Trimedya Panjaitan Sarankan Komisi III DPR Lockdown, Susul Alat Kelengkapan Dewan Lain yang Lebih Dulu

Chandra Iswinarno, Novian Ardiansyah

Rabu, 02 Februari 2022 | 13:17 WIB
Trimedya Panjaitan Sarankan Komisi III DPR Lockdown, Susul Alat Kelengkapan Dewan Lain yang Lebih Dulu
Anggota Komisi III DPR Trimedya Panjaitan. [Antara/ Prasetyo Utomo]

Suara.com - Anggota Komisi III DPR Fraksi PDI Perjuangan Trimedya Panjaitan mengusulkan agar Komisi III lockdown untuk satu pekan ke depan. Usulan itu mencuat di tengah melonjaknya kasus positif Covid-19.

Untuk diketahui, sejumlah alat kelengkapan dewan (AKD) sudah lebih dulu inisiatif melakukan lockdown.

Adapun usulan lockdown disampaikan Trimedya dalam sesi pendalaman saat rapat kerja dengan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

"Kami mengusulkan saudara ketua, karena melihat perkembangan Corona di DPR ini, kalau bisa kita lockdown lah satu minggu ke depan. Supaya kita nyaman lagi," kata Trimedya, Rabu (2/2/2022).

Trimedya juga mengungkapkan, adanya usulan di grup Komisi III pada Selasa malam agar lockdown dilakukan hingga penutupan masa sidang. Namun menurut dia hal itu tidak perlu dilakukan.

"Kalau saya mengusulkan satu Mingg saja. Karena tracing-nya itu katanya satu Minggu," ujar Trimedya.

Diketahui Komisi I yang berada di lantai yang sama dengan Komisi III di Gedung Nusantara II sudah lebih dulu melakukan lockdown. Dari uraian yang disampaikan Ketua Komisi I Meutya Hafid, ada sekitar enam orang yang positif Covid, termasuk dirinya.

Sementara itu terkait rapat fisik yang digelar di Komisi III pagi hingga siang ini, Trimedya berujar bahwa pihak-pihak yang hadir sudah melakukan tes antigen.

"Bapak ibu yang hadir secara fisik pasti sudah diantigen semua, karena perintah Ketua Komisi yang rapat hari ini harus diantigen. Kalau yang virtual mungkin tidak. Dan mudah-mudahan saudara menteri dan semua aparaturnya juga sudah diantigen," ujar Trimedya.

baca juga

Sejumlah AKD di DPR Pilih Lockdown 

Masing-masing alat kelengkapan dewan (AKD) di DPR RI melakukan inisiatif untuk lockdown dan meniadakan agenda baik rapat maupun kegiatan lainnya. Hal itu dilakukan menyusul banyaknya kasus positif Covid-19 di lingkup DPR.

Hingga Rabu siang tercatat ada 9 anggota DPR dan 80 pegawai termasuk tenaga ahli yang terkonfirmasi positif Covid-19.

"Memang secara keseluruhan inisiatif untuk melakukan lockdown di masing-masing alat kelengkapan dewan itu inisiatif dari masing masing AKD," kata Sekjen DPR Indra Iskandar di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (2/2/2022)

Indra lantas menyebutkan AKD mana saja yang sudah mulai melakukan lockdown.

"Saya sudah mendengar ada di MKD, di Komisi I sudah, bahkan di lingkungan ruang kerja pimpinan di lantai 4 sudah sejak minggu lalu sampai seminggu ke depan akan dievaluasi. Artinya sedang dilakukan lockdown juga," ujar Indra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Gelombang Tiga Covid-19 Melanda Parlemen, Sejumlah Alat Kelengkapan Dewan di DPR Pilih Lockdown Tunda Kegiatan

Dampak Gelombang Tiga Covid-19 Melanda Parlemen, Sejumlah Alat Kelengkapan Dewan di DPR Pilih Lockdown Tunda Kegiatan

News | Rabu, 02 Februari 2022 | 12:53 WIB

Sembilan Anggota DPR dan 80 Pegawai Serta Tenaga Ahli Positif Covid-19, Ada yang Bergejala Omicron?

Sembilan Anggota DPR dan 80 Pegawai Serta Tenaga Ahli Positif Covid-19, Ada yang Bergejala Omicron?

News | Rabu, 02 Februari 2022 | 12:44 WIB

Komisi I Tak Agendakan Rapat Pekan Ini, Gegara Ketua Komisi Meutya Hafid dan 5 Anggota DPR Positif Covid-19

Komisi I Tak Agendakan Rapat Pekan Ini, Gegara Ketua Komisi Meutya Hafid dan 5 Anggota DPR Positif Covid-19

News | Selasa, 01 Februari 2022 | 19:41 WIB

Terkini

Nekat Angkut 32 Ribu Benur Lobster Tanpa Izin, Pria Asal Sukabumi Dihentikan Polisi di Lebak

Nekat Angkut 32 Ribu Benur Lobster Tanpa Izin, Pria Asal Sukabumi Dihentikan Polisi di Lebak

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:12 WIB

Catatan Timnas Indonesia Jelang Lawan Portugal di Piala Dunia U-15 Sore Ini: Punya Modal 8 Gol

Catatan Timnas Indonesia Jelang Lawan Portugal di Piala Dunia U-15 Sore Ini: Punya Modal 8 Gol

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:06 WIB

Rupiah Makin Terpuruk ke Rp18.135, Berpotensi Jangka Panjang

Rupiah Makin Terpuruk ke Rp18.135, Berpotensi Jangka Panjang

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Pelanggan Daihatsu Asal Lampung Raih Mobil Modifikasi Langka Ayla Modern Vintage

Pelanggan Daihatsu Asal Lampung Raih Mobil Modifikasi Langka Ayla Modern Vintage

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Apa Manfaat Lulur Kocok Mustika Ratu? Ini Kegunaan dan Cara Pakainya

Apa Manfaat Lulur Kocok Mustika Ratu? Ini Kegunaan dan Cara Pakainya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Demi Armada Sampah Lancar, Wali Kota Bekasi Lobi DKI Bangun Dua Flyover

Demi Armada Sampah Lancar, Wali Kota Bekasi Lobi DKI Bangun Dua Flyover

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:02 WIB

Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald, Ini Alasannya

Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald, Ini Alasannya

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:02 WIB

Benarkah Emisi Pesawat Makin Beracun Seiring Waktu? Studi Ungkap Hal Ini

Benarkah Emisi Pesawat Makin Beracun Seiring Waktu? Studi Ungkap Hal Ini

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Konten Karhutla Diduga Dibatasi, Mengapa Transparansi Medsos Penting?

Konten Karhutla Diduga Dibatasi, Mengapa Transparansi Medsos Penting?

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Drama Pemadaman 7 Jam di Suryakencana, Tiga Ruko Ludes Dilalap Api

Drama Pemadaman 7 Jam di Suryakencana, Tiga Ruko Ludes Dilalap Api

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:56 WIB

×