facebook

Akui Banyak ASN Senang di Zona Nyaman dan Maunya Dilayani, Jokowi: Budaya Ini Harus Berubah Total!

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari
Akui Banyak ASN Senang di Zona Nyaman dan Maunya Dilayani, Jokowi: Budaya Ini Harus Berubah Total!
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam ideo sambutan di Munas ke-9 Korpri. (tangkapan layar/istimewa)

"Budaya ini harus berubah total. ASN Indonesia harus keluar dari zona nyaman menjadi modern dan profesional," ujarnya.

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) untuk bisa mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk bisa memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. Jokowi menegaskan kalau ASN itu tidak boleh bersikap ingin dilayani.

"Pertama, Korpri harus mampu mengajak dan mendorong seluruh ASN, memiliki orientasi yang sama, yaitu memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Harus memiliki jiwa melayani masyarakat, bukan justru minta dilayani oleh masyarakat," kata Jokowi dalam video sambutan untuk acara Munas ke-9 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), Jumat (28/1/2022).

Menurut Jokowi hal tersebut memang klise, namun tetap dinilai penting serta mendasar. Pasalnya, ia melihat ASN sudah lama berada pada zona nyamannya di mana terbelenggu oleh warisan budaya birokrasi feodal sehingga menjadikan ASN kurang produktif.

"Budaya ini harus berubah total. ASN Indonesia harus keluar dari zona nyaman menjadi modern dan profesional," ujarnya.

Baca Juga: PDIP Sebut Ahok Penuhi Syarat Jadi Kepala IKN, Legislator PAN Minta Jokowi Jangan Tunjuk Figur Terafiliasi dengan Partai

Selain itu, Jokowi juga berpesan agar seluruh sumber daya dan kewenangan yang diberikan negara kepada ASN harus mampu digunakan secara akuntabel. Menurutnya, otoritas yang diberikan harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kepentingan masyarakat.

Ia tidak mau apabila birokrasi hanya sekedar hadir di tengah-tengah masyarakat. Akan tetapi kehadirannya bisa berdampak nyata bagi masyarakat.

"Memberikan solusi pada persoalan-persoalan masyarakat, sehingga melindungi, mengayomi, dan memenuhi hak-hak masyarakat sesuai dengan amanah konstitusi," tuturnya.

Selain itu, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut juga berharap kepada seluruh anggota Korpri harus mampu beradaptasi dengan perubahan di era disrupsi. Jokowi tidak mau kalau anggota Korpri hanya menjadi pengikut atas berkembangannya teknologi digital.

"Bersikap terbuka dengan menghilangkan semua ego, baik egonsektoral, ego daerah, hingga ego ilmu karena banyak masalah yang tidak bisa diselesaikan satu dinas, oleh satu daerah, oleh satu kementerian, oleh suatu lembaga tertentu, bahkan satu disiplin ilmu," ungkapnya.

Baca Juga: IKN Diprediksi Bakal Banyak Masalah, Pengamat Minta Jokowi Lakukan Ini

Lebih lanjut, Jokowi juga meminta Korpri bisa terus menjadi simpul penting bagi persatuan dan kesatuan bangsa. Hal itu disampaikannya mengingat Indonesia merupakan negara majemuk.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar