facebook

Sentil PDIP soal Kader Songong, Sudjiwo Tedjo: Mending Pecat Saja daripada Bikin Riweh

Aprilo Ade Wismoyo
Sentil PDIP soal Kader Songong, Sudjiwo Tedjo: Mending Pecat Saja daripada Bikin Riweh
Ilustrasi kader kibarkan bendera PDI Perjuangan. (Beritajatim.com/Ist)

Meskipun tak menyebut nama kader secara terang-terangan, namun sentilan itu diduga terkait dengan polemik pernyataan Arteria Dahlan tentang kajati berbahasa Sunda.

Suara.com - Seniman dan Budayawan, Sujiwo Tejo memberikan pesan kepada Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan alias PDIP soal kader yang songong.

Melansir Terkini.id -- jaringan Suara.com, Ia menyarankan PDIP perlu memeriksa terlebih dahulu apakah sifat songong kader tersebut adalah watak yang sudah tak dapat diobati atau bukan.

Jika memang sifat kader tersebut memang sudah menjadi watak, makas sebaiknya dipecat saja agar tidak membuat keributan.

"Yth. PDIP, andai kadermu ada yang songong, periksa dulu apakah songongnya itu sudah watak atau baru taraf  watuk (seperti batuk)," kata Sudjiwo Tedjo melalui akun Twitter pribadinya pada Minggu, (23/1/2022).

Baca Juga: Mancing Mania Waduk Cirata Ogah Coblos PDIP jika Arteria Dahlan Tak Dipecat

"Kalau baru watuk bisa diobati. Kalau sudah watak, nggak ada obatnya. Mending pecat saja daripada bikin riweh," sambungnya.

Perlu dicatat, dalam cuitannya, Sujiwo Tejo tidak menyabutkan soal kasus atau kader PDIP spesifik yang ia komentari.

Sujiwo Tejo - (Instagram/@president_jancukers)
Sujiwo Tejo - (Instagram/@president_jancukers)

Namun, sebagaimana diketahui, salah satu kader PDIP bernama Arteria Dahlan sempat ramai dibicarakan karena dinilai menyinggung orang Sunda.

Hal ini berawal dai Arteria Dahlan yang mengkritik seorang Kajati yang memakai bahasa Sunda dalam rapat. Ia bahkan meminta Jaksa Agung, ST Burhanuddin untuk memecat kajati tersebut saat rapat kerja Komisi III DPR beberapa waktu lalu.

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP pun menjatuhi sanksi peringatan kepada Arteria Dahlan usai ucapannya soal Kajati berbahasa Sunda ramai dikritik.

Baca Juga: Anggota Komisi A DPRD Sumut Minta Pengumuman 7 Nama KPID Dibatalkan

Sanksi tersebut dijatuhkan usai Arteria Dahlan dimintai klarifikasi di kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis, 20 Januari 2022.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar