Mendominasi di Indonesia, Kasus Omicron Capai 1.875 Orang

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Sabtu, 29 Januari 2022 | 15:36 WIB
Mendominasi di Indonesia, Kasus Omicron Capai 1.875 Orang
Ilustrasi varian Omicron [Foto: ANTARA]

Suara.com - Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satuan Tugas Covid-19, Sonny Harry Harmadi, melaporkan kasus positif Covid-19 dengan varian Omicron di Indonesia berjumlah 1.875 orang. Dengan begitu, asumsi yang muncul adalah penularan Covid-19 di Indonesia saat ini didominasi oleh Omicron.

Data yang disampaikan Sonny itu berasal dari Global Initiative on Sharing All Influenza Data (GISAID).

"Kalau data dari GISAID kemarin menunjukan 1.857 kasus Omicron," kata Sonny dalam diskusi bertajuk Menahan Gelombang Omicron, Sabtu (29/1/2022).

Penularan Omicron yang mendominasi tersebut juga didasari oleh banyaknya pasien yang terpapar cenderung tidak merasakan gejala. Sekalipun mengalami gejala itu hanya bersifat ringan.

Selain itu, Sonny juga menyebut dominasi Omicron tersebut bisa terlihat dari hasil uji sequencing.

"Kalau dilihat memang dari hasil uji sequencing ini varian of concern yang mulai mendominasi adalah varian Omicron,” katanya.

Meski Omicron menyebar secara cepat, Sonny meminta masyarakat untuk tidak panik. Presiden Joko Widodo atau Jokowi juga sudah meminta hal tersebut kepada masyarakat karena belajar dari sifat Omicron itu sendiri.

Selain itu, pemerintah juga sudah belajar dari kenaikan kasus Covid-19 sebelumnya yang disebabkan oleh varian Delta.

"Pertama dalam hal deteksi, kedua dalam hal proteksi, yang ketiga dalam hal literasi. Itu kita gencarkan menerus dan juga pemerintah sudah menyiapkan ya bagaimana kesiapan rumah sakit ya, termasuk obat-obatan, peralatan kesehatan, tenaga kesehatan dan seterusnya."

Sebelumnya, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengumumkan kasus positif Covid-19 di Indonesia kembali bertambah sebanyak 9.905 orang pada Jumat (28/1/2022), sehingga total kasus mencapai 4.319.175 orang.

Dari jumlah itu, ada tambahan tujuh orang meninggal sehingga total menjadi 144.268 jiwa meninggal dunia.

Kemudian, ada tambahan 2.028 orang yang sembuh sehingga total menjadi 4.131.333 orang lainnya dinyatakan sembuh.

Sementara kasus aktif atau orang yang masih dirawat naik 7.870 menjadi 43.574 orang, dengan jumlah suspek mencapai 10.043 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Persib Bandung Tegaskan Siap Bertanding Meski 9 Pemain Positif Covid-19

Persib Bandung Tegaskan Siap Bertanding Meski 9 Pemain Positif Covid-19

Bola | Sabtu, 29 Januari 2022 | 15:27 WIB

WN Singapura Terdeteksi Omicron di Batam, Langsung Dibawa ke RS

WN Singapura Terdeteksi Omicron di Batam, Langsung Dibawa ke RS

News | Sabtu, 29 Januari 2022 | 14:59 WIB

Jangan Panik! Kemenkes Sebut Naiknya Kasus Covid-19 Tidak Disertai Tingkat Keparahan yang Tinggi

Jangan Panik! Kemenkes Sebut Naiknya Kasus Covid-19 Tidak Disertai Tingkat Keparahan yang Tinggi

News | Sabtu, 29 Januari 2022 | 14:24 WIB

Covid-19 Kembali Menggila di Medan, 7 Pasien Positif Huni Isoter

Covid-19 Kembali Menggila di Medan, 7 Pasien Positif Huni Isoter

Sumut | Sabtu, 29 Januari 2022 | 14:22 WIB

Terkini

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:30 WIB

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:33 WIB

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:29 WIB

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:23 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:05 WIB

Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar

Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:00 WIB