facebook

Heboh! Terjadi Pelemparan Molotov di Pelantikan Pejabat Ketapang, Pelakunya Diduga Oknum ASN

Reza Gunadha | Fita Nofiana
Heboh! Terjadi Pelemparan Molotov di Pelantikan Pejabat Ketapang, Pelakunya Diduga Oknum ASN
Molotov di kantor bupati Ketapang (instagram.com/andreli_48/)

Video amatir pelemparan molotov di Kabupaten Ketapang bikin heboh karena pelakunya diduga seorang ASN.

Suara.com - Viral video amatir yang menunjukkan pelemparan molotov di area Kantor Bupati Ketapang, Kalimantan Barat. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (25/1/2022) di mana bertepatan dengan pengambilan sumpah jabatan Eselon III dan IV pejabat Ketapang.

Pada video amatir yang beredar, dari kejauhan seseorang yang diduga ASN melempar molotov. Saat peristiwa terjadi, orang-orang yang ada di video tersebut berhamburan dan berteriak.

"Seorang oknum ASN lempar bom molotov ke sebuah mobil dinas, saat berlangsungnya pelantikan pejabat di Pendopo Bupati Ketapang, Kalimantan Barat, Selasa (25/01/2021) pagi," tulis akun @andreli_48 yang mengunggah rekaman amatir tersebut.

Video amatir yang terbilang singkat tersebut juga memperlihatkan personil Satpol PP yang tengah berusaha meringkus oknum ASN tersebut.

Baca Juga: Gaya Kakek Pakai Streetwear Bikin Pangling, Warganet: Nenek Gue Ketar-Ketir

Melansir akun Instagram @ketapangterkini, pelaku telah berhasil diringkus oleh satpol PP dan langsung digiring ke Mapolres Ketapang untuk diamankan.

Molotov di kantor bupati Ketapang (instagram.com/andreli_48/)
Molotov di kantor bupati Ketapang (instagram.com/andreli_48/)

Unggagan di akun @ketapagterkini mengundang berbagai respons dari warganet.

"Mungkin ada kekesalan terhadap instansi pemerintah di Ketapang sehingga terjadi seperti itu," komentar warganet.

"Ada yang enggak senang nih tampaknya," imbuh warganet lain.

"Banyak yang kena mutasi, jadi pada ngamuk," tulis warganet di kolom komentar.

Baca Juga: Viral Seorang Kakek Tinggal Sebatang Kara di Gubuk Tengah Hutan di Ngantang

"Biar supaya kenapa sih," imbuh warganet.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar