facebook

Arti Hasbunallah Wanikmal Wakil dan Kisah Dibaliknya

Rifan Aditya
Arti Hasbunallah Wanikmal Wakil dan Kisah Dibaliknya
Arti Hasbunallah Wanikmal Wakil dan Kisah Dibaliknya - Ilustrasi Dzikir (pixabay)

Ulasan tentang arti kalimat hasbunallah wanikmal wakil dan kisah tentang surat Al-Imran 173

Suara.com - Apakah kalian tahu arti Hasbunallah Wanikmal Wakil dan kisah dibaliknya? Salah satu bacaan dzikir yang dianjurkan untuk dibaca karena memiliki banyak manfaat adalah Hasbunallah Wanikmal Wakil.

Pada kesempatan ini kami akan mengulas arti Hasbunallah Wanikmal Wakil dan kisah dibaliknya, mari simak! Berdzikir adalah sebuah aktifitas umumnya dilakukan setelah sholat dengan tujuan untuk bersyukut dan mengingat kebesaran Allah SWT, Allah pun menekankan bagi hambanya untuk senantiasa berdzikir dalam surat Al-Baqarah ayat 152 yang artinya: (Berdzikirlah) Ingatlah kamu kepada-ku, niscaya Aku ingat (pula) kepadamu,”

Arti Hasbunallah Wanikmal Wakil

Perlu anda ketahui bahwa senantiasa mengingat Allah memiliki banyak sekali manfaat bagi kehidupan kita, pasalnya sudah seharusnya sebagai seorang hamba yang taat sudah seharusnya kita untuk selalu mengingat Allah dalam setiap aktifitas kita.

Baca Juga: Bacaan Dzikir dan Doa Bangun Tidur

Hasbunallah Wanikmal Wakil Nikmal Maula Wanikman Nasir yang artinya “cukuplah Allah sebagai tempat diri bagi kami, sebaik-baiknya pelindung dan sebaik-baiknya penolong kami”. Kalimat ini juga dapat dimaknai sebagi bentuk serah diri dan pengakuan bahwa Allah menjadi satu-satunya dzat bagi kita untuk meminta pertolongan dari hal-hal buruk.

Menyadur dalam berbagi sumber, dengan membaca kalimat Hasbunallah Wanikmal Wakil Nikmal Maula Wanikman Nasir artinya kita mengharapkan pertolongan Allah untuk mendapatkan jalan keluar dari masalah yang sedang kita hadapi.

Perlu anda ketahui bahwa bacaan dzikir ini diambil dari surat Al-Imran ayat 173:

Allaziina qoola lahumun naasu innan naasa qad jama'uu lakum fakhshawhuin fazaadahum iimaannanwa wa qooluu hasbunal laahu wa ni'malwakiil.

Artinya: “(Yaitu) orang-orang (yang menaati Allah dan Rasul) yang ketika ada orang-orang mengatakan kepadanya, 'Orang-orang (Quraisy) telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka,' ternyata (ucapan) itu menambah (kuat) iman mereka dan mereka menjawab, 'Cukuplah Allah (menjadi penolong) bagi kami dan Dia sebaik-baik pelindung."

Baca Juga: Urutan Dzikir Setelah Sholat Tahajud

Kisah Dibalik Kalimat Hasbunallah Wanikmal Wakil

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar