Lagi! Pemerintah Beli 5 Juta Dosis Vaksin Sinovac Dari China

Bangun Santoso | Stephanus Aranditio | Suara.com

Selasa, 18 Januari 2022 | 07:39 WIB
Lagi! Pemerintah Beli 5 Juta Dosis Vaksin Sinovac Dari China
Pemerintah beli 5 juta dosis vaksin Sinovac dari China. (Foto: Taofiq Rauf/InfoPublik/Kominfo Newsroom)

Suara.com - Indonesia kembali mendatangkan sebanyak lima juta dosis Vaksin Sinovac dari China yang mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten pada Senin (17/1/2022).

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong mengatakan kedatangan vaksin tahap ke-197 ini dilakukan dengan skema pembelian langsung oleh pemerintah.

"Vaksin yang datang kali ini adalah hasil pembelian langsung," kata Usman, Senin (17/1/2022).

Vaksin ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan vaksinasi Covid-19 nasional, terlebih pemerintah saat ini telah memulai vaksinasi booster.

"Karenanya, sejak awal, Pemerintah Indonesia melakukan upaya diplomasi untuk bisa secara cepat dan lancar mendapatkan akses vaksin," ucapnya.

Dia meminta masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan serta segera mendapatkan vaksinasi di tempat pelayanan kesehatan terdekat, karena vaksin terbukti mengurangi kesakitan jika terpapar Covid-19.

Pandemi Covid-19 telah menginfeksi 4.271.649 orang Indonesia, masih terdapat 8.605 kasus aktif, 4.118.874 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 144.170 jiwa meninggal dunia.

Pemerintah juga telah menyuntikkan 176,365,995 dosis (84.68 persen) vaksin pertama dan 119,774,308 dosis (57.51 persen) vaksin kedua kepada masyarakat yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Sementara total sasaran vaksin adalah 208.265.720 atau 70 persen warga Indonesia yang ditargetkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi harus selesai dalam waktu satu tahun untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yunani Berlakukan Denda pada Lansia yang Menolak Vaksin Covid-19

Yunani Berlakukan Denda pada Lansia yang Menolak Vaksin Covid-19

Health | Selasa, 18 Januari 2022 | 07:28 WIB

Tambah 2 Lagi, Ini 8 Kombinasi Merek Vaksin Covid-19 Booster yang Diizinkan BPOM

Tambah 2 Lagi, Ini 8 Kombinasi Merek Vaksin Covid-19 Booster yang Diizinkan BPOM

Health | Selasa, 18 Januari 2022 | 07:14 WIB

Polisi Bongkar Praktik Tes Covid-19 Palsu Klinik Kecantikan di Makassar

Polisi Bongkar Praktik Tes Covid-19 Palsu Klinik Kecantikan di Makassar

Jakarta | Selasa, 18 Januari 2022 | 02:05 WIB

Wagub DKI Sebut Sudah Ada 243 Kasus Omicron Transmisi Lokal di Jakarta

Wagub DKI Sebut Sudah Ada 243 Kasus Omicron Transmisi Lokal di Jakarta

Jakarta | Selasa, 18 Januari 2022 | 04:50 WIB

10 Anak Alami KIPI Berat Usai Divaksin, Dinkes Garut: Bisa Jadi Tak Berhubungan dengan Vaksin

10 Anak Alami KIPI Berat Usai Divaksin, Dinkes Garut: Bisa Jadi Tak Berhubungan dengan Vaksin

Jabar | Selasa, 18 Januari 2022 | 07:30 WIB

Sebulan Nihil, Kabupaten Cirebon Kembali Catatkan Kematian akibat COVID-19

Sebulan Nihil, Kabupaten Cirebon Kembali Catatkan Kematian akibat COVID-19

Jabar | Selasa, 18 Januari 2022 | 06:00 WIB

Thailand Mulai Mengembangkan Vaksin Covid-19 dari Tembakau, Uji Coba Pertama Sudah Dilakukan Desember Lalu

Thailand Mulai Mengembangkan Vaksin Covid-19 dari Tembakau, Uji Coba Pertama Sudah Dilakukan Desember Lalu

Health | Selasa, 18 Januari 2022 | 06:25 WIB

Terkini

DPR RI Terima Dubes Thailand, Bahas Dampak Perang hingga Nasib Myanmar yang Di-blacklist ASEAN

DPR RI Terima Dubes Thailand, Bahas Dampak Perang hingga Nasib Myanmar yang Di-blacklist ASEAN

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:14 WIB

WNA Jepang Diduga Eksploitasi Anak di Blok M, DPR: Seret Pelaku, Jangan Kasih Ampun

WNA Jepang Diduga Eksploitasi Anak di Blok M, DPR: Seret Pelaku, Jangan Kasih Ampun

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:06 WIB

Ketua DPRD Jember: Sekali Lagi Langgar Aturan, Achmad Syahri Otomatis Dipecat

Ketua DPRD Jember: Sekali Lagi Langgar Aturan, Achmad Syahri Otomatis Dipecat

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:31 WIB

Sobary Kritik Cara Prabowo Mengagumi Bung Karno: Kagum, tapi Tak Pahami Political Wisdom-nya

Sobary Kritik Cara Prabowo Mengagumi Bung Karno: Kagum, tapi Tak Pahami Political Wisdom-nya

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:21 WIB

KPK Bongkar 3 Perusahaan yang Setor Miliaran ke Oknum Kemnaker demi Urus K3

KPK Bongkar 3 Perusahaan yang Setor Miliaran ke Oknum Kemnaker demi Urus K3

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:15 WIB

Kapal Migran Indonesia Tenggelam di Malaysia: Korban Tewas Kini 11 Orang, 3 Masih Hilang

Kapal Migran Indonesia Tenggelam di Malaysia: Korban Tewas Kini 11 Orang, 3 Masih Hilang

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:11 WIB

Gerindra Jatuhkan 'Kartu Kuning' Terakhir ke Achmad Syahri: Saya Taat dan Menyesal

Gerindra Jatuhkan 'Kartu Kuning' Terakhir ke Achmad Syahri: Saya Taat dan Menyesal

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:59 WIB

Mata Berkaca-kaca, Legislator Gerindra Jember Akui Khilaf Main Game Sambil Merokok saat Rapat

Mata Berkaca-kaca, Legislator Gerindra Jember Akui Khilaf Main Game Sambil Merokok saat Rapat

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:50 WIB

Tindak Lanjut Usai Kirab Budaya, KDM Bakal Tata Fasilitas Seni dan Budaya di Jabar

Tindak Lanjut Usai Kirab Budaya, KDM Bakal Tata Fasilitas Seni dan Budaya di Jabar

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:48 WIB

Guru Besar UMY Warning Pemerintah: Jangan Nekat Pindah ke IKN Kalau Belum Siap!

Guru Besar UMY Warning Pemerintah: Jangan Nekat Pindah ke IKN Kalau Belum Siap!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:43 WIB