Eijkman Dilebur ke BRIN, Pengembangan Vaksin Merah Putih Terus Berjalan

Senin, 03 Januari 2022 | 10:35 WIB
Eijkman Dilebur ke BRIN, Pengembangan Vaksin Merah Putih Terus Berjalan
Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Prof. dr. Amin Soebandrio, PhD, SpMK(K), bicara tentang virus Corona Covid-19. (Suara.com/Frieda Isyana)

Suara.com - Pengembangan vaksin Covid-19 Merah Putih masih terus berjalan, meskipun kini Pusat Riset Biologi Molekuler (PRBM) Eijkman dilebur ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman periode 2014-2021, Amin Soebandrio, mengatakan pihaknya akan terus mengawal untuk siap sedia apabila memang harus ada yang mesti disempurnakan.

Amin mengatakan saat ini merupakan masa peralihan dari fase laboratorium ke industri. Sebagaimana diketahui, pengembangan vaksin Merah Putih dilakukan lebih lanjut di Bio Farma dengan proses selanjutnya yakni produksi.

"Ini kan dalam masa peralihan dari fase laboratorium ke industri. Dalam setahun terakir kami berupaya meningkatkan produktivitas, kualitas dan kemurnian dan sebagainya," kata Amin dalam sebuah diskusi virtual, Senin (3/1/2022).

"3 bulan terakhir kami sudah bisa memenuhi harapan industri, prioritynya sudah bagus, ini tinggal pembicaraan dengan pihak industri saja dilanjutkan," sambungnya.

Meski sudah ada peleburan, namun menurut Amin, pihak Eijkman akan terus mengawal pengembangan vaksin Merah Putih. Itu dilakukan supaya nantinya Eijkman bisa siap sedia semisal ada yang perlu disempurnakan dari vaksin Merah Putih.

"Ketika sudah masuk ke fase industri pun laboratorium tidak lepas ada yang masih harus disempurnakan, kami melakukan itu jadi tidak seperti satu belum selesai (kemudian) masuk blok berikutnya," ujarnya.

Targetkan Vaksin Merah Putih

Sebelumnya Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko mengatakan izin edar darurat penggunaan Vaksin Merah Putih ditargetkan dapat diperoleh pada pertengahan 2022.

Baca Juga: BRIN Lebur Lembaga Eijkman, Legislator: Mirip Peralihan Status Pegawai KPK

"Secara riil kemungkinan akan siap mendapat izin edar darurat pertengahan tahun 2022," kata Handoko di Jakarta, Kamis (2/9/2021).

Handoko menuturkan progres pengembangan Vaksin Merah Putih yang paling cepat saat ini adalah yang dikerjakan oleh tim dari Lembaga Biologi Molekuler Eijkman yang bekerja sama dengan PT Bio Farma, dan tim dari Universitas Airlangga yang bekerja sama dengan PT Biotis.

Eijkman mengembangkan bibit vaksin berbasis sub-unit protein rekombinan, sementara Universitas Airlangga mengembangkan bibit vaksin berbasis virus yang dimatikan atau diinaktivasi.

Handoko menekankan target utama pengembangan vaksin bukan untuk "juara" efikasi. Selama memenuhi standar Badan Kesehatan Dunia (WHO), yaitu efikasi di atas 50 persen, maka vaksin sudah bisa dipakai.

BRIN fokus mendukung dan memfasilitasi periset dan mitra industri untuk mencapai target terbukti secara ilmiah dan memenuhi standar regulasi dari otoritas, sehingga siap dihilirkan oleh industri terkait.

Oleh karena itu, pengembangan Vaksin Merah Putih harus mampu memenuhi standar regulator dan mendapatkan izin edar darurat seperti vaksin yang lain. Dengan demikian, Vaksin Merah Putih dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI