Suara.com - Hari gerakan satu juta pohon disebut juga dengan hari Arbour dalam bahasa latin. Sudahkah Anda mengenal apa itu hari gerakan satu juta pohon yang diperingati setiap tanggal 10 Januari?
Kalau belum, silahkan simak penjelasan tentang apa itu hari gerakan satu juta pohon dalam artikel ini.
Apa itu Hari Gerakan Satu Juta Pohon?
Dikutip dari arborday.com, apa itu hari gerakan satu juta pohon dapat kita bahas dari sejarahnya yang dimulai dari Nebraska. Nebraska adalah sebuah kota yang kekurangan pohon di masa lalu.
Penduduk harus hidup tanpa pohon yang mereka butuhkan sebagai pemecah angin dan untuk menjaga tanah tetap kuat di tempatnya, untuk bahan bakar dan bahan bangunan, dan untuk naungan dari terik matahari. Masyarakat Nebraskan sangat membutuhkan pohon.
Suatu ketika editor surat kabar Nebraska - dan penduduk Nebraska City, NE - J. Sterling Morton memiliki antusiasme untuk menanam pohon dan menganjurkan pada setiap individu dan kelompok sipil untuk menanamnya. Begitu sang editor itu terpilih sebagai sekretaris untuk wilayah Nebraska, secara masif ia terus menyebarkan pesannya tentang nilai pohon dan mengajak orang-orang untuk menanam pohon.
Lalu pada tanggal 4 Januari 1872, Morton pertama kali mengusulkan hari khusus untuk menanam pohon yang di kemudian hari kita kenal dengan sebutan Hari Arbor. Sebutan itu disahkan pada pertemuan Dewan Pertanian Negara.
Pada hari Arbor pertama, yang ditetapkan pada 10 April 1872, sejumlah 1 juta pohon dihadiahkan oleh pemerintah kepada setiap kabupaten di wilayah Nebraska. Pohon-pohon itu kemudian dibagikan kepada setiap individu untuk ditanam bersama-sama dengan setiap orang yang tinggal di satu lingkungan yang sama.
Lebih lanjut, Arbor Day secara resmi diproklamasikan pada tahun 1874 oleh Gubernur Nebraska, Robert W. Furnas, dan hari itu terjadi pada tanggal 10 April tahun 1872.
Pada tahun 1885, Arbor Day dinobatkan sebagai hari libur negara secara legal di Nebraska, dan 22 April dipilih sebagai tanggal untuk perayaan dan menjadi hari untuk menanam bersama.
Banyak negara bagian lain juga mengeluarkan undang-undang mengikuti dan merayakan Hari Arbor setiap tahun. Pada tahun 1920, lebih dari 45 negara bagian dan wilayah merayakan Hari Arbor. Dan tradisi penanaman pohon menjadi menonjol di sekolah-sekolah di seluruh negeri pada tahun 1882. Bersamaan dengan itu, anak-anak sekolah juga belajar tentang pentingnya pohon serta menerima pohon untuk ditanam di halaman mereka sendiri.
Hari Arbor dirayakan di seluruh 50 negara bagian. Tanggal yang paling umum untuk peringatan negara adalah Jumat terakhir di bulan April - Hari Arbor Nasional.
Tetapi sejumlah Hari Arbor negara bagian pada waktu lain bertepatan dengan cuaca penanaman pohon terbaik, dari Januari dan Februari di selatan hingga Mei negara bagian lain.
Oleh karena itu Nebraska City, dinobatkan sebagai kota kelahiran hari Arbor. Perayaan yang baik ini diikuti masyarakat di seluruh dunia. Orang-orang yang peduli pada lingkungan berkumpul setiap tahun untuk merayakan apa itu hari gerakan satu juta pohon dan menanam pohon dengan harapan untuk hari esok yang lebih hijau.
![Sejumlah relawan menanam bibit pohon di bantaran kali Cikarang, Kabupaten Bekasi, Minggu (6/6/2021). [Suara.com/Dian Latifah]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/06/06/23256-menanam-pohon-dibantaran-kali-cikarang.jpg)
Kenapa 10 Januari Jadi Hari Gerakan Satu Juta Pohon?
Kumpulan Kuis Menarik
Komentar
Terkait
Bagaimana Sejarah Hari Tritura yang Diperingati Setiap 10 Januari?
News | Minggu, 02 Januari 2022 | 19:53 WIB
Serempak dengan Riau, DPP LDII DIY Tanam 600 Pohon Kepel
Jogja | Selasa, 30 November 2021 | 13:05 WIB
Peringati Hari Menanam Pohon, Pupuk Indonesia Tanam 12.300 Bibit di Jatim
Bisnis | Selasa, 30 November 2021 | 09:11 WIB
Musim Hujan, Ganjar Pranowo Ajak Masyarakat Jawa Tengah Tanam Pohon
Jawa Tengah | Kamis, 18 November 2021 | 12:55 WIB
Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Buantan Besar Siak Tanam Pohon Pisang
Riau | Selasa, 02 November 2021 | 12:28 WIB
Terkini
5 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 7 Agustus 2026: Sikap Tenang Buka Banyak Peluang
Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 06:40 WIB
Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara
Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 06:00 WIB
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB