia Bertambah 21 Orang

Breaking! Kasus Varian Omicron di Indonesia Bertambah 21 Orang

Health | Rabu, 29 Desember 2021 | 15:52 WIB

Terkini

Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji

Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 10:05 WIB

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

News | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Foto | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 09:57 WIB

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:55 WIB

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

News | Senin, 14 September 2026 | 09:53 WIB

Mimpi Ekspor ke Swedia Pupus, Gudang Kerajinan Jati di Ngawi Terbakar Hebat

Mimpi Ekspor ke Swedia Pupus, Gudang Kerajinan Jati di Ngawi Terbakar Hebat

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 09:51 WIB

6 Shio Anak Pembawa Hoki dan Rezeki Besar bagi Orang Tua

6 Shio Anak Pembawa Hoki dan Rezeki Besar bagi Orang Tua

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:50 WIB

Lille Rebut Puncak Ligue 1, Calvin Verdonk Cuma Jadi Penghangat Bangku Cadangan

Lille Rebut Puncak Ligue 1, Calvin Verdonk Cuma Jadi Penghangat Bangku Cadangan

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:45 WIB

Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya

Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 09:43 WIB

×