Corona Meroket, 239 Jenazah di Jakarta Dimakamkan dengan Protap Covid-19 dalam Sepekan

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 13 Februari 2022 | 17:30 WIB
Corona Meroket, 239 Jenazah di Jakarta Dimakamkan dengan Protap Covid-19 dalam Sepekan
Petugas mengusung peti berisi jenazah yang meninggal dunia karena COVID-19 untuk dimakamkan di TPU Srengseng Sawah, Jakarta, Jumat (15/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Angka penularan Covid-19 di Jakarta masih terus meroket dengan penambahan mencapai belasan ribu tiap harinya. Hal ini juga berimbas pada meningkatnya jumlah pasien yang dimakamkan dengan protap Covid-19.

Berdasarkan data dari situs resmi penyedia informasi tentang penularan Covid-19 milik Pemprov DKI Jakarta, corona.jakarta.go.id, dalam sepekan terakhir sudah ada 239 orang yang dimakamkan dengan protap Covid-19.

Mulai Jumat (4/2) ada 29 jenazah. Sabtu (5/2) 27 jenazah, Minggu (6/2) jumlahnya 36, Senin (7/2) 40, Selasa (8/2) 31, Rabu (9/2) 39, dan Kamis (10/2) berjumlah 37 jenazah.

Dari awal pandemi, 13.989 orang di DKI Jakarta wafat akibat Covid-19 sejak pandemi. Dampaknya lebih dari 9.000 anak menjadi yatim piatu karena orangtuanya meninggal akibat Covid-19.

Hal itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam akun YouTube-nya, Sabtu (12/2/2022).

"Banyak di luar sana, anak-anak yang yatim, yang yatim piatu, karena orangtuanya terkena oleh Covid, wafat. Jika dulu kita tidak terbuka dengan data, maka hari ini kita tidak tahu, berapa jumlah anak yang ditinggal orangtuanya karena Covid," kata Anies.

"Ada lebih dari 9.000 anak yang orangtuanya meninggal karena Covid. 9.000 anak di Jakarta yatim atau yatim piatu karena Covid," Anies Baswedan melanjutkan.

Anies pun mengungkapkan pentingnya pendataan yang terbuka soal jumlah warga yang wafat akibat Covid-19. Dari data itulah, kata Anies, ia meminta jajarannya untuk mencarikan anggaran untuk memberikan bantuan kepada anak yatim, piatu atau yatim piatu saat ini.

Pemprov DKI Jakarta pun melansir program Peduli Anak dan Remaja. Program itu berbentuk Kartu Peduli Anak dan Remaja untuk membantu anak-anak yang menjadi yatim atau yatim piatu akibat orangtuanya meninggal karena Covid-19. Baik itu untuk anak yang tergolong mampu maupun tidak mampu.

baca juga

"Kirimkan pesan kepada setiap keluarga bahwa Pemprov DKI Jakarta melindungi setiap anak yang ditinggal oleh orangtuanya wafat karena Covid. Kita tidak pilih kasih. Status orangtuanya biarlah itu latar belakangnya," tutur Anies Baswedan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Minta Masyarakat Tetap Tenang, Disiplin Menjaga Protokol Kesehatan

Jokowi Minta Masyarakat Tetap Tenang, Disiplin Menjaga Protokol Kesehatan

News | Minggu, 13 Februari 2022 | 12:34 WIB

Laju Penularan Covid-19 Tinggi di Jakarta Pusat, Wagub Imbau Warga Tak Takut Lapor Pelanggaran PPKM Level 3

Laju Penularan Covid-19 Tinggi di Jakarta Pusat, Wagub Imbau Warga Tak Takut Lapor Pelanggaran PPKM Level 3

Jakarta | Sabtu, 12 Februari 2022 | 14:04 WIB

Epidemiolog Sebut Tren Covid-19 saat Omicron Berubah, Kini Lebih Banyak Menular ke Balita

Epidemiolog Sebut Tren Covid-19 saat Omicron Berubah, Kini Lebih Banyak Menular ke Balita

News | Sabtu, 12 Februari 2022 | 12:19 WIB

Penularan Covid-19 di Jakpus Tertinggi se-Jabodetabek, Wagub DKI Beberkan Penyebabnya

Penularan Covid-19 di Jakpus Tertinggi se-Jabodetabek, Wagub DKI Beberkan Penyebabnya

Jakarta | Sabtu, 12 Februari 2022 | 07:05 WIB

Terkini

Review Lobang Buaya: Saat Hantunya Cuma Alibi untuk Misteri Pembunuhan Berdarah

Review Lobang Buaya: Saat Hantunya Cuma Alibi untuk Misteri Pembunuhan Berdarah

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Blok M Direvitalisasi Besar-besaran, Ruang Hijau Bakal 5 Kali Lebih Luas

Blok M Direvitalisasi Besar-besaran, Ruang Hijau Bakal 5 Kali Lebih Luas

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 18:10 WIB

4 Lip Essence Berbahan Petrolatum Atasi Bibir Mengelupas hingga Pecah-Pecah

4 Lip Essence Berbahan Petrolatum Atasi Bibir Mengelupas hingga Pecah-Pecah

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Luar Biasa! NjajanFest 3X Catatkan Omzet Rp 2,56 Miliar dan Diserbu 50 Ribu Pengunjung

Luar Biasa! NjajanFest 3X Catatkan Omzet Rp 2,56 Miliar dan Diserbu 50 Ribu Pengunjung

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 18:08 WIB

5 Pemain Sudah Cetak Gol, Sumsel United Incar Lini Depan Lebih Tajam Lawan Persiku

5 Pemain Sudah Cetak Gol, Sumsel United Incar Lini Depan Lebih Tajam Lawan Persiku

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 18:07 WIB

Harga Motor Yamaha Oktober 2026: Mio M3 125 Mulai Rp 18,9 Jutaan, XSR 155 Berapa?

Harga Motor Yamaha Oktober 2026: Mio M3 125 Mulai Rp 18,9 Jutaan, XSR 155 Berapa?

Otomotif | Selasa, 06 Oktober 2026 | 18:07 WIB

Zodiak Elemen Api dan Air Bisa Jadi Pasangan Serasi? Ini Kekuatan dan Konfliknya

Zodiak Elemen Api dan Air Bisa Jadi Pasangan Serasi? Ini Kekuatan dan Konfliknya

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Tone Up Sunscreen Itu Apa? Ini Fungsi dan Bedanya dengan Tabir Surya Biasa

Tone Up Sunscreen Itu Apa? Ini Fungsi dan Bedanya dengan Tabir Surya Biasa

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 18:01 WIB

Pinjol Mudah Cair, Nasabah Gampang Dipermalukan, Reformasi Penagihan Mendesak

Pinjol Mudah Cair, Nasabah Gampang Dipermalukan, Reformasi Penagihan Mendesak

Jogja | Selasa, 06 Oktober 2026 | 18:00 WIB

KPK Perluas Kasus Korupsi Pajak Banjarmasin, 10 Saksi Diperiksa

KPK Perluas Kasus Korupsi Pajak Banjarmasin, 10 Saksi Diperiksa

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:59 WIB

×