Vaksin Booster untuk Penerima Sinovac, Cek Infonya di Sini!

Rifan Aditya

Selasa, 18 Januari 2022 | 12:53 WIB
Vaksin Booster untuk Penerima Sinovac, Cek Infonya di Sini!
Vaksin Booster untuk Penerima Sinovac, Cek Infonya di Sini! - Vaksin Sinovac yang bernama CoronaVac digunakan di Kuala Lumpur, Malaysia pada 21 Juni 2021. [AFP/Mohd Rasfan]

Suara.com - Apakah sebelumnya Anda sudah mendapatkan vaksin Sinovac sebagai vaksin primer 1 dan 2? Mungkin saat ini Anda bertanya-tanya, apakah jenis vaksin booster untuk penerima Sinovac?

Tenang, Anda bisa mencari tahu jawabannya pada ulasan lengkap di bawah ini. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin telah menjelaskan apa jenis vaksin booster untuk penerima Sinovac dalam keterangannya.

Ia menyatakan bahwa bagi mereka yang menerima vaksin primer Sinovac atau vaksin dosis pertama dan kedua Sinovac, maka mereka akan diberikan vaksin booster Pfizer atau AstraZeneca. Adapun dosis vaksin booster yang akan diberikan adalah setengah dosis di antara kedua vaksin tersebut.

Lalu kenapa bukan dapat vaksin booster Sinovac lagi? Tak perlu panik! Simak penjelasan di bawah ini.

Menkes mengatakan bahwa ini adalah kombinasi awal vaksin booster yang akan diberikan berdasarkan ketersediaan vaksin yang ada, dan juga hasil riset yang sudah disetujui oleh Badan POM dan ITAGI. Masyarakat tidak perlu khawatir, karena hal ini sudah dipastikan aman.

Beberapa penelitian dalam dan luar negeri telah menunjukkan bahwa vaksin booster heterolog atau vaksin booster dengan jenis vaksin kombinasi yang berbeda menunjukkan peningkatan antibodi yang relatif sama dengan vaksin booster homolog atau vaksin booster dengan jenis yang sama.

Tidak hanya itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa vaksin booster setengah dosis menunjukkan peningkatan level antibodi yang relatif sama dengan vaksin booster dosis penuh, dan memberikan dampak KIPI yang lebih ringan.

Syarat Vaksin Booster Covid-19

Lantas, apa syarat mendapatkan vaksin booster? Syarat utamanya adalah sudah 6 bulan setelah vaksinasi kedua. Sasaran vaksinasi booster ini akan ditujukan bagi masyarakat berusia 18 tahun ke atas dengan prioritas Lansia dan penderita imunokompromais.

baca juga

Tiket dan Jadwal Vaksinasi

Masyarakat yang masuk dalam kategori prioritas penerima vaksin booster bisa mengecek tiket dan jadwal vaksinasi di website dan aplikasi PeduliLindungi. Tiket tersebut nantinya dapat digunakan di fasilitas kesehatan atau tempat vaksinasi terdekat pada waktu yang sudah ditentukan.

Melalui website, masyarakat bisa mengunjungi pedulilindungi.id dan mengecek status dan tiket vaksinasi dengan memasukkan “Nama Lengkap” dan juga “NIK”, lalu klik periksa.

Jadi, sudah cukup jelas bahwa vaksin booster untuk penerima Sinovac adalah mereka akan diberikan vaksin booster Pfizer atau AstraZeneca.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baru 1 Persen Warga Jepang Terima Vaksin Booster, PM Jepang Tekankan Pentingnya Vaksinasi

Baru 1 Persen Warga Jepang Terima Vaksin Booster, PM Jepang Tekankan Pentingnya Vaksinasi

Health | Selasa, 18 Januari 2022 | 12:05 WIB

Lagi! Pemerintah Beli 5 Juta Dosis Vaksin Sinovac Dari China

Lagi! Pemerintah Beli 5 Juta Dosis Vaksin Sinovac Dari China

News | Selasa, 18 Januari 2022 | 07:39 WIB

Tambah 2 Lagi, Ini 8 Kombinasi Merek Vaksin Covid-19 Booster yang Diizinkan BPOM

Tambah 2 Lagi, Ini 8 Kombinasi Merek Vaksin Covid-19 Booster yang Diizinkan BPOM

Health | Selasa, 18 Januari 2022 | 07:14 WIB

Kemenkes Tambah 1 Kombinasi Vaksin Booster Covid-19, Penerima Vaksin Primer AstraZeneca Bisa Dapat 1/2 Dosis Moderna

Kemenkes Tambah 1 Kombinasi Vaksin Booster Covid-19, Penerima Vaksin Primer AstraZeneca Bisa Dapat 1/2 Dosis Moderna

Kalbar | Selasa, 18 Januari 2022 | 08:10 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×