Sebut Ganjar dan Puan Sama-sama Cari Simpati, Pengamat: Memunculkan Konflik yang Semestinya Tak Diperlukan

Aprilo Ade Wismoyo

Sabtu, 19 Februari 2022 | 12:06 WIB
Sebut Ganjar dan Puan Sama-sama Cari Simpati, Pengamat: Memunculkan Konflik yang Semestinya Tak Diperlukan
Ganjar Pranowo dan Puan Maharani. Muncul wacana menduetkan Ganjar Pranowo dan Puan Maharani di pilpres 2024. [ANTARA]

Suara.com - Pengamat politik Dedi Kurnia Syah menyoroti pernyataan Ketua DPR RI Puan Maharani yang mengaku kesal karena tidak disambut oleh gubernur saat kunjungan daerah.

Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Sindiran dan ungkapan tersebut diduga tertuju pada Ganjar Pranowo lantaran tidak menyambut anak dari Megawati Soekarnoputri itu saat kunjungan kerja ke Jawa Tengah.

"Ganjar dan Puan sama-sama sedang berupaya menarik simpati dengan memunculkan konflik yang semestinya tidak diperlukan," ujar Dedi dilansir oleh Wartaekonomi.co.id, Jumat (18/2/2022).

Menurut Dedi, perilaku dua figur ternama dari PDIP tersebut terkesan seperti mencari sensasi agar dipebincangkan saja.

"Keduanya adalah elite politik. Ganjar dan Puan pejabat politik, tidak seharusnya gemar menebar sensasi publik semacam ini," tegas dia.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyebut masih ada stigmatisasi terkait penyakit kusta.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Dirinya lantas menyarankan Ganjar untuk tidak merespons Puan agar tidak ada kelanjutan dari konflik drama antara keduanya.

"Seharusnya, elite politik mengurangi hal remeh semacam ini. Ganjar jauh lebih penting merespon warga Wadas saja," tuturnya.

Sebelumnya, Ganjar Pranowo angkat suara terkait pernyataan Puan Maharani yang diduga menyindirnya lantaran tak menjemput dan menyambut Ketua DPR.

Ganjar menyebutkan siap menyambut Puan bersedia berdiri di garis paling depan bila mampir kembali ke Jawa Tengah.

baca juga

"Siap, nanti kalau (Puan Maharani) ke Jawa Tengah, saya sambut paling depan," terang Ganjar saat berada di Desa Wadas, Minggu (13/2/2022).

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Disebut Tak Punya 'Fulus' oleh Fahri Hamzah, Relawan Singgung soal Ongkos Politik

Anies Disebut Tak Punya 'Fulus' oleh Fahri Hamzah, Relawan Singgung soal Ongkos Politik

News | Sabtu, 19 Februari 2022 | 11:44 WIB

Elektabilitas Masih Dibawah Anies dan Ganjar, Pengamat Beberkan Posisi yang Cocok untuk Ridwan Kamil

Elektabilitas Masih Dibawah Anies dan Ganjar, Pengamat Beberkan Posisi yang Cocok untuk Ridwan Kamil

News | Sabtu, 19 Februari 2022 | 11:36 WIB

Soal Gesekan di Tubuh PDIP, Pengamat: Bukan Sekadar Puan Vs Ganjar

Soal Gesekan di Tubuh PDIP, Pengamat: Bukan Sekadar Puan Vs Ganjar

News | Sabtu, 19 Februari 2022 | 11:24 WIB

PR Besar Puan Maharani Jelang Pilpres, Belum Jadi Pilihan Utama Pemilih PDIP

PR Besar Puan Maharani Jelang Pilpres, Belum Jadi Pilihan Utama Pemilih PDIP

News | Sabtu, 19 Februari 2022 | 11:14 WIB

Muncul Dugaan Ada 'Gesekan' dengan Puan Maharani, Pengamat: Ganjar Tampaknya Makin Dijauhi PDIP

Muncul Dugaan Ada 'Gesekan' dengan Puan Maharani, Pengamat: Ganjar Tampaknya Makin Dijauhi PDIP

News | Sabtu, 19 Februari 2022 | 10:39 WIB

Puan Maharani: Sidang IPU Jadi Momentum Parlemen Bangun Komitmen Global

Puan Maharani: Sidang IPU Jadi Momentum Parlemen Bangun Komitmen Global

DPR | Sabtu, 19 Februari 2022 | 09:11 WIB

Terkini

Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi

Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:02 WIB

Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun

Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:00 WIB

Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?

Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:00 WIB

Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo

Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:50 WIB

Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan

Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:30 WIB

Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?

Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?

Tekno | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:24 WIB

Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%

Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:22 WIB

Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:05 WIB

The Da Vinci Code: Misteri, Simbol, dan Sejarah yang Memancing Rasa Penasaran

The Da Vinci Code: Misteri, Simbol, dan Sejarah yang Memancing Rasa Penasaran

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:05 WIB

Heboh Kasus Pencabulan Anak SD Yatim Piatu di Sumut, Guru ASN Wajib Disanksi Berat jika Terbukti

Heboh Kasus Pencabulan Anak SD Yatim Piatu di Sumut, Guru ASN Wajib Disanksi Berat jika Terbukti

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:00 WIB

×