facebook

Munarman Berdebat Sengit dengan Saksi, Bantah Ada Simbol ISIS di Acara Baiat Makassar

Liberty Jemadu | Yosea Arga Pramudita
Munarman Berdebat Sengit dengan Saksi, Bantah Ada Simbol ISIS di Acara Baiat Makassar
Mantan petinggi FPI, Munarman terlibat dalam perdebatan sengit dengan saksi AM dalam sidang kasus terorisme di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (24/1/2022). Jakwa mendakwa Munarman terlibat dalalm kasus terorisme. [Suara.com/Welly Hidayat]

Saksi AM mengatakan Munarman tetap menghadiri acara baiat di Makassar pada 2015 lalu, meski di sana terpampang jelas simbol-simbol ISIS.

Suara.com - Terdakwa kasus dugaan tindak pidana terorisme, Munarman terlibat perdebatan sengit dengan AM, saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (24/1/2022).

Munarman, mantan petinggi Front Pembela Islam atau FPI yang sudah dilarang pemerintah itu, didakwa menggerakan orang lain untuk melakukan aksi teror. Ia juga disebut jaksa telah berbaiat kepada pemimpin ISIS, Abu Bakr al Baghdadi.

Perdebatan dalam persidangan itu berkutat seputar ketengaran AM, seorang mantan anggota FPI Makassar, yang mengatakan ada banyak simbol ISIS dalam acara pembaiatan di Makassar pada 2015, yang diikuti oleh Munarman.

Awalnya Munarman bertanya pada AM soal pernyataannya terkait khilafah Daulah Islamiyah. Menurut Munarman, AM telah menyimpulkan tanpa dasar keterangannya tentang konsep negara Islam tersebut.

Baca Juga: Saksi Sebut Kehadiran Munarman Saat Pembaitan di Makassar Bikin Para Peserta Semakin Melangkah Lebih Jauh

"Karena dia menyimpulkan di mana atas penyampaian atas Ustaz Munarman tersebut menambah keyakinan saya dan anggota FPI yang lainnya atas kebenaran adanya khilafah Daulah Islamiyah. Saya tidak tanya khilafah Daulah Islamiyah. Tiba-tiba dia menyimpulkan begitu, yang saya mau tanya ini pendapat dia, karena sudah mengaji terlebih dahulu atau karena saya?" cecar Munarman.

"Jadi ustaz sampaikan ya, perlu sampaikan begini. Saya yang bodoh, Anda yang pintar. Iya kan? Kalau mau dibilang, ya kan ini asbab dari pada antum ya kan?" jawab AM.

Tidak hanya itu, AM menyatakan bahwa bantahan Munarman tidak berdasar. Sebab, AM menyebut bahwa Munarman tetap mengikuti acara pada 24 dan 25 Januari 2015 padahal simbol-simbol ISIS sudah terpampang jelas di sana.

"Hah?" jawab Munarman.

"Andai kata antum memang pada waktu itu menyampaikan kepada kami bahwa ini tidak benar, ya kan ini tak akan terjadi. Ya, anda tidak mengatakan ISIS, tapi tahu simbol semua yang ada di sana ya kan?" sambung AM.

Baca Juga: Sidang Unlawful Killing Laskar FPI Kembali Digelar Besok, Kedua Terdakwa Akan Berikan Keterangan

Sebelumnya AM juga mengatakan para anggota FPI yang mengikuti acara baiat di Makassar pada 2015 itu yakin pada ISIS karena percaya bahwa FPI, dengan diwakili Munarman, telah menyetujui langkah tersebut.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar