Imbas Masalah Wadas, Elektabilitas Ganjar Mungkin Stabil, Tapi Bisa Jadi Alasan Pemilih Pilih Figur Lain di Pilpres

Kamis, 10 Februari 2022 | 11:05 WIB
Imbas Masalah Wadas, Elektabilitas Ganjar Mungkin Stabil, Tapi Bisa Jadi Alasan Pemilih Pilih Figur Lain di Pilpres
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyebut masih ada stigmatisasi terkait penyakit kusta.

Suara.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjadi sorotan usai peristiwa yang terjadi di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Selasa (8/2/2022) kemarin. Lantas apakah peristiwa Wadas akan berpengaruh terhadap elektablitas Ganjar untuk Pilpres 2024?

Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, menilai bahwa elektablitas Ganjar masih mungkin akan tetap stabil meski adanya sorotan mengenai masalah di Desa Wadas. Begitu pun dengan partainya PDIP, karena punya basis pemilih yang kuat.

"Terlebih PDIP, ternasuk Parpol dengan loyalitas pemilih cukup kuat. Sejauh ini, banyak isu buruk yang nenimpa PDIP mulai Harun Masiku, hingga Juliari Batubara, tetapi dalam catatan IPO elektabilitas PDIP stabil. Demikian halnya dengan Ganjar, masih mungkin ia tetap miliki elektabilitas dan popularitas positif yang stabil," kata Dedi saat dihubungi, Kamis (10/2/2022).

Kendati begitu, Dedi mengatakan Ganjar akan kesulitan untuk menambah pemilih baru atau loyalis baru akibat sorotan masalah Wadas.

"Membaca kondisi yang lalu, memungkinkan untuk stabil, hanya saja sedikit terhambat untuk menambah pemilih dan loyalis baru," tuturnya.

"Dari sisi pemilih rasional, dan itu minim jumlahnya, akan terpengaruh dengan kasus ini. Tetapi mayoritas pemilih seringkali tidak melihat kinerja semacam ini menjadi referensi," sambungnya.

Dedi mengungkapkan, sebenarnya situasi di Desa Wadas Jateng bukan kali pertama, di Kebumen juga ada konflik yang sama, hanya saja jarang mengemuka secara nasional.

"Wadas ini menjadi momentum ulang bahwa Ganjar miliki banyak persoalan yang ia tidak berhasil selesaikan," tuturnya.

Tetapi, Dedi mengatakan Ganjar seharusnya menanggung tanggung jawab dalam masalah Wadas, karena tidak berpihak serta menjembatani aspirasi warganya. Justru Ganjar menjadi penekan yang secara langsung melihat warganya berhadapan dengan alat kekuasaan.

Baca Juga: Kekerasan Polisi ke Warga Wadas Mirip Zaman Orba, IPW: Tak Cerminkan Reformasi Polri yang Menjunjung HAM

Kondisi itu, kata Dedi, bisa menjadi alasan bagi sebagian pemilih terutama di Jawa Tengah untuk beralih ke tokoh atau figur lain untuk maju di Pilpres 2024.

"Kondisi ini, semestinya menjadi alasan sebagian pemilih Jateng bisa beralih ke tokoh lain," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI