facebook

Soal Ibu Kota Negara Baru, Rocky Gerung Sebut Ada Menteri Jokowi yang Kurang Setuju

Nur Afitria Cika Handayani
Soal Ibu Kota Negara Baru, Rocky Gerung Sebut Ada Menteri Jokowi yang Kurang Setuju
Kabinet Indonesia Maju

"Jadi saya bisa baca bahwa enggak ada sebetulnya optimisme di kalangan kabinet tentang pemindahan ibu kota," kata Rocky.

Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung menanggapi soal pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) baru.

Rocky Gerung menilai rencana pemindahan ibu kota tersebut merupakan ambisi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com, Rocky menilai sebenarnya ambisi tersebut tidak didukung semangat dari para menteri di kabinet.

"Jadi saya bisa baca bahwa enggak ada sebetulnya optimisme di kalangan kabinet tentang pemindahan ibu kota," kata Rocky, dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com, Selasa (18/1/2022).

Baca Juga: Soal Status Jakarta Tak Lagi jadi Ibu Kota Negara, DPR Ingin Bentuk Undang-Undang Baru

Rocky menyebut dan memberikan contoh salah satu menteri Jokowi yang kurang berkenan soal pemindahan ibu kota baru.

Salah satu menteri tersebut ialah Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani.

Menurut Rocky, Sri Mulyani akan kesulitan mencari pemasukan negara.

Kemudian, ada pula menteri yang memiliki bisnis di Jakarta dan kesulitan lantaran harus berdinas di Kalimantan Timur.

Rocky Gerung Sindir Menohok Jokowi yang Tegur Polisi. (YouTube/Refly Harun)
Rocky Gerung Sindir Menohok Jokowi yang Tegur Polisi. (YouTube/Refly Harun)

"Pasti Sri Mulyani senyum-senyum mesem, 'aduh bagaimana gue cari duit nih'. Kemudian menteri kabinet yang punya bisnis di Jakarta juga mulai memikirkan 'aduh presiden gue nih, mestinya kita tolak saja nih'. Jadi saya boleh bikin kalkulasi cepat-cepat, di dalam semester ini tuh ibu kota akan jadi headline yang semua orang merasa itu tidak pantas," ungkap Rocky Gerung.

Baca Juga: Kasus Omicron Melonjak, Jokowi: Mereka yang Bisa Bekerja WFH, Lakukanlah dari Rumah

Menurutnya, akan dibutuhkan banyak anggaran dalam pemindahan ibu kota.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar