Prabowo Disarankan Nyalon Gubernur Saja, Politisi Demokrat: Kali Aja Ngerasain Menang

Rifan Aditya | Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Selasa, 04 Januari 2022 | 08:58 WIB
Prabowo Disarankan Nyalon Gubernur Saja, Politisi Demokrat: Kali Aja Ngerasain Menang
Ilustrasi Prabowo Subianto. [Suara.com/Eko Faizin]

Suara.com - Nama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto masih digadang-gadangkan dalam Pilpres 2024. Hal ini mendapatkan komentar dari Politikus Partai Demokrat, Taufik Rendusara.

Melalui akun Twitternya, Taufik menyarankan agar Prabowo lebih baik mencalonkan diri sebagai gubernur saja. Menurutnya, Prabowo bisa menjajal rasanya menang sebagai calon lewat pencalonan gubernur.

Cuitan Taufik itu diduga sebagai bentuk sindiran kepada Prabowo yang sudah kalah Pilpres sebanyak dua kali. Apalagi, Taufik juga menambahkan emoji tertawa dalam cuitannya tersebut.

"Gimana kalau pak Prabowo nyalon aja jadi gubernur? Kali aja bisa ngerasain menang jadi calon, iya gak sih?" cuit Taifuk Rendusara sebagai keterangan Twitter seperti dikutip Suara.com, Selasa (4/1/2022).

Pernyataan itu diungkapkan saat menanggapi pemberitaan terkait Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dalam berita itu, Gerindra menyarankan Anies untuk nyalon sebagai gubernur lagi alih-alih calon presiden.

Prabowo Subianto Disarankan Nyalon Gubernur Saja Daripada Nyapres. (Twitter/@TRendusara)
Prabowo Subianto Disarankan Nyalon Gubernur Saja Daripada Nyapres. (Twitter/@TRendusara)

Adapun judul berita itu adalah "Minta Anies Nggak Nyapres, Gerindra: Kalau Mau Aman Nyalon Lagi Jadi Gubernur". Karena itu, Taufik memberikan sindiran balasan terhadap Gerindra dengan menyebut Prabowo lebih aman jika mencalonkan diri sebagai gubernur.

Cuitan Taufik Rendusara itu telah mendapatkan atensi warganet. Hingga berita ini dipublikasikan, cuitan itu sedikitnya telah mendapatkan 30 retweet dan 130 tanda suka.

Warganet juga membanjiri cuitan itu dengan beragam pendapat. Banyak warganet yang mendukung pernyataan Taufik tersebut mengenai Prabowo.

"Tidak ada kawan dan lawan abadi dalam perpolitikan, yang ada ambisi dan kepentingan kelompoknya masing-masing. Kasian sih Pak PS udah berapa kali dikhianati orang dekat sekelilingnya, tapi gak kapok-kapok. Mungkin karena ambisi jadi RI 1 yang menggebu-gebu," komentar warganet.

"Setuju, semua ketum-ketum parpol jangan pada nyapres. Ketum partai nyalon gubernur sama bupati atau wali kota aja," saran warganet.

"Pertama gagal kedua gagal ketiga? Gak yakin gue," sindir warganet.

"Jleb banget bang," dukung warganet.

"Btw pak Prabowo sudah lah, sampeyan lebih amat sangat cocok jadi King-Maker dan pasti lebih less-confusing, leadership sampeyan masih amat sangat diperlukan untuk hal tersebut," saran lainnya.

"Tepatnya Prabowo nyalon jadi walkot dulu. Terus nyagub biar bisa ngerasakan aura kekuasaan saat nyapres. Kalau gak mah kalah mulu," tambah lainnya.

Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo Bersaing Ketat di Pilpres 2024

Nama Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo bersaing ketat sebagai figur calon presiden (capres) yang berpeluang bertarung dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Catatan tersebut disampaikan berdasar hasil rilis Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) yang disampaikan pada Selasa (28/12/2021).

Dalam simulasi survei semi terbuka dari 43 figur sebagai calon presiden, nama Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo masih bersaing di atas dengan perolehan suara imbang.

"Pak Prabowo dengan Pak Ganjar itu berimbang Pak Prabowo memperoleh 19,7 persen pak Ganjar 19,2 persen," kata Direktur Eksekutif SMRC Sirojuddin Abbas dalam paparannya secara daring, Selasa (28/12/2021).

Sementara di urutan selanjutnya, ada nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan perolehan elektablitas 13,4 persen.

"Anies jauh di bawahnya kurang lebih lima persen di bawah Pak Ganjar yaitu 13,5 persen," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Optimis Cakupan Layanan Air Minum Perpipaan Capai 100 persen Sebelum 2030

Anies Optimis Cakupan Layanan Air Minum Perpipaan Capai 100 persen Sebelum 2030

Jakarta | Senin, 03 Januari 2022 | 23:02 WIB

Cegah Jakarta Tenggelam, Pemerintah DKI Jakarta Targetkan 2030 Akses Air Minum Perpipaan

Cegah Jakarta Tenggelam, Pemerintah DKI Jakarta Targetkan 2030 Akses Air Minum Perpipaan

Jakarta | Senin, 03 Januari 2022 | 19:00 WIB

Gerindra Minta Anies Baswedan Tak Maju Pilpres 2024, Ini Alasannya

Gerindra Minta Anies Baswedan Tak Maju Pilpres 2024, Ini Alasannya

Riau | Senin, 03 Januari 2022 | 14:57 WIB

Minta Anies Baswedan Tak Nyapres, Politisi Gerindra Sarankan Maju Lagi di Pilkada

Minta Anies Baswedan Tak Nyapres, Politisi Gerindra Sarankan Maju Lagi di Pilkada

News | Senin, 03 Januari 2022 | 11:09 WIB

Disebut Rekan Separtai Caper ke Prabowo, Sandiaga Uno Buka Suara

Disebut Rekan Separtai Caper ke Prabowo, Sandiaga Uno Buka Suara

Banten | Senin, 03 Januari 2022 | 10:15 WIB

Sirkuit Formula E Ancol Dibuat di Bekas Buangan Lumpur, PSI: Mending Lomba Tangkap Belut

Sirkuit Formula E Ancol Dibuat di Bekas Buangan Lumpur, PSI: Mending Lomba Tangkap Belut

News | Minggu, 02 Januari 2022 | 20:50 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB