facebook

Terkait Imbauan Jangan ke Luar Negeri, Luhut: Kalau Nggak Mau Hidup ya Silahkan Langgar

Aprilo Ade Wismoyo
Terkait Imbauan Jangan ke Luar Negeri, Luhut: Kalau Nggak Mau Hidup ya Silahkan Langgar
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan [Foto: ANTARA]

"Mengenai omicron itu, saya kira kemarin angkanya udah lebih 1.000," ujar Luhut.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan minta warga untuk ikut aturan dalam pencegahan Covid 19 varian Omicron.

Melansir Terkini.id -- jaringan Suara.com,  salah satu aturan yang ditekankan ialah larangan pergi ke luar negeri dalam tiga pekan ke depan.

Tak hanya itu, Luhut menyampaikan bahwa Omicron adalah musuh bersama.  Sehingga ia ingin seluruh pihak kompak dalam mencegah lonjakan kasus covid 19 akibat varian baru tersebut.

"Kalau Anda masih pengen hidup, kalau mau masih hidup, (silakan ikuti). Kalau enggak mau hidup, ya silakan langgar," kata Luhut dalam keterangan tertulis, Rabu (19/1/2022).

Baca Juga: Indikator Ekonomi Terus Tunjukkan Perbaikan, Jokowi: Hati-hati, Masih Ada Varian Omicron

Selanjutnya, Luhut mengingatkan covid 19 varian Omicron telah memicu peningkatan jumlah kasus di Indonesia. Beberapa hari terakhir, kasus baru di Indonesia selalu lebih dari 1.000 kasus per hari.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers hasil rapat terbatas evaluasi PPKM secara daring di Jakarta, Senin (3/1/2022). [Dok.Antara]
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan[Dok.Antara]

Lebih lanjut Mantan Kepala Staf Presiden itu berharap masyarakat menunda perjalanan ke luar negeri untuk sementara. Pasalnya, banyak orang yang kembali dari luar negeri positif covid 19 varian Omicron.

"Mengenai omicron itu, saya kira kemarin angkanya udah lebih 1.000 dan tadi saya baru dapat laporan lagi bahwa banyak yang datang dari luar negeri. Ada tadi satu kelompok, satu kloter itu 44 persen itu kena Omicron atau Covid," ungkap Luhut, dikutip dari Terkini.id.

Seperti yang dikabarkan sebelumnya, Indonesia mengalami peningkatan kasus Covid-19 pascapenemuan varian Omicron. Pada Rabu 19 Januari 2022, Indonesia melaporkan 1.745 kasus baru. Kasus aktif pun mencapai 10.796 kasus saat ini.

Meski ada peningkatan kasus karena Omicron, pemerintah belum melakukan pembatasan besar-besaran. Presiden Joko Widodo hanya mengimbau warga untuk tidak mengunjungi tempat ramai dan pergi ke luar negeri.

Baca Juga: Minta Jokowi Sampaikan Kabar Gembira ke Masyarakat, Siti Fadilah: Biar Happy dan Optimis

"Bapak, Ibu, dan saudara sekalian yang tidak memiliki keperluan mendesak sebaiknya mengurangi kegiatan di pusat-pusat keramaian dan untuk mereka yang bisa bekerja dari rumah, work from home, lakukanlah kerja dari rumah," ucap Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (18/1/2022).

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar