facebook

Diserang Omicron, Luhut Sebut Indonesia Lebih Baik dari Amerika dan Inggris

Dwi Bowo Raharjo | Stephanus Aranditio
Diserang Omicron, Luhut Sebut Indonesia Lebih Baik dari Amerika dan Inggris
Menteri Koordinasi bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. (Dok. Birokom Kemenko Marves).

Luhut mengatakan pemerintah selalu mendengarkan pandangan para ahli sehingga setiap kebijakan terkait Covid-19 selalu berdasarkan saintifik.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, mengklaim penanganan kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia lebih baik daripada negara lain.

Luhut menilai tingkat kedisiplinan protokol kesehatan masyarakat Indonesia jauh lebih baik daripada negara lain seperti India, Amerika, dan Inggris, yang saat ini mengalami lonjakan kasus Covid-19 akibat Omicron.

"Kenapa kita lebih bagus daripada negara lain? Seperti misalnya katakanlah India yang sekarang mengalami Omicron. Saya ingin sampaikan dari pengamatan kami, karena kita lebih disiplin pemakaian masker, misalnya dibandingkan dengan Amerika, di Inggris, atau mana saja," kata Luhut dalam jumpa pers Hasil Rapat Terbatas Evaluasi PPKM di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (3/1/2022).

"Itu salah satu yang membuat kita di posisi saat ini, kita tidak jemawa tidak sombong, tapi kita sudah membuat yang terbaik, orang bisa belajar dari kita mungkin melihat bagaimana kita menangani ini," sambungnya.

Baca Juga: Rekomendasi IDAI Terkait Sekolah Tatap Muka di Tengah Kasus Omicron

Luhut menegaskan pencegahan omicron tetap sama yakni dengan tetap disiplin protokol kesehatan 5M; memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Pemerintah kata Luhut, selalu mendengarkan pandangan para ahli sehingga setiap kebijakan terkait Covid-19 selalu berdasarkan saintifik.

"Sehingga, kalau terjadi sesuatu apapun dengan cepat kita bisa mendeteksi dan melibatkan pakar-pakar kita dari UI, UGM, Unair itu kualitasnya sangat mumpuni," ucapnya.

Dia juga menyebut kondisi pandemi saat ini masih terkendali meski sudah terdeteksi 152 kasus Omicron di Indonesia.

"Jadi kesiapan kita menghadapi Omicron ini saya kira sudah sangat terkendali, tapi tetap dengan kehati-hatian, vaksinasi terus digencarkan dan mengenai obat dan rumah sakit juga sudah disiapkan," tuturnya.

Baca Juga: Luhut Klaim Indonesia Jauh Lebih Siap Hadapi Omicron Dibandingkan Delta

Hingga 3 Januari 2021, Kementerian Kesehatan melaporkan total kasus Omicron di Indonesia menjadi 152 orang.

Secara keseluruhan, Covid-19 telah menginfeksi 4.263.168 orang Indonesia, masih terdapat 4.382 kasus aktif, 4.114.689 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 144.097 jiwa meninggal dunia.

Komentar