Apa Itu Hari Gerakan Satu Juta Pohon, Ketahui Sejarah Arbour Day

Rifan Aditya

Minggu, 09 Januari 2022 | 20:37 WIB
Apa Itu Hari Gerakan Satu Juta Pohon, Ketahui Sejarah Arbour Day
Apa Itu Hari Gerakan Satu Juta Pohon, Ketahui Sejarahnya  - Hari satu juta pohon diperingati di Nebraska.

Suara.com - Hari gerakan satu juta pohon disebut juga dengan hari Arbour dalam bahasa latin. Sudahkah Anda mengenal apa itu hari gerakan satu juta pohon yang diperingati setiap tanggal 10 Januari?

Kalau belum, silahkan simak penjelasan tentang apa itu hari gerakan satu juta pohon dalam artikel ini. 

Apa itu Hari Gerakan Satu Juta Pohon?

Dikutip dari arborday.com, apa itu hari gerakan satu juta pohon dapat kita bahas dari sejarahnya yang dimulai dari Nebraska. Nebraska adalah sebuah kota yang kekurangan pohon di masa lalu.

Penduduk harus hidup tanpa pohon yang mereka butuhkan sebagai pemecah angin dan untuk menjaga tanah tetap kuat di tempatnya, untuk bahan bakar dan bahan bangunan, dan untuk naungan dari terik matahari. Masyarakat Nebraskan sangat membutuhkan pohon.

Suatu ketika editor surat kabar Nebraska - dan penduduk Nebraska City, NE - J. Sterling Morton memiliki antusiasme untuk menanam pohon dan menganjurkan pada setiap individu dan kelompok sipil untuk menanamnya. Begitu sang editor itu terpilih sebagai sekretaris untuk wilayah Nebraska, secara masif ia terus menyebarkan pesannya tentang nilai pohon dan mengajak orang-orang untuk menanam pohon.

Lalu pada tanggal 4 Januari 1872, Morton pertama kali mengusulkan hari khusus untuk menanam pohon yang di kemudian hari kita kenal dengan sebutan Hari Arbor. Sebutan itu disahkan pada pertemuan Dewan Pertanian Negara.

Pada hari Arbor pertama, yang ditetapkan pada 10 April 1872, sejumlah 1 juta pohon dihadiahkan oleh pemerintah kepada setiap kabupaten di wilayah Nebraska. Pohon-pohon itu kemudian dibagikan kepada setiap individu untuk ditanam bersama-sama dengan setiap orang yang tinggal di satu lingkungan yang sama. 

Lebih lanjut, Arbor Day secara resmi diproklamasikan pada tahun 1874 oleh Gubernur Nebraska, Robert W. Furnas, dan hari itu terjadi pada tanggal 10 April tahun 1872. 

baca juga

Pada tahun 1885, Arbor Day dinobatkan sebagai hari libur negara secara legal di Nebraska, dan 22 April dipilih sebagai tanggal untuk perayaan dan menjadi hari untuk menanam bersama. 

Banyak negara bagian lain juga mengeluarkan undang-undang mengikuti dan merayakan Hari Arbor setiap tahun. Pada tahun 1920, lebih dari 45 negara bagian dan wilayah merayakan Hari Arbor. Dan tradisi penanaman pohon menjadi menonjol di sekolah-sekolah di seluruh negeri pada tahun 1882. Bersamaan dengan itu, anak-anak sekolah juga belajar tentang pentingnya pohon serta menerima pohon untuk ditanam di halaman mereka sendiri.

Hari Arbor dirayakan di seluruh 50 negara bagian. Tanggal yang paling umum untuk peringatan negara adalah Jumat terakhir di bulan April - Hari Arbor Nasional.

Tetapi sejumlah Hari Arbor negara bagian pada waktu lain bertepatan dengan cuaca penanaman pohon terbaik, dari Januari dan Februari di selatan hingga Mei negara bagian lain.

Oleh karena itu Nebraska City, dinobatkan sebagai kota kelahiran hari Arbor. Perayaan yang baik ini diikuti masyarakat di seluruh dunia. Orang-orang yang peduli pada lingkungan berkumpul setiap tahun untuk merayakan apa itu hari gerakan satu juta pohon dan menanam pohon dengan harapan untuk hari esok yang lebih hijau.

Sejumlah relawan menanam bibit pohon di bantaran kali Cikarang, Kabupaten Bekasi, Minggu (6/6/2021).  [Suara.com/Dian Latifah]
Sejumlah relawan menanam bibit pohon di bantaran kali Cikarang, Kabupaten Bekasi, Minggu (6/6/2021). [Suara.com/Dian Latifah]

Kenapa 10 Januari Jadi Hari Gerakan Satu Juta Pohon?

Lalu kenapa setiap tanggal 10 Januari akhirnya jatuh menjadi perayaan hari gerakan satu juta pohon di dunia? Jawabnya karena seperti yang disebutkan di atas, ada negara-negara yang memiliki cuaca terbaik untuk menanam pohon.

Rata-rata, itu terjadi pada bukan Januari dan Februari, ada juga yang bulan Mei. Di Indonesia sendiri secara khusus, hari gerakan satu juta pohon ditetapkan pada 10 Januari 1993 pertama kali oleh Presiden Soeharto.

Hal itu berhubungan dengan cuaca terbaik untuk menanam pohon di Indonesia pada bulan Januari. Sejak itu, Indonesia meramaikan gerakan satu juta pohon setiap tanggal 10 Januari setiap tahunnya. 

Gerakan Sederhana Yang Sangat Berharga

Gerakan sederhana menanam pohon setiap tanggal 10 Januari mungkin terdengar sepele, tidak seperti perayaan hari-hari lainnya. Namun, gerakan sederhana ini dapat menyelamatkan kita dari bencana. Pohon memiliki banyak fungsi bagi kehidupan manusia.

Kita membutuhkan pohon untuk memecah angin, untuk mempertahankan kontur tanah agar kita terhindar dari bencana tanah longsor, untuk mengikat nutrisi dalam tanah yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh dan berbuah, dan masih banyak fungsi lainnya. Intinya, pohon sangat penting untuk kehidupan umat manusia. 

Demikian itu, informasi singkat terkait dengan apa itu hari gerakan satu juta pohon yang diperingati setiap pada tanggal 10 Januari.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bagaimana Sejarah Hari Tritura yang Diperingati Setiap 10 Januari?

Bagaimana Sejarah Hari Tritura yang Diperingati Setiap 10 Januari?

News | Minggu, 02 Januari 2022 | 19:53 WIB

Serempak dengan Riau, DPP LDII DIY Tanam 600 Pohon Kepel

Serempak dengan Riau, DPP LDII DIY Tanam 600 Pohon Kepel

Jogja | Selasa, 30 November 2021 | 13:05 WIB

Peringati Hari Menanam Pohon, Pupuk Indonesia Tanam 12.300 Bibit di Jatim

Peringati Hari Menanam Pohon, Pupuk Indonesia Tanam 12.300 Bibit di Jatim

Bisnis | Selasa, 30 November 2021 | 09:11 WIB

Musim Hujan, Ganjar Pranowo Ajak Masyarakat Jawa Tengah Tanam Pohon

Musim Hujan, Ganjar Pranowo Ajak Masyarakat Jawa Tengah Tanam Pohon

Jawa Tengah | Kamis, 18 November 2021 | 12:55 WIB

Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Buantan Besar Siak Tanam Pohon Pisang

Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Buantan Besar Siak Tanam Pohon Pisang

Riau | Selasa, 02 November 2021 | 12:28 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×