Awal Mula Penangkapan Cassandra Angelie dan Pelajaran Apa yang Bisa Dipetik

Siswanto | Suara.com

Sabtu, 01 Januari 2022 | 12:24 WIB
Awal Mula Penangkapan Cassandra Angelie dan Pelajaran Apa yang Bisa Dipetik
Polisi menunjukkan foto Cassandra Angelie yang terlibat prostitusi online di Polda Metro Jaya, Jumat (31/12/2021). Polisi juga akan memanggil artis-artis lain yang terlibat prostitusi online. [ANTARA]

Suara.com - Selebriti Cassandra Angelie ditangkap polisi ketika sedang kencan di sebuah kamar Hotel Ascott, Kebon Kacang, Jakarta Pusat, Rabu, 29 Desember 2021.

Penangkapan bintang sinetron itu dilakukan setelah polisi mendapatkan laporan dari masyarakat yang menyebutkan sejumlah hotel di Jakarta dijadikan tempat pertemuan untuk praktik prostitusi.

Informasi masyarakat menuntut polisi ke Hotel Ascott.

Pada waktu digerebek, Cassandra Angelie sedang melayani seorang lelaki, dan tidak mengenakan pakaian.

Dari penangkapan itu, polisi mengamankan alat bukti, di antaranya celana dalam bertuliskan Cassandra Angelie, ATM, dan handphone.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Endra Zulpan menyebut "yang bersangkutan mengaku baru lima kali."

Dalam menjalankan praktik prostitusi, foto model itu bekerjasama dengan muncikari.

Cassandra Angelie dan ketiga muncikari, KK, R, dan UA, kemudian ditetapkan menjadi tersangka.

"Penyidik menetapkan empat tersangka, wanita publik figur inisil CA umur 23 tahun peran sebagai model dan artis yang dapat melakukan hubungan layaknya suami istri dengan bayaran tertentu," kata Zulpan.

Dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, polisi menyebut tarif berkencan dengan Cassandra Angelie sebesar Rp30 juta.

Dari keterangan para muncikari, polisi mendapatkan informasi baru.

Ada sejumlah selebriti yang masuk dalam jaringan prostitusi bersama Cassandra Angelie.

Polisi akan memeriksa sejumlah selebriti itu dalam waktu dekat.

"Kepada publik figur tersebut nanti akan kita lakukan pemanggilan dalam rangka edukasi. Rata-rata usia masih muda agar tidak melakukan kegiatan prostitusi online lagi. Ini bentuk pencegahan yang dilakukan Polda Metro Jaya," katanya.

Pelajaran kasus Cassandra Angelie

Penangkapan Cassandra Angelie di sebuah hotel di Jakarta Pusat menambah daftar panjang selebriti yang terjun dalam dunia prostitusi Indonesia.

Sosiolog Musni Umar mengatakan sosok selebriti yang berpenampilan menarik dalam dunia prostitusi sangat menarik bagi para lelaki hidung belang kalangan menengah ke atas.

Terutama dengan adanya peran muncikari akan semakin memudahkan lelaki hidung belang berhubungan dengan artis dan mencoba-coba.

“Bagi kalangan menengah ke atas itu, uang Rp25 juta, Rp50 juta, Rp100 juta tidak ada apa-apanya karena income mereka juga luar biasa kan,” kata Musni Umar kepada Suara.com, Jumat (31/12/2021).

Apalagi pada zaman pandemi corona seperti sekarang, sebagian kalangan menengah ke atas semakin kaya raya.

Mereka yang tidak dapat mengendalikan diri, menurut Musni Umar, dapat dengan mudah terjerumus pada penampilan menarik yang ditawarkan selebriti lewat muncikari.

Menurut Musni Umar bisnis prostitusi bisa tercipta karena ada tawaran. “Jadi kalau ada yang jual ada kecenderungan yang membeli,” katanya.

Dia menyarankan kepada para selebriti yang sudah cukup umur untuk menikah daripada menjual diri.

Musni Umar menyebutkan peribahasa Melayu: sekali lancung ke ujian, seumur hidup orang tak percaya.

“Jadi kalau sudah terberitakan artis jual diri, maka sepanjang hidup dia (beritanya) tidak akan hilang, apalagi sudah ada di medsos, itu tidak akan hilang.”

“Setelah diberitakan media, tidak akan hilang, artinya akan cacat seumur hidup. Kasusnya akan jadi catatan hitam dan terekam.”

Musni Umar menekankan pentingnya bagi selebriti untuk selalu menjaga nama baik diri sendiri dan keluarga.

Musni berharap momentum akhir tahun 2021, para selebriti, melakukan kontemplasi untuk mengakhiri semua perbuatan yang tidak benar dan berikrar melipatgandakan kebaikan.

“Itu artis itu kan idola kaum muda. Kalau dia lakukan itu, boleh jadi ada perempuan lain lakukan seperti itu juga demi uang.”

Media jangan sensasional

Kepada media massa dalam menyampaikan informasi tentang prostitusi selebriti, Musni Umar berharap jangan justru fokus pada isu sensasional.

“Agar terdorong orang baca saja. Yang kita harapkan, media juga mengangkat unsur edukasi dalam pemberitaannya.”

Misalnya, mengapa selebriti harus terjun ke dunia pelacuran, mengapa tidak mencari suami yang mapan, membangun hidup tenang, dan membangun nama baik.

“Kita harapkan media tidak hanya sensasional, tapi juga ada edukasi. Jangan sampai anak muda tergiur, rawatlah kebaikan agar bisa hidup selamat dan tetap sehat.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:25 WIB

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:21 WIB

Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:16 WIB

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:10 WIB

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:06 WIB

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:55 WIB

Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB