CEK FAKTA: Nigeria Hancurkan Jutaan Vaksin, Tidak Seperti RI yang Sengaja Bunuh Rakyat, Benarkah?

Reza Gunadha, Ruth Meliana Dwi Indriani

Kamis, 10 Februari 2022 | 19:26 WIB
CEK FAKTA: Nigeria Hancurkan Jutaan Vaksin, Tidak Seperti RI yang Sengaja Bunuh Rakyat, Benarkah?
CEK FAKTA Nigeria Hancurkan Jutaan Vaksin, Tidak Seperti RI Yang Sengaja Bunuh Rakyat. (Turnbackhoax.id)

Suara.com - Beredar narasi Nigeria menghancurkan jutaan vaksin Covid-19 demi melindungi rakyatnya dari kematian yang disebabkan oleh vaksin virus corona.

Narasi ini dibagikan oleh akun Facebook Raden Ayu Amiy Rahma pada 28 Januari 2022. Akun ini mengunggah video berdurasi 35 detik mengenai narasi tersebut.

Dalam video, terlihat truk yang sedang mengeluarkan muatan berupa kardus-kardus di tempat pembuangan sampah. Kardus-kardus itu kemudian digiling dengan menggunakan bulldozer.

Akun ini mengklaim jika isi kardus-kardus yang dihancurkan itu adalah vaksin Covid-19. Selain itu, akun ini juga mempertanyakan alasan Pemerintah Indonesia yang mewajibkan vaksin Covid-19.

Menurut akun ini, sikap Pemerintah Indonesia berbeda dengan negara Nigeria. Pemerintah Indonesia dianggap sengaja ingin membunuh rakyat dengan vaksin Covid-19 demi mendapatkan uang.

Hal tersebut tertuang dari narasi yang ditulis, sebagai berikut:

“Nigeria, Minggu 23-01-2022, menghancurkan jutaan Vaksin Covid19 demi melindungi rakyatnya dari kematian akibat Suntikan Vaksin Covid19. Terus knapa di NKRI justru wajib & dipaksakan??? Berarti Pemerintahnya yg sengaja ingin “membunuh” rakyatnya sendiri?? Demi uang, dsb… Repost……”

CEK FAKTA Nigeria Hancurkan Jutaan Vaksin, Tidak Seperti RI Yang Sengaja Bunuh Rakyat. (Turnbackhoax.id)
CEK FAKTA Nigeria Hancurkan Jutaan Vaksin, Tidak Seperti RI Yang Sengaja Bunuh Rakyat. (Turnbackhoax.id)

Lantas benarkah klaim tersebut?

PENJELASAN

baca juga

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, narasi Nigeria menghancurkan jutaan vaksin Covid-19 tidak seperti Indonesia demi melindungi rakyatnya dari kematian adalah salah.

Faktanya, peristiwa di Nigeria itu tidak terjadi pada tanggal 23 Januari 2022. Nigeria memang pernah menghancurkan vaksin merek AstraZeneca pada Desember 2021.

Namun, hal tersebut dilakukan bukan karena vaksin Covid-19 dinilai membahayakan, melainkan karena vaksin tersebut sudah kadaluwarsa. Nigeria akhirnya menghancurkan sejumlah vaksin Covid-19 yang kadaluwarsa itu di ibu kota Abuja.

Fakta ini terungkap melalui penelusuran dengan menggunakan kata kunci "penghancuran vaksin Nigeria". Dari penelusuran ini, ditemukan video identik yang dimuat dalam sebuah artikel.

Artikel tersebut berjudul "Sejuta Vaksin Astrazeneca di Nigeria Digilas Buldoser Karena Kedaluwarsa". Artikel itu diketahui terbit di situs 20.detik.com pada Kamis, 23 Desember 2021.

Adapun artikel itu menjelaskan mengenai otoritas kesehatan Nigeria yang menghancurkan 1.066.214 dosis vaksin Covid-19 di tempat pembuangan sampah ibu kota Nigeria. Jenis vaksin yang kedaluwarsa ini merupakan vaksin AstraZeneca.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Shin Tae-yong Sebut Baru Dua Pemain Penuhi Syarat Naturalisasi, Ini Namanya

Shin Tae-yong Sebut Baru Dua Pemain Penuhi Syarat Naturalisasi, Ini Namanya

Riau | Kamis, 10 Februari 2022 | 19:14 WIB

Shin Tae-yong Sebut Nama 2 Pemain Naturalisasi yang Penuhi Syarat Perkuat Timnas Indonesia

Shin Tae-yong Sebut Nama 2 Pemain Naturalisasi yang Penuhi Syarat Perkuat Timnas Indonesia

Lampung | Kamis, 10 Februari 2022 | 19:05 WIB

Shin Tae-yong Sebut 3 Syarat Ini Mutlak Dipenuhi Pemain yang Ingin Dinaturalisasi

Shin Tae-yong Sebut 3 Syarat Ini Mutlak Dipenuhi Pemain yang Ingin Dinaturalisasi

Jogja | Kamis, 10 Februari 2022 | 19:01 WIB

2 Pemain Liga Malaysia Ini Tak Dibawa Shin Tae-yong ke Piala AFF U-23 2022

2 Pemain Liga Malaysia Ini Tak Dibawa Shin Tae-yong ke Piala AFF U-23 2022

Bola | Kamis, 10 Februari 2022 | 18:59 WIB

Usai Rapat dengan Menpora dan Ketum PSSI, Shin Tae-yong Bagikan Buah Tangan

Usai Rapat dengan Menpora dan Ketum PSSI, Shin Tae-yong Bagikan Buah Tangan

Bola | Kamis, 10 Februari 2022 | 18:57 WIB

Sandy Walsh Unggah Foto Senyum Sesaat Usai Dikabarkan Segera Dinaturalisasi, Netizen: Bahagia Sekali Kulihat

Sandy Walsh Unggah Foto Senyum Sesaat Usai Dikabarkan Segera Dinaturalisasi, Netizen: Bahagia Sekali Kulihat

Jogja | Kamis, 10 Februari 2022 | 18:52 WIB

Terkini

11 Hakim PN Medan Dipindahkan, Ini Daftar Penempatan Barunya

11 Hakim PN Medan Dipindahkan, Ini Daftar Penempatan Barunya

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 11:35 WIB

BPS Umumkan Impor Migas RI 32,57 Miliar Dolar AS per September, Melonjak 37,35%

BPS Umumkan Impor Migas RI 32,57 Miliar Dolar AS per September, Melonjak 37,35%

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 11:34 WIB

Ranking Paspor Indonesia 2026, Peringkat Berapa di Dunia?

Ranking Paspor Indonesia 2026, Peringkat Berapa di Dunia?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 11:34 WIB

Perempuan Berkebaya Lumut di Jalan Hutan

Perempuan Berkebaya Lumut di Jalan Hutan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:33 WIB

Aqil Savik Siap Jawab Kepercayaan Shin Tae-yong, Persija Bidik 3 Poin

Aqil Savik Siap Jawab Kepercayaan Shin Tae-yong, Persija Bidik 3 Poin

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 11:33 WIB

Review The Lament of Autumn: Romansa Era Republikan yang Berakhir Tragis

Review The Lament of Autumn: Romansa Era Republikan yang Berakhir Tragis

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:30 WIB

PSW UGM Minta Pembalut Bebas PPN 11 Persen: Kebutuhan Sanitasi, Bukan Barang Mewah

PSW UGM Minta Pembalut Bebas PPN 11 Persen: Kebutuhan Sanitasi, Bukan Barang Mewah

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:28 WIB

Heboh 7 Polisi Dimutasi Usai Ciduk Anggota DPRD Nyabu, Gerindra: Kami Dengar Mereka Minta Uang

Heboh 7 Polisi Dimutasi Usai Ciduk Anggota DPRD Nyabu, Gerindra: Kami Dengar Mereka Minta Uang

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:25 WIB

Pajak Pembayaran Digital: Negara Jangan Bikin Rakyat Makin Waswas

Pajak Pembayaran Digital: Negara Jangan Bikin Rakyat Makin Waswas

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:20 WIB

Stevia Beeru Diduga Mengandung Pemanis Buatan, BPOM Turun Tangan Uji Laboratorium

Stevia Beeru Diduga Mengandung Pemanis Buatan, BPOM Turun Tangan Uji Laboratorium

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:17 WIB

×