facebook

Kasus Covid-19 di Jakarta Kembali Meroket, Wagub DKI: Dampak Nataru

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih
Kasus Covid-19 di Jakarta Kembali Meroket, Wagub DKI: Dampak Nataru
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. [ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna]

"Menurut para pakar, para ahli, peningkatan ini masih sebab akibat dari dampak Nataru."

Suara.com - Angka penularan Covid-19 di Jakarta belakangan ini kembali meroket. Bahkan dalam satu hari, dilaporkan lebih dari 3 ribu orang terjangkit virus corona.

Menanggapi hal ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan lonjakan kasus yang terjadi belakangan ini karena masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Mobilitas masyarakat yang tinggi selama masa libur Nataru membuat banyak orang terpapar Covid-19.

"Menurut para pakar, para ahli, peningkatan ini masih sebab akibat dari dampak Nataru," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (27/1/2022).

Riza menyebut tren saat ini menunjukan kasus Covid-19 paling banyak dialami oleh orang yang memiliki riwayat perjalanan luar negeri.

Baca Juga: Angka Positif Covid-19 Naik, Ketua DPRD Bogor Minta Masyarakat Waspada Omicron

"Bahkan datangnya dari luar negeri itu masuk ke Indonesia tidak semuanya di awal Januari. Tapi banyak juga di pertengahan Januari. Bahkan ada yang baru beberapa hari datang ke Jakarta atau ke Indonesia," terangnya.

Karena itu, selama masa libur Nataru, banyak warga yang datang atau bepergian ke luar negeri dan ketika sampai di tanah air malah membawa virus Covid-19.

"Inilah salah satu penyebab adanya peningkatan dari pada Covid-19 di Indonesia ya termasuk di Jakarta," tambah Riza.

Sebelumnya, pada Rabu, (26/1) dilaporkan sebanyak 3.509 orang terpapar Covid-19. Sementara itu, untuk kasus Omicron ada sebanyak 1.922 orang yang terinfeksi.

Dari jumlah itu, 1.309 orang adalah pelaku perjalanan luar negeri, sedangkan 613 lainnya adalah transmisi lokal.

Baca Juga: Update: Positif Covid-19 Indonesia Bertambah 8.077 Orang, Positivity Rate 16 Persen

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar