Benarkah Fenomena Matahari Terbenam Lebih Lambat Akhir Januari 2022 di Jawa-Bali? Ini Penjelasan LAPAN

Rifan Aditya

Jum'at, 28 Januari 2022 | 07:31 WIB
Benarkah Fenomena Matahari Terbenam Lebih Lambat Akhir Januari 2022 di Jawa-Bali? Ini Penjelasan LAPAN
Penjelasan mengenai fenomena matahari terbenam lebih lambat yang terjadi pada akhir bulan Januari 2022. (pixabay)

Suara.com - Fenomena matahari terbenam lebih lambat terjadi mulai dari 25-31 Januari 2022. Fenomena ini tergolong cukup sering dan terjadi dalam jangka waktu satu tahun sekali. Lalu bagaimana penjelasan atas terjadinya peristiwa ini? 

Melansir dari laman resmi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Peneliti Pusat Antariksa LAPAN, Andi Pangeran tidak menampik fenomena matahari terbenam lebih lambat pada akhir Januari 2022 ini.

Andi menjelaskan, matahari terbenam lebih lambat jika diamati dari Jawa, Bali dan Nusa Tenggara. Bumi mengalami rotasi terhadap sumbunya dengan kemiringan 66,6° terhadap bidang edar atau epkliptika. 

Kemudian secara bersamaan bumi juga mengelilingi matahari dengan sumbu rotasi yang miring. Miringnya sumbu rotasi bumi saat mengelilingi matahari dapat mempengaruhi waktu terbit matahari dan terbenamnya matahari. Baik itu lebih cepat maupun lebih lambat. 

Penggambaran lebih jelas atas terjadinya fenomena matahari terbenam lebih lambat ini misalkan sumbu rotasi di belahan utara Bumi dan kutub utara Bumi miring ke arah Matahari. Maka Matahari akan terbit lebih cepat dan terbenam lebih lambat di belahan utara Bumi. Sedangkan sumbu rotasi di belahan selatan matahari akan terbit lebih cepat. 

Sementara itu, waktu terjadinya fenomena ketika matahari berada paling utara saat tengah hari atau disebut dengan soltis (pergerakan semu Matahari) pada bulan Juni, yakni setiap tanggal 20/21 Juni setiap tahunnya. 

Sedangkan, di belahan selatan Bumi, Matahari terbit lebih lambat dan terbenam lebih cepat. Hal ini terjadi saat solstis Desember yakni ketika Matahari berada paling Selatan saat tengah hari yang terjadi setiap tanggal 21/22 Desember setiap tahunnya. 

Menurut pengamatan fenomena matahari terbenam lebih lambat ini terjadi tidak hanya di pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara saja pada akhir bulan Januari. Melainkan juga terjadi dibeberapa kota di provinsi Maluku dan Papua. 

Berdasarkan peristiwa yang telah terjadi, waktu terbenam matahari dengan tanggal kurang lebih sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Jadi anda bisa memperkirakan kapan daerah anda akan mengalami fenomena ini. 

baca juga

Perlu diketahui bahwa pada tanggal 13 hingga 18 November 2022 mendatang matahari akan terbit lebih cepat untuk pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara. 

Itulah tadi penjelasan mengenai fenomena matahari terbenam lebih lambat yang terjadi pada akhir bulan Januari ini. Anda tidak perlu khawatir akan perostiwa ini. Karena fenomena ini lazim terjadi setiap tahun di Indonesia.

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gandeng 4 Kawasan Industri Jatim, PGN Bidik Kerja Sama Bisnis dan Tingkatan Pemanfaatan Gas Bumi

Gandeng 4 Kawasan Industri Jatim, PGN Bidik Kerja Sama Bisnis dan Tingkatan Pemanfaatan Gas Bumi

News | Kamis, 27 Januari 2022 | 17:07 WIB

Pelajaran IPA: 6 Hal yang Kemungkinan Terjadi Pada Bumi Apabila Matahari Hilang dari Tata Surya

Pelajaran IPA: 6 Hal yang Kemungkinan Terjadi Pada Bumi Apabila Matahari Hilang dari Tata Surya

Lifestyle | Kamis, 27 Januari 2022 | 15:41 WIB

Manfaat Energi Matahari Bagi Hewan, Salah Satunya Sumber Kekuatan

Manfaat Energi Matahari Bagi Hewan, Salah Satunya Sumber Kekuatan

Jogja | Rabu, 26 Januari 2022 | 06:44 WIB

Terkini

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:37 WIB

Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA

Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA

Jakarta | Senin, 27 Juli 2026 | 23:29 WIB

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

News | Senin, 27 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 23:01 WIB

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 22:36 WIB

Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa

Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa

News | Senin, 27 Juli 2026 | 22:30 WIB

Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng

Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng

News | Senin, 27 Juli 2026 | 22:23 WIB

Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks

Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks

News | Senin, 27 Juli 2026 | 22:16 WIB

×