facebook

Gandeng 4 Kawasan Industri Jatim, PGN Bidik Kerja Sama Bisnis dan Tingkatan Pemanfaatan Gas Bumi

Fabiola Febrinastri
Gandeng 4 Kawasan Industri Jatim, PGN Bidik Kerja Sama Bisnis dan Tingkatan Pemanfaatan Gas Bumi
PGN membidik kerja sama bisnis dan meningkatan pemanfaatan gas Bumi. (Dok: PGN)

Perjanjian ini bertujuan untuk mengkaji potensi kerja sama bisnis gas Bumi.

Suara.com - Dalam rangka memperluas pengembangan gas bumi, PT PGN Tbk sebagai subholding Gas Pertamina melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Head of Agreement (HOA) atau kerja sama bisnis gas Bumi, penyediaan pasokan dan infrastruktur gas Bumi untuk kawasan industri di Jawa Timur. Penandatangan kerja sama dilakukan Kamis (27/1/2022).

Adapun kawasan industri tersebut adalah PT Kawasan Industri Gresik untuk Kawasan Industri Tuban, PT Jakamitra Indonesia yang wilayah kerjanya berlokasi di Lamongan, PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) yang wilayah kerjanya berada di Surabaya, Sidoarjo, dan Pasuruan, serta PT Kawasan Industri Maspion.

Penandatanganan perjanjian dilaksanakan oleh Direktur Utama PGN, M. Haryo Yunianto, Direktur Utama PT Kawasan Industri Gresik, Setyo Nugroho Haribowo, Direktur Pemasaran dan Pengembangan SIER, Silvester Budi Agung, Direktur Utama Maspion Alim Markus dan Direktur Utama PT Jakamitra Indonesia, Imam Utomo.

Haryo Yunianto mengatakan, perjanjian ini bertujuan untuk mengkaji potensi kerja sama bisnis gas Bumi dan rencana penyediaan gas Bumi beserta turunannya, baik gas pipa, CNG, ataupun LNG sebagai pilihan utama untuk memenuhi kebutuhan energi tenant yang berada di dalam kawasan industri.

Baca Juga: PGN Gencar Sinergi ke Berbagai Pihak Kembangkan Infrastruktur Gas Bumi

"Beberapa fungsi yang bisa dikolaborasikan, kita terbuka (bagi kawasan industri) untuk ikut masuk dalam layanan bisnis gas Bumi, sehingga kolaborasi dengan kawasan industri bisa sebagai strategic partner dan dapat berkontribusi menambahkan layanan yang lebih baik," ujar Haryo.

“Di keseluruhan wilayah Jawa Timur, potensi pasar masih dapat berkembang. Kerja sama kali ini berpotensi untuk meningkatkan volume gas Bumi sebesar 5-7 BBTUD dan penambahan pengelolaan infrastruktur gas bumi sekitar 30 kilometer,” ujar Haryo.

“PGN optimistis, dengan infrastruktur yang terintegrasi dapat mempercepat akses gas Bumi yang andal di Jawa Timur. Sinergi dengan KIG, Jakamitra, Maspion, maupun SIER akan semakin memacu upaya realisasi pemakaian energi bersih dan akses gas Bumi yang merata, ramah lingkungan, dan tentunya membuktikan gas bumi sebagai solusi dimasa transisi energi saat ini,” tutup Haryo.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar