Fokus Internal dan Konsolidasi Jelang 2024, Partai NasDem Rotasi Jabatan Anggota di AKD DPR untuk Urus DPP

Chandra Iswinarno | Novian Ardiansyah | Suara.com

Senin, 07 Februari 2022 | 14:14 WIB
Fokus Internal dan Konsolidasi Jelang 2024, Partai NasDem Rotasi Jabatan Anggota di AKD DPR untuk Urus DPP
Waketum Partai Nasdem Ahmad Ali menyebut adanya rotasi anggota fraksinya untuk memperkuat internal partai. [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Suara.com - Partai NasDem tengah bersiap melakukan konsolidasi besar-besaran menjelang Pemilu 2024. Salah satu persiapan yang kini dilakukan, yakni mengubah struktur jabatan fraksi di DPR RI.

Anggota sekaligus pengurus DPP yang memiliki jabatan di DPR, ditarik untuk lebih fokus ke DPP Partai NasDem.

Contohnya, Waketum Ahmad Ali yang digeser dari jabatannya sebagai ketua fraksi dan diminta fokus memimpin konsolidasi nasional.

Ahmad Ali mengatakan, bakal ada lagi anggota lain yang juga akan digeser. Satu di antaranya yang disebut Ali, yakni Willy Aditya. 

"Jadi nanti memang ada beberapa anggota fraksi dari Partai Nasdem yang hari memegang posisi di AKD akan ditarik ke DPP untuk fokus di partai. Salah satunya Kakak Willy Aditya, yang hari ini sebagai wakil ketua Baleg itu akan ditarik fokus mengurusi kepentingan internal partai."

Ali mengatakan, perubahan struktur juga bertujuan agar kerja-kerja di fraksi tidak terhambat, apabila dipegang satu orang yang juga fokus mengurus konsolidasi dan internal di DPP. 

Terlebih lanjut Ali, NasDem memiliki target besar menjelang Pemilu 2024. Sehingga jalan menuju ke arah sana betul-betul harus dipersiapkan.

"Kami memiliki target cukup besar, kemudian butuh energi, butuh fokus, sehingga penugasan itu dibagi secara proposional," ujar Ali.

NasDem Rotasi Ketua Fraksi di DPR

Fraksi NasDem di DPR melakukan rotasi jabtan ketua fraksi, dari sebelumnya dijabat Ahmad M Ali kini dialihkan kepada Roberth Rouw. NasDem mengatakan, perubahan struktur itu merupakan hal biasa.

Ahmad Ali mengatakan, pergantian sturktur itu bukan terjadi secara mendadak, melainkan sudah direncanakan sebelumnya.

Salah satu alasan Ahmad Ali tidak lagi menjabat ketua fraksi ialah karena posisinya juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai NasDem. Jabatan di DPP itu membuat Ahmad Ali harus fokus untuk memimpin konsolidasi partai.

"Karena saya sedang dihukum oleh Ketum (Surya Paloh). Dihukum dalam tanda kutip, saya diberikan tugas yang lebih berat lagi untuk melakukan konsolidasi secara nasional. Karena tanggal 22 Februari ini Partai NasDem akan meresmikan kantor pusat di sana nanti aktivitas kepartaian akan semakin meningkat di lakukan di sana," tutur Ali di ruang Fraksi NasDem, Gedung Nusantara I Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (7/2/2022).

Ali mengatakan, apabila ia tetap menjabat sebagai ketua fraksi namun juga harus melakukan konsolidasi selaku wakil ketua umum, imbasnya akan membuat pekerjaan di parlemen yang membutuhkan figur ketua fraksi bisa terhambat

"Nah pelaksanaan konsolidasi yang terus menerus kita lakukan membuat waktu saya sebagai ketua fraksi menjadi lebih berkurang. Sehingga banyak agenda-agenda yang seharusnya bisa ditangani langsung oleh ketua fraksi, tapi menjadi terhambat. Sehingga partai memandang penting perlu untuk segera mendinamisir kembali di internal fraksi Partai NasDem," kata Ali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geser Jabatan Ketua Fraksi NasDem, Ahmad Ali Kena "Hukuman' Surya Paloh: Saya Diberi Tugas Lebih Berat Lagi

Geser Jabatan Ketua Fraksi NasDem, Ahmad Ali Kena "Hukuman' Surya Paloh: Saya Diberi Tugas Lebih Berat Lagi

News | Senin, 07 Februari 2022 | 13:06 WIB

3 Parpol yang Dekat dengan Anies Dipresiksi Tak Lolos ke Senayan, Musni Umar: Saya Tidak Percaya

3 Parpol yang Dekat dengan Anies Dipresiksi Tak Lolos ke Senayan, Musni Umar: Saya Tidak Percaya

News | Jum'at, 04 Februari 2022 | 16:00 WIB

Hasil Survei Nasdem Diprediksi Tidak Lolos Parlemen, Irma Chaniago Malah Pede Bisa Tembus Tiga Besar Pemilu 2024

Hasil Survei Nasdem Diprediksi Tidak Lolos Parlemen, Irma Chaniago Malah Pede Bisa Tembus Tiga Besar Pemilu 2024

News | Rabu, 02 Februari 2022 | 14:34 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB