Perdagangan Narkoba di Internet: Kami seperti Agen Rahasia di Wilayah Musuh

Siswanto | BBC | Suara.com

Senin, 17 Januari 2022 | 15:43 WIB
Perdagangan Narkoba di Internet: Kami seperti Agen Rahasia di Wilayah Musuh
BBC

Suara.com - Demi mendapat pemahaman yang lebih baik tentang perdagangan narkotika dan obat-obatan terlarang di internet, wartawan BBC Joe Tidy dan Alison Benjamin melakukan dua pembelian - ekstasi dan kokain.

Mereka juga menemukan betapa mudahnya para pedagang narkoba tetap berjalan, bahkan saat polisi menutup pasar online tempat mereka beroperasi.

Sepintas, Torrez seperti situs belanja biasa - ribuan produk terdaftar, ulasan pelanggan dengan peringkat bintang untuk setiap penjual, informasi tentang perkiraan pengiriman dan metode pembayaran.

Satu-satunya perbedaan adalah produk itu sendiri: kokain Peruvian fishscale, Champagne MDMA, pil ekstasi Blue Punisher. Ini bukan jenis barang yang akan Anda temukan di Amazon atau eBay.

Sampai beberapa pekan lalu, Torrez adalah pasar web gelap tempat pembeli dapat bertemu vendor yang menjual segala sesuatu, mulai dari obat-obatan, alat peretasan hingga uang tunai dan senjata kejut listrik.

Baca juga:

Itu adalah salah satu pasar web gelap paling populer di dunia, dan BBC menjadi salah satu pelanggan terakhirnya.

Sebagai bagian dari penyelidikan untuk program File on Four di Radio 4 tentang perdagangan narkoba web gelap, kami menggunakan Torrez untuk membeli beberapa tablet ekstasi dari dealer Inggris.

Ini adalah pengalaman yang membuka mata.

Ada mitos bahwa membeli obat di situs gelap semudah memesan pizza, tetapi membeli obat dengan cryptocurrency dan berkomunikasi dalam obrolan terenkripsi dengan penjual membutuhkan waktu berjam-jam.

Tablet-tablet "super kuat" itu tiba seperti yang dijanjikan, dalam beberapa hari melalui pos.

Tiga tablet ekstasi kecil datang dalam kotak besar - contoh "kemasan siluman" yang digunakan untuk menyamarkan isinya.

Sebungkus kokain dari pengedar di situs lain datang dengan faktur palsu dari perusahaan kesehatan herbal.

BBC menguji obat-obatan itu (yang ternyata kurang kuat dari yang dikira sebelumnya) sebelum dihancurkan di laboratorium.

PBB memperkirakan bahwa pasar darknet mewakili sebagian kecil dari total perdagangan narkoba secara global - mungkin kurang dari 1% - meskipun porsi itu terus bertambah.

Namun survei tahun lalu terhadap puluhan ribu pengguna narkoba di seluruh dunia, Global Drug Survey, memberikan gambaran yang berbeda.

Pada tahun 2021 hampir satu dari empat responden di Amerika Utara mengaku membeli obat dari web gelap, dan lebih dari satu dari enam responden di Eropa dan Oseania.

Di Rusia angkanya 86%, di Finlandia dan Swedia lebih dari 40%, dan lebih dari 30% di Inggris, Skotlandia dan Polandia.

Jumlah pasar obat darknet berbahasa Inggris menurun pada tahun lalu, tetapi Badan Kejahatan Nasional Inggris (NCA) mengatakan pendapatannya tumbuh sebesar 14%.

Dunia narkoba darkweb berlangsung acak dan terus berubah.

Kadang-kadang lamannya ditutup, operator menghilang dengan uang pelanggan atau vendor - ini dikenal sebagai penipuan keluar. Mereka juga dapat diretas, atau ditangkap oleh polisi dan diambil secara luring.

Tapi ada tren baru bagi pelaku pasar untuk mundur secara teratur, yang dikenal sebagai "terbenamnya matahari" atau "pensiun sukarela".

Seorang pemain besar, White House Market, melakukan ini di musim gugur yang lalu. Yang lain, Cannazon, mengikutinya.

Dan kemudian Torrez, yang memposting surat di berandanya bulan lalu saat mengumumkan penutupannya dan mengatakan bahwa "sangat senang bekerja dengan sebagian besar vendor dan pengguna".

