Usung Prabowo di Pilpres 2024, Gerindra Disebut Penganut Demokrasi Minimalis

Nur Afitria Cika Handayani | Suara.com

Senin, 14 Februari 2022 | 14:32 WIB
Usung Prabowo di Pilpres 2024, Gerindra Disebut Penganut Demokrasi Minimalis
Prabowo Subianto.

Suara.com - Pengamat politik Ray Rangkuti menyebut Partai Gerindra sebagai partai yang menganut paham demokrasi minimalis.

Hal tersebut diungkapkan lantaran Gerindra kembali mengusung Prabowo Subianto maju di Pilpres 2024.

Dikutip dari makassar.terkini--jaringan Suara.com, Prabowo dicalonkan melangkah ke Pilpres 2024 untuk keempat kalinya.

Ray Rangkuti mengatakan, hal tersebut tidak ada larangan. Namun, ia menilai demokrasi seolah menjadi seperti minimalis.

"Demokrasi semata-mata didasarkan pada seperangkat aturan. Bukan pada kepatutan, etika atau moral," kata Ray, dikutip dari makassar.terkini--jaringan Suara.com, Senin (14/2/2022).

Menurutnya, selama tidak ada aturan tertulis maka hal tersebut boleh saja dilakukan.

"Selama tidak ada aturan tertulis yang mencegah politisi melakukan ini atau itu, maka dengan sendirinya dibolehkan. Saya menyebut sikap ini sebagai penganut demokrasi minimalis," jelasnya.

Kemudian, Ray mengatakan, Gerindra menjadi salah satu contoh partai yang menganut paham demokrasi minimalis.

"Nah, pencalonan Prabowo oleh Gerindra untuk yang keempat kalinya itu sebagai salah satu contoh dari demokrasi minimalis," ungkapnya.

Ray menyebut keputusan Gerindra tersebut memiliki dasarnya.

"Kenyataannya popularitas dan elektabilitas Pak Prabowo masih tetap salah satu tertinggi dari sekian banyak kader Gerindra," bebernya.

Ia juga menilai Prabowo merupakan salah satu calon presiden yang paling populer.

"Pak Prabowo juga merupakan salah satu calon presiden yang paling populer dengan elektabilitas yang terjaga di antara nomor 1 atau 3," imbuhnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat Bongkar Rencana PDIP untuk Pilpres 2024, Ganjar dan Anies Disebut

Pengamat Bongkar Rencana PDIP untuk Pilpres 2024, Ganjar dan Anies Disebut

News | Senin, 14 Februari 2022 | 13:29 WIB

Gerindra Yakin Usung Prabowo jadi Capres, Ketum PA 212: Cukup Menjadi Negarawan Saja

Gerindra Yakin Usung Prabowo jadi Capres, Ketum PA 212: Cukup Menjadi Negarawan Saja

News | Senin, 14 Februari 2022 | 13:10 WIB

Megawati Disebut Tak Restui Duet Prabowo Subianto-Puan Maharani di Pilpres 2024: Ogah Kader PDI P Jadi Cawapres

Megawati Disebut Tak Restui Duet Prabowo Subianto-Puan Maharani di Pilpres 2024: Ogah Kader PDI P Jadi Cawapres

Bekaci | Senin, 14 Februari 2022 | 06:05 WIB

Jika Ingin Maju di Pilpres 2024, Pengamat Sebut Anies Baswedan Harus Punya Tiga Modal Ini

Jika Ingin Maju di Pilpres 2024, Pengamat Sebut Anies Baswedan Harus Punya Tiga Modal Ini

News | Senin, 14 Februari 2022 | 08:38 WIB

PDI Perjuangan Diprediksi Kalah di Pilpres 2024 Jika Paksakan Duet Ganjar Pranowo-Puan Maharani

PDI Perjuangan Diprediksi Kalah di Pilpres 2024 Jika Paksakan Duet Ganjar Pranowo-Puan Maharani

Bogor | Minggu, 13 Februari 2022 | 17:52 WIB

PSI Kritik Kebijakan Prabowo Subianto Beli Pesawat Tempur, Pengamat Beri Respon Menohok: Mereka Kurang Paham

PSI Kritik Kebijakan Prabowo Subianto Beli Pesawat Tempur, Pengamat Beri Respon Menohok: Mereka Kurang Paham

Banten | Minggu, 13 Februari 2022 | 11:12 WIB

Terkini

Lokasi SPBE Cimuning Dekat Pemukiman Warga Jadi Sorotan, Wawako Bekasi: Ini Pelajaran Mahal

Lokasi SPBE Cimuning Dekat Pemukiman Warga Jadi Sorotan, Wawako Bekasi: Ini Pelajaran Mahal

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:05 WIB

Dua Pemotor Jadi Korban Ledakan SPBE Cimuning, Motor Tiba-tiba Mogok di Lokasi

Dua Pemotor Jadi Korban Ledakan SPBE Cimuning, Motor Tiba-tiba Mogok di Lokasi

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:53 WIB

Inggris Bergerak, 35 Negara Bahas Pembukaan Selat Hormuz Usai Konflik Iran

Inggris Bergerak, 35 Negara Bahas Pembukaan Selat Hormuz Usai Konflik Iran

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:48 WIB

Setelah Karni Ilyas, Kini Giliran Aiman Witjaksono Dipanggil Polisi Soal Ijazah Palsu Jokowi

Setelah Karni Ilyas, Kini Giliran Aiman Witjaksono Dipanggil Polisi Soal Ijazah Palsu Jokowi

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:45 WIB

Indonesia WFA, Korea Selatan Pakai Cara Ini Bikin Karyawan Hemat BBM Meski Kerja Full WFO

Indonesia WFA, Korea Selatan Pakai Cara Ini Bikin Karyawan Hemat BBM Meski Kerja Full WFO

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:39 WIB

Diplomasi Unik Prabowo di Korea: Hadiah Keris hingga Baju Anjing untuk Presiden Lee Jae Myung

Diplomasi Unik Prabowo di Korea: Hadiah Keris hingga Baju Anjing untuk Presiden Lee Jae Myung

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:34 WIB

Dewan Keamanan PBB Kutuk Keras Insiden yang Menewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Dewan Keamanan PBB Kutuk Keras Insiden yang Menewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:29 WIB

Ngaku 'Allah Kedua' dan Ancaman Hamil Gaib, Dukun Cabul di Magetan Diringkus Polisi

Ngaku 'Allah Kedua' dan Ancaman Hamil Gaib, Dukun Cabul di Magetan Diringkus Polisi

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:25 WIB

Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon

Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:18 WIB

WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?

WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:15 WIB