Respons Soal Edy Mulyadi, Sekjen PDIP: Sebagai Bangsa Kita Belajar Juga dari Kasus Arteria

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 27 Januari 2022 | 16:28 WIB
Respons Soal Edy Mulyadi, Sekjen PDIP: Sebagai Bangsa Kita Belajar Juga dari Kasus Arteria
Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, angkat bicara menanggapi soal adanya pernyataan kontroversial terkait Kalimantan yang dilontarkan oleh Edy Mulyadi. PDIP menyerahkan sepenuhnya terkait Edy Mulyadi terhadap proses hukum yang berlaku.

Di sisi lain Hasto juga meminta kepada semua pihak untuk sama-sama mengambil pelajaran dari kasus Arteria Dahlan.

"Masalah pak Edy Mulyadi semua kita serahkan ke proses hukum. Tetapi mari kita sebagai bangsa, ya termasuk belajar dari kasus Arteria Dahlan," kata Hasto ditemui di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Kamis (27/1/2022).

Menurutnya, sebagai bangsa Timur telah banyak diajarkan berbudi pekerti luhur. Selain itu diajarkan bagaimana bertata krama, termasuk dalam hal berbicara, disiplin berbicara.

Untuk itu, Hasto meminta kepada seluruh pihak terutama elite-elite partai politik agar bisa menyampaikan gagasan-gagasan yang mencerdaskan.

"Masuk ke dalam tahun-tahun politik ini, kita para elit partai hendak nya menyampaikan gagasan-gagasan yang mencerdaskan kehidupan bangsa," tuturnya.

"Gagasan yang penuh daya imajinasi, membangkitkan energi positif tentang masa depan bangsa kita daripada saling menjatuhkan satu sama lain," sambungnya.

Lebih lanjut, Hasto juga mengajak kepada seluruh pihak kedepankan energi positif untuk bangsa dan negara yang saat ini sedang berjuang mengatasi pandemi covid.

"Mari kita seluruh partai politik menyiapkan diri untuk berkontestasi secara sehat, dengan narasi-narasi yang membangun kepemimpinan Indonesia dan memperbaiki seluruh kemajuan dalam seluruh aspek kehidupan bagi rakyat dan bangsa Indonesia," tandasnya.

baca juga

Cuplikan video Edy Mulyadi yang diduga telah menghina Kalimantan viral di media sosial. Dalam video tersebut tertulis ‘Edy Mulyadi (caleg PKS) dkk menghina warga Kalimantan’.

Di video itu nampak Edy duduk di tengah di antara dua rekannya. Di belakangnya berdiri 4 orang. Dengan menggunakan mikrofon, Edy menyebut Kalimantan sebagai tempat Jin untuk membuang anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Tender Sirkuit Formula E Gagal karena Tak Laku, PDIP: Perusahaan Tak Mau Ambil Risiko

Sebut Tender Sirkuit Formula E Gagal karena Tak Laku, PDIP: Perusahaan Tak Mau Ambil Risiko

News | Kamis, 27 Januari 2022 | 16:01 WIB

Hasto PDIP Ungkap Banyak Nama Telah Dikantongi Jokowi untuk Pimpin IKN Nusantara, Siapa Saja?

Hasto PDIP Ungkap Banyak Nama Telah Dikantongi Jokowi untuk Pimpin IKN Nusantara, Siapa Saja?

News | Kamis, 27 Januari 2022 | 15:47 WIB

Arteria Dahlan Dilaporkan ke MKD, Begini Respons Sekjen PDI Perjuangan

Arteria Dahlan Dilaporkan ke MKD, Begini Respons Sekjen PDI Perjuangan

News | Kamis, 27 Januari 2022 | 15:38 WIB

Minta Kasus Bahasa Sunda Arteria Dahlan Juga Diusut, Tim Hukum Edy Mulyadi: Polri Harus Adil dan Presisi

Minta Kasus Bahasa Sunda Arteria Dahlan Juga Diusut, Tim Hukum Edy Mulyadi: Polri Harus Adil dan Presisi

News | Kamis, 27 Januari 2022 | 14:14 WIB

Terkini

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 22:31 WIB

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:20 WIB

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:11 WIB

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:08 WIB

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:05 WIB

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

×