Administrator situs Mrblonde berterima kasih kepada pelanggan dan berjanji bahwa pasar akan tetap dibiarkan online (daring) "setidaknya selama dua hingga tiga minggu sampai semua pesanan diselesaikan".

"Terima kasih atas jalan keluar yang anggun - sangat dihargai," seorang pelanggan memposting. Yang lain menambahkan: "Terima kasih telah menangani ini secara profesional dan jujur."

"Saat ini tampaknya akan lebih banyak terjadi. Pengelola pasar dengan anggun keluar dan berkata, 'Kami telah menghasilkan cukup uang, dan sebelum kami tertangkap, kami hanya akan pensiun dan pergi ke matahari terbenam,' kata Prof David Dcary-Htu, seorang kriminolog di Universitas Montreal.

Dia mengatakan bahwa pengelola web yang menjalankan pasar besar seperti Torrez dapat menghasilkan lebih dari US$100.000 sehari dalam biaya komisi.

Bagi polisi, yang lebih memilih penjahat untuk diadili, jalan keluar semacam itu menimbulkan perasaan campur aduk.

"Saya senang kepada siapa pun yang mungkin menyadari bahwa mereka berada dalam pekerjaan yang dinyatakan kriminal dan memutuskan untuk tidak bergerak lebih jauh," kata Alex Hudson, kepala intelijen darknet NCA.

"Jika ada penyesalan, itu karena kami perlu meminta pertanggungjawaban mereka dan mereka perlu memahami bahwa mereka masih akan dimintai pertanggungjawaban."

Tapi sementara jalan keluar itu saat ini sedang tren, analisis data BBC menunjukkan bahwa pasar-pasar itu kemungkinan besar masih akan ditutup dengan metode exit scam.

Penutupan oleh polisi bahkan lebih jarang terjadi, meskipun ada sejumlah keberhasilan penting.

Pria asal AS, Ross Ulbricht, menjalani dua hukuman penjara seumur hidup dengan 40 tahun tanpa pembebasan bersyarat karena menjalankan pasar darkweb besar pertama, the Silk Road, yang berlangsung dari 2011 hingga 2013.

Pada bulan Oktober 2021, 150 tersangka ditangkap dalam apa yang disebut NCA sebagai operasi terbesar di sektor itu, yang berasal dari penggerebekan bulan Januari atas sebuah situs bernama Dark Market.

Polisi dari sejumlah negara terlibat, dan penangkapan dilakukan di AS, Jerman, Inggris, dan di tempat-tempat lain.

Tetapi bahkan ketika pasar-pasar ilegal ditutup, ini mungkin hanya berdampak kecil pada para vendor, yang dapat pindah ke yang baru.

Data yang dianalisis oleh BBC menunjukkan setidaknya 450 dealer yang beroperasi hari ini - berdasarkan perkiraan konservatif - selamat dari operasi polisi sebelumnya.

Mereka termasuk dealer bernama Next Generation, yang telah muncul di 21 pasar berbeda selama enam tahun.

Diperkirakan penjahat atau tim kriminal ini telah melakukan setidaknya 140.000 penjualan selama periode itu, menjual produk-produk seperti ganja, kokain, dan ketamin.

Melalui email terenkripsi, Next Generation mengatakan polisi dihadapkan pada "tugas yang mustahil".

Baca juga:

"Umumnya tertangkap karena kesalahan dari si pengguna. Penegakan hukum tidak serta merta muncul pada suatu hari, 'pecahkan kode' dan 'tangkap orang-orangnya,'"

Pygmalion Syndicate, para pengedar yang menyebut diri "sekumpulan hippy" dari Inggris dan Jerman juga mengatakan kepada BBC bahwa mereka tidak terlalu khawatir akan ditangkap karena mereka sangat berhati-hati - seperti "agen rahasia di wilayah musuh".

"Operasi dari penegak hukum belum terlalu menyentuh bisnis kami dan saya yakin sebagian besar vendor lain juga tidak terlalu peduli dengan mereka," kata mereka.

"Benar-benar tidak ada alasan mengapa kehidupan seseorang harus terganggu oleh peristiwa-peristiwa itu."

Alex Hudson dari NCA mengakui bahwa polisi sering selangkah di belakang para penjahat, tetapi dia mengatakan teknologi baru akan membuat perbedaan.

"Bahkan dibandingkan dengan situasi beberapa tahun lalu, kami kini dapat mengambil informasi dari data yang tersedia dan kemudian mengidentifikasi para penjahat dengan jauh lebih cepat," katanya kepada BBC.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Ciduk Pengedar Obat Tramadol Berkedok Jualan Ikan Cupang di Jakarta Pusat

Polisi Ciduk Pengedar Obat Tramadol Berkedok Jualan Ikan Cupang di Jakarta Pusat

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:47 WIB

Tekan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Polres Jakarta Pusat Lakukan Razia di Titik Rawan

Tekan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Polres Jakarta Pusat Lakukan Razia di Titik Rawan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:56 WIB

Waduh! Nekat Edarkan Obat-obatan Terlarang karena Alasan Hidup Susah, Eks Pemain Timnas U-23 Ditangkap Polisi

Waduh! Nekat Edarkan Obat-obatan Terlarang karena Alasan Hidup Susah, Eks Pemain Timnas U-23 Ditangkap Polisi

News | Selasa, 05 November 2024 | 20:34 WIB

Ngaku Kiriman Ortu di Jakarta, Gadis Cantik di Sukabumi jadi Bandar Obat Dextro, Tramadol hingga Hexymer

Ngaku Kiriman Ortu di Jakarta, Gadis Cantik di Sukabumi jadi Bandar Obat Dextro, Tramadol hingga Hexymer

News | Minggu, 30 Juli 2023 | 07:27 WIB

Polres Jakbar Musnahkan 23 Kilogram Sabu Hasil Sitaan Kasus Empat Bulan Terakhir

Polres Jakbar Musnahkan 23 Kilogram Sabu Hasil Sitaan Kasus Empat Bulan Terakhir

News | Kamis, 23 Februari 2023 | 00:05 WIB

Terkini

Diselipkan Dalam Gulungan Karpet, Polisi Bongkar Penyelundupan 760 Botol Merkuri ke Filipina

Diselipkan Dalam Gulungan Karpet, Polisi Bongkar Penyelundupan 760 Botol Merkuri ke Filipina

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:08 WIB

Netizen Tagih Maaf Personal Juri LCC Kalbar, Pimpinan MPR: Institusi Sudah Mewakili

Netizen Tagih Maaf Personal Juri LCC Kalbar, Pimpinan MPR: Institusi Sudah Mewakili

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:05 WIB

Polisi Menduga Merkuri yang Diselundupkan ke Filipina Berasal dari Tambang Gunung Botak

Polisi Menduga Merkuri yang Diselundupkan ke Filipina Berasal dari Tambang Gunung Botak

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:05 WIB

Jejak Panjang Rumah Pahlawan Nasional Sardjito yang Kini Bakal Dijual

Jejak Panjang Rumah Pahlawan Nasional Sardjito yang Kini Bakal Dijual

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:02 WIB

MPR Pastikan Lomba Ulang LCC Kalbar Gunakan Juri Independen dari Akademisi

MPR Pastikan Lomba Ulang LCC Kalbar Gunakan Juri Independen dari Akademisi

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Singgung Kasus Tom Lembong hingga Nadiem, Mahfud Ungkap Bahaya Intervensi Politik di Hukum RI

Singgung Kasus Tom Lembong hingga Nadiem, Mahfud Ungkap Bahaya Intervensi Politik di Hukum RI

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:57 WIB

Bantah Ada Keberpihakan, Sekjen MPR Sebut Kisruh LCC Kalbar Murni Kendala Sound

Bantah Ada Keberpihakan, Sekjen MPR Sebut Kisruh LCC Kalbar Murni Kendala Sound

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:51 WIB

Ungkap Kejanggalan di Kasus Chromebook Nadiem, Mahfud: Nampak Dipaksakan dan Ada yang Ditarget

Ungkap Kejanggalan di Kasus Chromebook Nadiem, Mahfud: Nampak Dipaksakan dan Ada yang Ditarget

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:45 WIB

Sita Rp39 Triliun Uang Koruptor di Rekening Tak Jelas, Prabowo: Mungkin Istri Muda Tidak Tahu

Sita Rp39 Triliun Uang Koruptor di Rekening Tak Jelas, Prabowo: Mungkin Istri Muda Tidak Tahu

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:43 WIB

Pimpinan MPR Panggil-Tegur Juri LCC Kalbar, Sanksi Sesuai Aturan BKN Menanti?

Pimpinan MPR Panggil-Tegur Juri LCC Kalbar, Sanksi Sesuai Aturan BKN Menanti?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:35 WIB